• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sopir Mengantuk, 3 Santriwati di Indramayu Tertabrak Mobil Koperasi Merah-Putih

Editor
Senin, 13 April 2026 - 08:14
Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, INDRAMAYU–Tiga orang santriwati pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertabrak mobil operasional Koperasi Merah-Putih. Pihak koperasi mengaku, bertanggungjawab atas peristiwa kecelakaan lalu-lintas, yang diduga disebabkan sopir mengantuk.

Peristiwa kecelakaan, mobil operasional Koperasi Merah-Putih menabrak tiga orang santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Urwatul Wutsqo, terjadi di Jalan MT. Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/04/2026). Menurut pengurus Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, Ardi, peristiwa kecelakaan di dekat Pasar Caplek, terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat ketiga korban bersama rombongan santriwati lainnya sedang melakukan kegiatan rutin olahraga pagi.

RelatedPosts

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

“Ketiga korban (santriwati) terluka setelah tertabrak (mobil operasional Koperasi Merah-Putih). Lukanya itu lebih di bagian kepala, dan saat ini masih dalam perawatan di RSUD Indramayu,” ujar Ardi kepada wartawan, di Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, yang berlokasi di Desa Terusan, Kecamatan Sindang.

Ardi mengatakan, tidak melihat langsung saat kecelakaan terjadi. Hanya saja, Ardi saat itu sedang mengawal rombongan santri laki-laki, dimana posisinya berada tidak jauh di belakang rombongan santriwati.

Saat sudah kejadian, situasi di lokasi sudah ramai warga. Tiga santriwati sudah tertabrak mobil operasional Koperasi Merah-Putih.

“Mobil yang menabrak itu mobil operasional Koperasi Merah Putih. Tapi, bukan Koperasi Merah Putih yang berlokasi disini,” kata Ardi.

Ketiga korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu untuk mendapatkan pertolongan medis. Ketiga korban, berinisial AM, WH, dan DT, semuanya berusia 13 tahun.

Ardi menjelaskan, olahraga pagi yang dilakukan rombongan santri saat kejadian, merupakan kegiatan rutin biasa digelar satu bulan sekali. Para santri berangkat dari pesantren menuju Alun-Alun Indramayu.

Posisi ketiga korban berjalan di bahu jalan, tiba-tiba dari arah belakang datang mobil operasional Koperasi Merah Putih langsung menyeruduk rombongan santriwati. Tiga santriwati menjadi korban hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Anak-anak, termasuk ketiga korban berjalan di pinggir, tidak di tengah. Mereka baris berdua-berdua, tertabrak mobil dari arah belakang, karena diduga sopirnya mengantuk,” jelas Ardi.

Rute lalu-lintas dari pertigaan, mobil seharusnya belok ke kanan ke Bunderan Mangga. Tapi malah terus lurus ke Terusan, karena sopirnya mengaku mengantuk, kejadian tidak jauh dari Pasar Caplek

Koperasi Bertanggungjawab
Pihak Koperasi Merah Putih, mengaku, bertanggung jawab atas peristiwa kecelakaan tersebut. Sopir bersama mobilnya saatvini sudah diamankan di Markas Polsek (Mapolsek) Sindang.

“Alhamdulillah dari pihak sana (Koperasi Merah-Putih) bertanggungjawab. Ada iktikad baik dari sana,” ungkap Ardi.

Ketiga santriwati yang tertabrak, terdiri dari dua siswi tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan satu tingkat MA (Madrasah Aliyah). Mereka dari Kabupaten Indramayu.

Pihak ponpes bersyukur adanya iktikad baik mau bertanggungjawab dari pihak Koperasi Merah Putih. Apalagi kondisi korban cukup serius membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, bahkan satu santriwanti mengalami muntah saat bangun dari tidur.

Sementara itu, sopir mobil operasional Koperasi Merah Putih, bernama Purnama, 51 tahun, mengakui, mengantuk setelah melakukan perjalanan jauh dari Jakarta.

“Iya, mengantuk. Berangkat dari Jakarta jam satu malam, mau mengantarkan mobil ke Blitar,” aku Purnama, saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sidang.

Purnama juga mengakui salah mengambil rute perjalanan, karena tidak bisa konsentrasi. Saat di pertigaan Terminal Sindang, mobilnya seharusnya belok kanan menuju arah Bunderan Mangga Indramayu, tetapi malah lurus ke arah Desa Terusan. Hingga saat tiba di dekat Pasar Caplek, mobilnya menabrak rombongan santriwati.

Kapolsek Sindang, AKP Karnala, mengatakan, kasus kecelakaan lalu-lintas yang mengakibatkan tiga korban luka santriwanti, ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Indramayu. Mobil Koperasi Merah-Putih bernomor polisi B 9687 XYH, yang menabrak dan akan digunakan untuk operasional di Blitar  Jawa Timu, telah diamankan.

Tags: jawa baratkabupaten indramayuMobil Koperasi Merah-Putih Tabrak 3 Santriwatipolres indramayupolsek sindangPondok Pesantren Al-Urwatul WutsqoSatlantas Polres Indramayu

Related Posts

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Kementerian Lingkungan Hidup menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall) milik PT MSE di Sungai Porong, Kabupaten Mojokerto.(Foto: Humas Kementerian LH)

Kementerian LH Tindak Perusahaan Pencemar Lingkungan

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall)...

Terduga pemburu rusa di TN Komodo.(Foto: Humas Kemenhut)

Buron 9 Bulan, Terduga Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap

Editor
30 Agustus 2026

BIMA - Kementerian Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara berhasil...

Tim gabungan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan.(Foto: Kementerian LH)

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla di Kalimantan

Editor
30 Agustus 2026

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dipusatkan di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026) sebagai pusat pengendalian. PALANGKA RAYA...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.