• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Omzet Pedagang di Street Food Cikuray Kota Bandung Melejit 70 Persen, Kenapa?

Editor
Selasa, 27 Januari 2026 - 07:30
Omzet Pedagang di Street Food Cikuray Kota Bandung Melejit 70 Persen, Kenapa?

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Inilah dampak dari penataan kawasan Street Food Cikuray di Jalan Cikuray, Kota Bandung yang akhirnya membawa dampak positif bagi para pedagang.

Dari keterangan sejumlah pemilik lapak mengaku omzet penjualan meningkat signifikan seiring ramainya pengunjung sejak kawasan kuliner tersebut resmi dibuka dan ditata oleh Pemerintah Kota Bandung.

RelatedPosts

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Street Food Cikuray yang diresmikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada Jumat, 12 Desember 2025 kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga.

Kawasan ini menaungi 21 tenant yang menyajikan beragam menu, mulai dari aneka stik, sate, ayam kukus, dimsum, bebek goreng, kopi, mie tek-tek, iga bakar, seafood, sop buah, hingga tongseng.

Salah satu pedagang, Faisal PIC Steak Satay mengaku, merasakan lonjakan omzet yang cukup signifikan setelah kawasan ditata dan fasilitas dilengkapi.

Menurutnya, penataan membuat kawasan kuliner tersebut lebih terkoordinir dan menarik minat pengunjung.

“Omzet kami naik sekitar 70 persen. Sekarang lebih ramai dan fasilitasnya juga lengkap,” ujar Faisal dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Tenant Steak Satay menawarkan berbagai menu seperti sate maranggi, steak, sate taichan, hingga nasi goreng kebuli dengan harga mulai Rp20.000 hingga Rp99.000 per paket.

Sementara itu, Inal, owner Ayam Kukus Tjikoeray mengungkapkan, kenyamanan kawasan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Meski baru berjualan sekitar satu bulan, ia merasakan respons masyarakat yang cukup baik.

“Menurut saya ini street food yang paling nyaman. Parkirnya tertata, enggak ada getok harga, enggak bising, dan enggak banyak pengamen. Jadi pengunjung bisa makan dengan tenang,” ujar Inal saat ditemui, Jumat 23 Januari 2026.

Inal menyebutkan, penjualan ayam kukusnya pada hari kerja mencapai sekitar 40 porsi per hari, dan meningkat hampir dua kali lipat saat akhir pekan.

Menu andalannya ayam kukus pejantan dibanderol Rp22.000 per porsi, dengan berbagai menu pendamping seperti paru crispy, perkedel, dan tahu sutra.

Peningkatan omzet juga dirasakan Isak, pegawai tenant Yuk Dimsum, yang telah berjualan di kawasan tersebut sejak sebelum penataan. Menurutnya, kondisi Cikuray Street Food saat ini jauh lebih tertata, bersih, dan aman.

“Sekarang lebih nyaman, lebih bersih, dan lebih enak dilihat. Ada peningkatan omzet sekitar 20 persen dibanding sebelum penataan,” katanya.

Ia menambahkan, penjualan dimsum kini bisa mencapai lebih dari 100 porsi per hari, dengan harga mulai Rp16.000.

Hal serupa disampaikan Aliya, pegawai tenant Enperani Pizza. Ia mengatakan, setelah penataan kawasan, jumlah pengunjung terus meningkat. Pada hari kerja, penjualan pizza bisa mencapai lebih dari 100 loyang, dan meningkat hingga 200 loyang saat akhir pekan.

“Alhamdulillah sekarang semakin ramai dan semakin rapi. Pengunjung juga jauh lebih banyak dibanding sebelumnya,” tuturnya.

Enperani Pizza menawarkan menu dengan rentang harga Rp35.000 hingga Rp50.000 per porsi.

Selain penataan fisik, lokasi Street Food Cikuray yang berdekatan dengan Museum Kavaleri dinilai strategis karena berada di kawasan wisata edukasi. Hal tersebut turut mendukung meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke kawasan kuliner tersebut.

Para pedagang pun mengajak warga Bandung untuk datang dan merasakan langsung suasana baru Cikuray Street Food.

“Ayo warga Bandung, datang saja ke Street Food Cikuray. Tempatnya nyaman, bersih, parkir tertata, dan makanannya lengkap,” ajak Isak dari Yuk Dimsum.

Senada, Faisal dari Steak Satay mengundang masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman.

“Di sini sudah komplit, dari makanan ringan sampai makanan berat. Cocok buat nongkrong bareng keluarga, teman, atau pasangan,” ujarnya.

Tags: Street Food Cikuray Kota Bandungukmumkm

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

Editor
3 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan berbagai komunitas pengusaha memperkuat dukungan bagi pelaku...

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.