• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 3 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ramadan Jadi Momentum Emas Pengusaha UMKM Meraup Cuan

Editor
Selasa, 04 Maret 2025 - 10:38
Festival Industri dan Kuliner Kota Bandung.

Festival Industri dan Kuliner Kota Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Sekretaris Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim, menyebutkan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penting bagi pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, untuk meraup keuntungan. Hal ini terbukti dengan maraknya fenomena warung takjil yang viral di media sosial pada tahun lalu, yang memungkinkan pengusaha UMKM kuliner untuk meningkatkan penghasilan mereka.

“Kita semua tahu, tahun lalu fenomena warung takjil yang viral di media sosial membuat pengusaha UMKM di bidang kuliner bisa meningkatkan penghasilan,” ujar Sesmen UMKM, Arif Rahman Hakim.

RelatedPosts

UMKM Dapat Ilmu Teknologi Kemasan dari BRIN di Bandung

Kemenperin Permudah IKM Raih Sertifikat TKDN Lewat Pendampingan

Wamendag Roro Kunjungi Pabrik Keripik Brownies Bron Chips di Surabaya

Arif berharap, tahun ini pengusaha UMKM dapat memanfaatkan momen bulan puasa dengan lebih baik dan memanfaatkan kemudahan yang diberikan oleh pemerintah. “Pemerintah memberikan kemudahan dan pelindungan dalam hal izin dan legalitas usaha, alokasi khusus pada area publik, pengawasan kualitas hingga dukungan pendanaan. Kami hadir untuk memastikan pengusaha UMKM dapat berjualan dengan aman dan nyaman, serta menjaga kualitas makanan dan masakan yang dijual agar aman dikonsumsi,” ujarnya melalui keterangan resmi.

Dengan adanya kemudahan-kemudahan tersebut, Arif yakin para pengusaha UMKM dapat meningkatkan penjualan mereka selama bulan Ramadan. Berdasarkan data dari Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menunjukkan peningkatan menjelang Ramadan, yang turut dimanfaatkan oleh UMKM untuk meraih pendapatan.

Menurut data Kementerian UMKM, sekitar 2,9 juta pengusaha UMKM di Indonesia bergerak di subsektor kuliner. Sementara itu, data Kementerian Perindustrian pada triwulan III tahun 2024 menunjukkan industri makanan dan minuman (mamin) tumbuh sebesar 5,82 persen, melebihi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional yang hanya sebesar 4,95 persen. Industri makanan dan minuman juga memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB industri pengolahan nonmigas, yaitu sebesar 40,17 persen.

Zahra Kemala Nindita Murad, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), dalam kajiannya mengungkapkan bahwa momen buka puasa merupakan salah satu sumber perputaran uang bagi UMKM, karena sering dijadikan ajang pertemuan kerabat, teman, saudara, hingga mitra bisnis.

Farida, pengusaha UMKM skala mikro yang berjualan pempek dengan merek Pempek Nyai di Kota Sukabumi, mengungkapkan bahwa usahanya selalu mengalami “musim panen” setiap Ramadan. “Saat bulan Ramadan, omzet bisa naik hingga tiga kali lipat dari yang biasanya Rp30 juta-Rp40 juta per bulan,” ujarnya.

Meskipun pempek bukan makanan khas Sukabumi, penjualan Pempek Nyai meningkat karena menjadi salah satu kudapan favorit saat berbuka puasa dan hampers lebaran. “Kami menyajikan pempek sesuai dengan cita rasa aslinya, dan itu yang membuat pempek kami dicari banyak orang,” tambah Farida.

Hal serupa juga dirasakan oleh Sammy, CEO Lawless Burgerbar Asia, yang menjelaskan bahwa meski peningkatan penjualan tidak terlalu signifikan di minggu pertama Ramadan, namun penjualan mulai melonjak pada minggu kedua hingga akhir bulan puasa. Bahkan, setelah Idulfitri, penjualannya meningkat pesat. “Setelah sebulan tidak bisa makan siang, orang-orang membludak untuk makan siang. Kami bahkan harus mendatangkan pekerja harian untuk memenuhi permintaan,” ujar Sammy.

Dengan pengalaman bisnis kuliner yang dimulai pada tahun 2017 dan omzet di atas Rp15 miliar per tahun, Sammy dan tim Lawless telah mempersiapkan menu spesial Ramadan dan paket-paket untuk buka puasa dan potluck. “Persiapan kami tinggal memaintain apa yang sudah diperjuangkan bertahun-tahun lalu,” tambah Sammy.

Ramadan memang menjadi kesempatan emas bagi pengusaha UMKM kuliner untuk meraup cuan, apalagi dengan dukungan pemerintah yang mempermudah izin usaha dan memberikan pelindungan. Seiring dengan meningkatnya optimisme konsumen, para pelaku UMKM pun siap meraih kesuksesan di bulan suci ini.

Tags: ukmumkm

Related Posts

(Foto: Humas BRIN)

UMKM Dapat Ilmu Teknologi Kemasan dari BRIN di Bandung

Editor
2 Mei 2026

Dalam kegiatan tersebut, BRIN mengenalkan berbagai teknologi pengemasan pangan inovatif. Teknologi ini berfungsi untuk perlindungan fisik produk, menjaga kualitas, memperpanjang...

Industri kecil dan menengah (IKM).(Foto: Kemenperin)

Kemenperin Permudah IKM Raih Sertifikat TKDN Lewat Pendampingan

Editor
30 April 2026

Sebagai persyaratan memperoleh TKDN self declare, pelaku usaha harus terdaftar di SIINas dan telah divalidasi sebagai industri kecil. Ketentuan validasi...

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi UMKM Keripik Brownies Bron Chips di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28 Apr). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung proses produksi dan perkembangan usaha Bron Chips sebagai salah satu UMKM lokal yang terus berkembang.(Foto: Humas Kemendag)

Wamendag Roro Kunjungi Pabrik Keripik Brownies Bron Chips di Surabaya

Editor
29 April 2026

Kementerian Perdagangan komitmen untuk terus memfasilitasi UMKM agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global. SATUJABAR, SURABAYA- Wakil Menteri Perdagangan...

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita.

Kemenperin Donkrak Literasi IKM Fesyen dan Kriya Tangkap Peluang Bisnis Global

Editor
29 April 2026

Kemenperin melalui Ditjen IKMA secara rutin meningkatkan literasi pelaku IKM kriya dan fesyen, salah satunya melalui kegiatan Creative Talk yang...

Bedog atau golok salah satu alat pertanian sunda

IKM Perkakas Tangan Bagian Dari Hilirisasi Baja

Editor
27 April 2026

Industri perkakas tangan dalam negeri memiliki potensi besar meskipun diproduksi melalui proses manufaktur sederhana. SATUJABAR, BANDUNG - Kemampuan industri nasional...

Makam Cut Nyak Dien di Gunung Puyuh Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Sejarah Epik Cut Nyak Dien Kokohkan Ikatan Sumedang-Aceh

Editor
27 April 2026

Hubungan Aceh dan Sumedang tercermin dari keberadaan sosok pahlawan nasional Cut Nyak Dien yang dimakamkan di Sumedang. SATUJABAR, SUMEDANG -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.