• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
Jumat, 12 Juni 2026 - 07:25
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian mengakselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional melalui peningkatan keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam rantai pasok industri kendaraan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat transisi energi, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, serta memperkuat struktur industri manufaktur nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak hanya bertumpu pada investasi industri besar, tetapi juga harus mampu membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pelaku IKM sebagai bagian penting dari rantai pasok industri.

RelatedPosts

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM

IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

Wakil Wali Kota Bandung: UMKM Didorong Masuk Pasar Digital

“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional harus mampu memberikan manfaat yang luas bagi industri dalam negeri. Karena itu, kami terus memperkuat kemitraan antara IKM komponen otomotif dengan pelaku industri kendaraan listrik agar semakin banyak produk dan komponen lokal yang dapat terserap dalam proses produksi kendaraan listrik di Indonesia,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/6).

Menurut Menperin, pertumbuhan industri kendaraan listrik yang terus meningkat perlu diimbangi dengan penguatan rantai pasok domestik guna mendukung target peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekaligus memperkuat kemandirian industri nasional.

“Pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia harus diikuti dengan penguatan rantai pasok dalam negeri untuk mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah dan kandungan produksi dalam negeri,” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) mempertemukan Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan listrik dengan IKM komponen otomotif melalui kegiatan temu bisnis yang melibatkan industri KBLBB roda dua, roda tiga, roda empat, hingga bus dan truk listrik.

Melalui kegiatan tersebut, para pelaku IKM memperoleh kesempatan untuk memahami kebutuhan industri, standar kualitas yang dipersyaratkan, serta peluang pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar kendaraan listrik.

“Untuk mencapai target TKDN kendaraan listrik yang lebih besar, diperlukan partisipasi yang semakin luas dari industri komponen lokal, termasuk IKM. Kolaborasi antara industri besar dan IKM menjadi faktor penting dalam membangun industri kendaraan listrik yang kuat dan berkelanjutan,” tambah Agus.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menyampaikan, perkembangan kendaraan listrik di Indonesia membuka peluang besar bagi IKM komponen otomotif untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar.

“Perkembangan industri kendaraan listrik yang sangat pesat ini harus dapat dimanfaatkan oleh IKM nasional. Oleh karena itu, Ditjen IKMA memfasilitasi pertemuan langsung antara pelaku IKM dan APM kendaraan listrik agar tercipta peluang kemitraan yang lebih konkret dan berkelanjutan,” ujar Reni.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik berbasis baterai pada kuartal I tahun 2026 mencapai 33.150 unit atau meningkat 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, populasi bus listrik hingga April 2026 telah mencapai 798 unit, sedangkan populasi motor listrik pada Februari 2026 tercatat sebanyak 236.451 unit atau sekitar 65 persen dari total populasi kendaraan listrik nasional.

Pertumbuhan tersebut juga ditopang oleh semakin luasnya infrastruktur pengisian daya. Hingga April 2026, PT PLN (Persero) telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar pada 3.097 titik di berbagai wilayah Indonesia.

 

Dua sektor utama

Kegiatan temu bisnis tersebut dilaksanakan dalam dua sektor utama, yaitu kendaraan listrik roda dua serta kendaraan listrik roda empat atau lebih. Untuk sektor roda dua, kegiatan diselenggarakan di Kota Bekasi pada 7 Mei 2026 bekerja sama dengan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dan diikuti 60 IKM komponen alat angkut.

Dari kegiatan tersebut, telah terjalin tindak lanjut penjajakan kerja sama antara Polytron dengan anggota Perkumpulan Industri Elektronik Logam dan Otomotif Tegal (PIELLOT), Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen Otomotif (PIKKO), serta Asosiasi Pengusaha Engineering Karawang (APEK) untuk memasok berbagai kebutuhan komponen, mulai dari jok motor, housing plastik, mold and dies stamping, hingga komponen pendukung lainnya.

Selain itu, PT Pindad (Persero) selaku pelaksana utama Proyek Strategis Nasional Mobil Nasional juga melakukan diskusi lanjutan dengan sejumlah pelaku IKM komponen guna menjajaki peluang keterlibatan mereka dalam rantai pasok proyek mobil nasional.

Sementara itu, kegiatan temu bisnis sektor kendaraan listrik roda empat atau lebih dilaksanakan di Kabupaten Bekasi pada 22 Mei 2026 bekerja sama dengan PT SGMW Motor Indonesia dan PT VKTR Teknologi Mobilitas. Kegiatan tersebut mempertemukan sekitar 70 IKM komponen alat angkut dengan industri kendaraan listrik untuk menjajaki peluang penyediaan komponen lokal bagi kendaraan listrik roda empat, bus, dan truk listrik.

“Temu bisnis ini merupakan jembatan konkret bagi IKM komponen alat angkut dalam negeri agar mampu masuk ke dalam rantai pasok industri kendaraan listrik domestik maupun global. Kami ingin memastikan IKM lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian penting dalam penyediaan komponen berkualitas bagi industri kendaraan listrik nasional,” tegas Reni.

Selain memfasilitasi kemitraan, Ditjen IKMA juga terus meningkatkan kompetensi pelaku IKM melalui program pelatihan perbengkelan kendaraan listrik roda dua dan kendaraan listrik multiguna. Program tersebut mencakup pengenalan komponen, analisis kerusakan, perawatan kendaraan listrik, praktik service maintenance, hingga penerapan standar keselamatan kerja.

“Langkah ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap agenda transisi energi, ekonomi hijau, serta upaya mewujudkan kemandirian industri otomotif nasional,” pungkasnya.

Tags: kendaraan listrik

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyapa pedagang dan warga di Pasar Bersih Jambu Dua.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM

Editor
20 September 2026

BOGOR - Pasar Bersih Jambu Dua yang bertransformasi sebelumnya dari Pasar Induk Jambu Dua terus menunjukkan tren positif dalam perkembangannya....

PT Follow Me Indonesia, IKM binaan Kemenperin, menembus pasar ekspor Papua Nugini melalui produk parfum dan gel rambut.(Foto: Dok. Kemenperin)

IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan industri kecil dan menengah (IKM) kosmetik nasional untuk meningkatkan daya saing dan memperluas...

Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung: UMKM Didorong Masuk Pasar Digital

Editor
18 September 2026

BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengupayakan para pelaku usaha mikro mulai memperluas pemasaran produk melalui kanal digital. Menurutnya,...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.