SATUJABAR, CIREBON–Pesta minuman keras (miras) oplosan kembali merenggut korban jiwa. Tiga remaja di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tewas setelah menggelar pesta miras oplosan.
Pesta minuman keras (miras) oplosan yang merenggut korban tiga remaja, terjadi di Desa Getasan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Selain ketiga remaja yang harus kehilangan nyawa, beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan.
Pesta miras oplosan melibatkan para remaja tersebut, dilakukan pada Senin (26/10/2026) malam. Dalam penyelidikan awal, polisi yang telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa cairan alkohol berkadar 96 persen dan minuman keras jenis arak Bali.
Ketiga remaja meregang ajal dalam perawatan di rumah sakit. Ketiga korban merupakan warga Desa Getasan dan Desa Kejuden, Kecamatan Depok.
Pesta miras oplosan bertempat di rumah salah seorang korban tewas berinisial F. Ada sembilan orang yang terlibat dan bersama-sama mengkonsumsi miras oplosan.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polresta Cirebon, Ipda Toga Marolop, membenarkan kejadian pesta miras oplosan yang menelan tiga korban jiwa. Penyidik Satreskrim Polresta Cirebon masih melakukan penyelidikan.
“Iya benar. Sedang dalam proses lidik dan pendalaman Satreskrim Polresta Cirebon yang telah mendatangi olah TKP, dan mengamankan barang bukti terkait miras oplosan yang dikonsumsi,” ujar Toga kepada wartawan, Kamis (29/10/2026).
Toga mengatakan, ketiga korban tewas berinisial F, berusia 17 tahun, A, 16 tahun, dan R, 21 tahun. Ketiga korban menemui ajalnya saat dalam perawatan di Rumah Sakit Arjawinangun dan Rumah Sakit Mitra, Cirebon, pada Rabu (28/10/2026).







