• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pelaku Pengeroyokan Siswi MTs di Garut 7 Orang, Semua Wanita di Bawah Umur

Editor
Kamis, 10 September 2026 - 02:25
Ilustrasi wanita korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi wanita korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, GARUT–Aksi bullying terhadap dua orang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berjumlah tujuh orang. Ketujuh terduga pelaku pengereroyokan kedua korban, merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), semua wanita di bawah umur, yang harus berhadapan dengan hukum (ABH).

Aksi bullying terhadap dua orang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs), yang menjadi korban pengeroyokan kawanan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Garut, masih dalam penyelidikan. Kedua korban masih di bawah umur tersebut, yakni berinisial NA, dan NH, berusia 14 tahun.

RelatedPosts

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Menurut Kapolres Garut, AKBP Niko Nurullah Adi Putra, proses penyelidikan atas kasus pengeroyokan dua siswi MTs, yang telah dilaporkan orangtuanya, sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut. Hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku pengeroyokan berjumlah tujuh orang

“Kasusnya bukan sekedar aksi bullying, tapi juga pengeroyokan. Saat ini sedang  ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Garut, dan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku berjumlah tujuh orang,” ujar Niko, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (10/09/2026)

Niko menjelaskan, terjadinya tindak pidana penganiayaan, atau pengeroyokan, karena para terduga pelaku menyentuh korban hingga menderita luka-luka. Sementara tindakan bullying, atau perundungan, korban mendapatkan kekerasan verbal hingga diludahi para terduga pelaku.

Ketujuh terduga pelaku di bawah umur tersebut, saat ini berstatus sebagai anak yang harus berhadapan dengan hukum (ABH). Mereka masing-masing, berinisial AN, berusia 15 tahun, WA, 15 tahun, AR, 14 tahun, IM, 15 tahun, ES, 14 tahun, TM, 14 tahun, dan WS, 16 tahun.

“Ketujuh terduga pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik Unit PPA. Mereka berstatus sebagai anak harus berhadapan dengan hukum, atau ABH,” jelas Niko.

Rekaman video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap siswi MTs, menjadi perbincangan warga Kabupaten Garut, setelah beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 53 detik tersebut, korban dikeroyok kawanan pelaku, mulai ditampar, dipukul, hingga ditendang dan diludahi.

Niko memastikan, korbannya lebih dari satu orang. Selain NA, juga ada satu siswi korban lainnya berinisial NH. Kedua korban diketahui siswi kelas 9 salah satu MTs di wilayah Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, sedangkan para pelaku pelajar SMA.

Tags: AKBP Niko Nurullah Adi Putrajawa baratkabupaten garutKapolres GarutPelaku Pengeroyokan Siswi MTs di Garut 7 Orangpolres garutSatreskrim Polres GarutWanita di Bawah Umur

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Editor
31 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat membongkar aktivitas siaran 'live pornografi' melalui situs web ilegal. Dua pelaku terlibat, terdiri dari penyedia dan...

Petugas memeriksa TKP karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional tercatat 160 titik berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan...

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (30/10/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi

Editor
31 Oktober 2026

CIMAHI  - Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso (kiri) menjadi pembicara utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (30 Okt). Duduk bersama Mendag yakni Menperin Muhammad Sarmuji dan Ketua Kadin Anindya Bakrie.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Hadiri Rapimnas Kadin Indonesia Pusat

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso menjadi pembicara utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia...

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Terkoreksi untuk Periode November 2026

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.