• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 29 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pembunuh Bobotoh Persib di Bogor Sudah Siapkan Celurit Bukan Supporter

Editor
Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:06
MR (29), pelaku pembacokan Arief Rahman Kusuma (16), supppoter, atau bobotoh Persib hingga tewas.(Foto:Istimewa).

MR (29), pelaku pembacokan Arief Rahman Kusuma (16), supppoter, atau bobotoh Persib Bandung hingga tewas.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BOGOR–Pelaku pembacokan yang menewaskan Arief Rahman Kusuma, supporter, atau bobotoh Persib Bandung, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mempersipkan senjata tajam jenis celurit. Pelaku menyerang dan langsung membacok korban saat melihat iring-iringan sepeda motor melintas.

MR, pelaku pembacokan yang menewaskan Arief Rahman Kusuma, supporter, atau bobotoh Persib Bandung, dihadirkan dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Bogor, Kamis (29/10/2026). Pelaku secara brutal membacok remaja berusia 16 tahun tersebut, menggunakan senjata tajam jenis celurit yang sudah dipersiapkan.

RelatedPosts

BMKG: Cuaca Ekstrem di Bandung Barat Penyebab 520 Rumah dan 9 Fasum Rusak Diterjang Puting Beliung

Buka Akses Ekonomi Petani, Tim Ekspedisi Patriot Kementrans–ITB Usung Misi Perbaikan Jalan dan Jembatan di SP 3 Lereh Jayapura

Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta Jamin Kebebasan Pers

Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengatakan, pelaku sudah membawa celurit saat menemani istrinya makan di sekitar lokasi kejadian. Saat melihat iring-iringan sepeda motor melintas, pemuda berusia 29 tahun tersebut, langsung menyerang dan membacok korban.

“Ketika istrinya sedang makan, ada rombongan sepeda motor melintas. Pelaku langsung menyerang dan membacok korban secara brutal,” ujar Arfan.

Korban tewas dibacok pelaku saat dalam perjalanan pulang seusai menonton pertandingan sepakbola Persib Bandung melawan Garudayaksa FC, di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kilometer 51, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/10/2026) malam. Kurang dari 24 jam sejak penemuan jasad korban, Tim Satreskrim Polres Bogor berhasil menangkap pelaku, setelah identitasmya diketahui berkat bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, CCTV, di lokasi kejadian

Arfan mengungkapkan, celurit sudah dibawa tersangka sebelum bertemu iring-iringan sepeda motor. Pelaku sudah biasa membawa celurit dan kerap terlibat tawuran, terakhir saat mengajak tawuran di sekitar Jembatan Hitam, Jalan Raya Jakarta-Bogor.

“Jadi, peaku ini kemana-mana selalu membawa celurit di badannya. Pelaku kerap mengajak dan terlibat dalan aksi tawuran, bukan hanya karena saat ada iring-iringan (sepeda motor) itu,” ungkap Arfan.

Pelaku tidak menentukan target sebagai sasarannya. Dalam kondisi jalan ramai dan penerangan terbatas, pelaku bisa menyerang siapa saja secara acak, termasuk saat melihat iring-iringan yang diikuti korban.

Arfan memastikan, pelaku bukan pendukung, atau supporter klub sepakbola. Aksi pembacokan yang dilakukannya terhadap korban juga tidak dalam pengaruh alkohol, narkoba, dan obat-obatan, setelah hasil pemeriksaan urine dinyatakan negatif.

“Kami pastikan, pelaku bukan pendukung, atau suporter klub sepakbola manapun. Kami juga sudah melakukan tes urine, tindakan pelaku tidak dalam pengaruh alkohol, obat-obatan, maupun narkoba, karena hasilnya negatif,” tegas Arfan.

Sebelum kejadian tragis, korban menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC melalui siaran televisi di luar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Selesai pertandingan, sekitar pukul 22.00 WIB, korban pulang bersama temannya, kemudian mengikuti iring-iringan sepeda motor yang ditemuinya di jalan.

Korban berpisah dengan saksi, untuk pindah menumpang sepeda motor. Tidak lama kemudian, korban sudah ditemukan tergeletak bersimbah darag dengan luka bacokan di punggunya, di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kilometer 51, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong. Namun, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Polisi menyita barang bukti celurit yang digunakan pelaku, serta pakaian korban. Pelaku dijerat pasal tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, serta pelanggaran ketentuan senjata tajam dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Tags: AKBP Arfan Zulkan SipayungBukan Supporterjawa baratkabupaten bogorkapolres bogorPembunuh Bobotoh Persib di Bogor Sudah Siapkan Celuritpolres bogor

Related Posts

Prakiraan cuaca.(Image: BMKG)

BMKG: Cuaca Ekstrem di Bandung Barat Penyebab 520 Rumah dan 9 Fasum Rusak Diterjang Puting Beliung

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan, cuaca ekstrem sebagai penyebab 520 rumah dan sembilan fasilitas umum (fasum) di...

Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Tahun 2026 bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan pembangunan infrastruktur vital di kawasan transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada 7–14 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Buka Akses Ekonomi Petani, Tim Ekspedisi Patriot Kementrans–ITB Usung Misi Perbaikan Jalan dan Jembatan di SP 3 Lereh Jayapura

Editor
29 Oktober 2026

JAYAPURA - Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Tahun 2026 yang bermitra dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengusung misi perbaikan...

Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta Jamin Kebebasan Pers

Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta Jamin Kebebasan Pers

Editor
29 Oktober 2026

SURABAYA - Perlindungan hak cipta atas karya jurnalistik menjadi salah satu isu penting di tengah perkembangan kecerdasan buatan/Artificial Intelligent (AI)...

Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan sambutan kunci pada Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 di Surabaya, Rabu (28/10).

Media Digital Masuk Industri Kreatif, Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi

Editor
29 Oktober 2026

SURABAYA - Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, mengatakan media digital tidak hanya berfungsi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Kamis 29/10/2026 Senilai Rp 2.559.000 Per Gram

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 29/10/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.559.000 per gram...

Pemadaman karhutla oleh petugas lewat operasi darat.(Foto: Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Nasional Turun Jadi 79 Titik, Enam Provinsi Prioritas Nihil

Editor
29 Oktober 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) kembali menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.