• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

Editor
Jumat, 07 Agustus 2026 - 01:27
Pemasangan box trap beruang madu oleh petugas BKSDA.(Foto: Dok. Humas Kemenhut)

Pemasangan box trap beruang madu oleh petugas BKSDA.(Foto: Dok. Humas Kemenhut)

SATUJABAR, PELALAWAN – Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan konflik antara satwa liar jenis beruang madu (Helarctos malayanus) dengan seorang warga di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Sesaat setelah menerima laporan, BBKSDA Riau langsung mengerahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dari Pekanbaru menuju lokasi kejadian pada Rabu (5/8). Tim membawa satu unit kandang jebak (box trap) sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dalam penanganan konflik satwa liar.

RelatedPosts

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Setibanya di Desa Pangkalan Gondai Tim langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Desa Pangkalan Gondai. Selanjutnya, tim menuju Kantor Desa untuk memperoleh informasi awal serta kronologis kejadian sebagai langkah awal dalam proses penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pemerintah desa, korban diserang seekor Beruang Madu saat sedang berada di kebun miliknya. Satwa tersebut dilaporkan menyerang korban dari arah belakang. Korban kemudian melakukan perlawanan sehingga beruang melepaskan serangannya dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Meskipun berhasil menyelamatkan diri, korban mengalami luka akibat serangan tersebut. Setibanya di rumah, korban dilaporkan kehilangan banyak darah hingga akhirnya pingsan. Pihak keluarga segera membawa korban ke Rumah Sakit Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini kondisi korban telah berada dalam penanganan tenaga Medis, sementara Tim BBKSDA Riau terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, aparat setempat, serta pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab konflik, dan menentukan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya konflik serupa.

Sebagai tindak lanjut, pada Kamis (6/8) Tim WRU BBKSDA Riau bersama pemerintah desa dan aparat setempat melakukan pemasangan kandang jebak di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memantau keberadaan satwa sekaligus sebagai upaya mitigasi apabila beruang kembali memasuki kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan konflik satwa liar.

“Setiap laporan konflik satwa liar kami tindak lanjuti dengan menurunkan tim WRU ke lapangan. Penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat agar langkah mitigasi dapat berjalan secara efektif,” kata Supartono melalui keterangan resmi.

Beruang madu merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, penanganan konflik dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan keselamatan manusia sekaligus menjaga kelestarian satwa dan habitatnya.

BBKSDA Riau mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berbatasan dengan habitat satwa liar agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari bekerja seorang diri, serta segera melaporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman maupun areal perkebunan.

Kementerian Kehutanan dibawah kepemimpinan Menteri Raja Juli Antoni terus berkomitmen memperkuat upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar melalui penanganan yang cepat, kolaboratif, dan berbasis konservasi, sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan perlindungan keanekaragaman hayati Indonesia.

Tags: beruang madu

Related Posts

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).(Foto:Istimewa).

35 Tahun Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Cirebon Ditemukan di Arab Saudi

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditemukan di Arab Saudi setelah 35 tahun hilang tanpa...

Video pesta narkoba diduga warga binaan di Rutan Kelas I Depok, yang beredar luas di media sosial.(Foto: Istimewa/tangkapan layar Instagram).

Kanwil Ditjenpas Jabar: Pesta Narkoba di Rutan Depok Benar, Ditindak Tegas!

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno, membenarkan, video viral di media sosial, memperlihatkan...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di 6 Provinsi, Termasuk di Jawa Barat

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sebelas tersangka terkait terorisme dalam penegakan hukum serentak di enam provinsi. Dari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.