• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkot Bandung Buka Peluang Pasar Kerja Global

Editor
Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:39
Bursa kerja, lowongan kerja,

Bursa kerja di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Peluang bekerja di luar negeri perlu diimbangi dengan keterampilan, penguasaan bahasa, dan kesiapan mental. Melalui Program SMK Go Global, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung mendorong masyarakat mempersiapkan diri untuk memasuki pasar kerja internasional, termasuk Jepang.

Upaya tersebut dibahas dalam Sonata Talkshow Radio Sonata, Kamis (29/10/2026), bersama Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kota Bandung, Erwin Robiyansyah, S.E., M.AP., dan Pimpinan PT OHM, Rizal Ansory.

RelatedPosts

Pesta Miras Oplosan, 3 Remaja di Cirebon Tewas

Penimbun BBM Solar di Purwakarta Ditangkap, Polisi Temukan 1,3 Ton Dikemas Galon

Gas Kaustik Pabrik di Karawang Bocor, Puluhah Warga Keracunan Dibawa ke Rumah Sakit

Erwin menjelaskan, Disnaker Kota Bandung mendukung persiapan calon tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi. Sepanjang 2026, terdapat 25 paket pelatihan yang mencakup berbagai bidang, mulai dari barista, data analis, perhotelan, digital marketing, konten kreator, hingga bahasa Jepang.

“Pada tahun ini, kami melaksanakan 25 paket pelatihan. Ada pelatihan barista, data analis, perhotelan, konten kreator, digital marketing dan juga bahasa Jepang untuk mempersiapkan warga Kota Bandung yang ingin magang maupun bekerja di Jepang,” ujar Erwin melalui keterangan resmi Humas Pemkot Bandung.

Ia menuturkan, pelatihan bahasa Jepang telah diikuti 130 peserta melalui kerja sama dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta. Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan peluang kerja di luar negeri.

Menurut Erwin, meskipun Program SMK Go Global berkaitan dengan lulusan sekolah menengah kejuruan, kesempatan mempersiapkan diri untuk bekerja di luar negeri tidak terbatas pada lulusan SMK. Lulusan SMA maupun perguruan tinggi juga dapat mengikuti persiapan sesuai persyaratan dan kebutuhan pekerjaan yang tersedia.

“Program SMK Go Global berkaitan dengan peluang bekerja ke luar negeri. Namun, kesempatan untuk mengikuti persiapan kerja ini tidak hanya bagi lulusan SMK. Lulusan SMA maupun perguruan tinggi juga dapat mengikuti program sesuai persyaratan dan kebutuhan pekerjaan yang tersedia,” jelasnya.

Ia menyatakan, pelatihan calon pekerja perlu disesuaikan dengan kebutuhan negara tujuan. Selain keterampilan teknis, kemampuan bahasa menjadi bekal penting agar peserta dapat memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh pemberi kerja.

“Kalau negara tujuan membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan bahasa tertentu, pelatihannya harus menyesuaikan. Karena itu, kami berupaya menyiapkan masyarakat melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga mereka memiliki bekal sebelum mengikuti proses seleksi,” tuturnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, Rizal menjelaskan, PT OHM telah berdiri sejak 2015 dan bergerak di bidang pelatihan bahasa Jepang serta persiapan penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Perusahaan tersebut memiliki perizinan sebagai LPK bahasa Jepang, Sending Organization (SO), dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dengan fokus penempatan ke Jepang dan Turki.

“Untuk tahun ini, kami mendapat amanah dari Disnaker Kota Bandung untuk mempersiapkan 26 warga Kota Bandung yang ditargetkan berangkat bekerja ke Jepang. Persiapannya tidak hanya mengenai bahasa, tetapi juga keterampilan, seleksi, dan kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi peserta,” ujar Rizal.

Ia menerangkan, peluang bekerja di Jepang tersedia melalui sejumlah jalur, di antaranya program magang dan Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou. Setiap jalur memiliki persyaratan, ketentuan kontrak, serta hak dan kewajiban pekerja yang berbeda. Oleh karena itu, calon pekerja perlu memahami skema yang dipilih sebelum memulai proses keberangkatan.

“Calon pekerja harus mengetahui jalur yang akan diikuti, apa saja persyaratannya, bagaimana kontraknya, serta hak dan kewajibannya selama bekerja. Jangan hanya melihat peluangnya, tetapi pahami juga proses dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Rizal menyebutkan, kebutuhan tenaga kerja di Jepang turut dipengaruhi oleh meningkatnya populasi lansia dan rendahnya angka kelahiran. Kondisi tersebut membuka peluang di sejumlah sektor, termasuk pekerjaan perawatan lansia. Meski demikian, calon pekerja tetap harus memenuhi kualifikasi dan persyaratan bahasa sesuai bidang yang dituju.

“Untuk jalur kerja tertentu, peserta perlu memiliki kemampuan bahasa Jepang, misalnya setara JLPT N4. Pelatihan bahasa biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan, kemudian dilanjutkan dengan latihan percakapan dan wawancara. Proses sampai keberangkatan juga bergantung pada kesiapan peserta dan kelengkapan persyaratannya,” ungkap Rizal.

Tags: Bursa Kerja

Related Posts

Ilustrasi korban miras oplosan.(Foto:Istimewa).

Pesta Miras Oplosan, 3 Remaja di Cirebon Tewas

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Pesta minuman keras (miras) oplosan kembali merenggut korban jiwa. Tiga remaja di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tewas setelah menggelar...

Barang bukti BBM bersubsidi jenis solar dalam galon yang disalahgunakan.(Foto:Istimewa).

Penimbun BBM Solar di Purwakarta Ditangkap, Polisi Temukan 1,3 Ton Dikemas Galon

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Polres Purwakarta, Jawa Barat, menangkap seorang pria karena telah menyalahgunakan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Gas Kaustik Pabrik di Karawang Bocor, Puluhah Warga Keracunan Dibawa ke Rumah Sakit

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Insiden kebocoran gas kaustik di sebuah pabrik, terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kebocoran tersebut mengakibatkan puluhan warga dilaporkan...

Prakiraan cuaca.(Image: BMKG)

BMKG: Cuaca Ekstrem di Bandung Barat Penyebab 520 Rumah dan 9 Fasum Rusak Diterjang Puting Beliung

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan, cuaca ekstrem sebagai penyebab 520 rumah dan sembilan fasilitas umum (fasum) di...

Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Tahun 2026 bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan pembangunan infrastruktur vital di kawasan transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada 7–14 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Buka Akses Ekonomi Petani, Tim Ekspedisi Patriot Kementrans–ITB Usung Misi Perbaikan Jalan dan Jembatan di SP 3 Lereh Jayapura

Editor
29 Oktober 2026

JAYAPURA - Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Tahun 2026 yang bermitra dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengusung misi perbaikan...

MR (29), pelaku pembacokan Arief Rahman Kusuma (16), supppoter, atau bobotoh Persib hingga tewas.(Foto:Istimewa).

Pembunuh Bobotoh Persib di Bogor Sudah Siapkan Celurit Bukan Supporter

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Pelaku pembacokan yang menewaskan Arief Rahman Kusuma, supporter, atau bobotoh Persib Bandung, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mempersipkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.