• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kode Etik Jurnalistik Panduan Moral dan Profesional di Era Disrupsi Media

Editor
Selasa, 21 Januari 2025 - 05:25
Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro.(Foto:Istimewa).

Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Pesatnya perkembangan dan perubahan teknologi telah mendisruspi banyak bidang, tidak terkecuali di dunia jurnalistik. Kode Etik Jurnalistik (KEJ), menjadi marwah insan jurnalis, tetap harus menjadi ‘dewa’ yang senantiasa dijunjung tinggi sebagai pegangan moral dan profesional di era disrupsi media.

Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro, menekankan, di tengah pesatnya perkembangan dan perubahan tekhnologi sebagai keniscayaan, pentingnya para insan jurnalis beradaptasi tanpa mengorbankan prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Kecepatan informasi tidak boleh mengorbankan pentingnya akurasi dan verifikasi.

RelatedPosts

Darurat Sampah Tidak Disetujui, Begini Langkah Pemkot Bandung

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

“Media harus tetap disiplin dan bertanggungjawab dalam menjaga kredibilitasnya. Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pees, berisi 11 pasal mencakup prinsip-prinsip utama, seperti independensi, akurasi, keberimbangan, atau check and balance, dan profesionalisme,” ujar Sapto, dalam seminar bertajuk ‘Ekosistem Informasi yang Sehat, Meningkatkan Kualitas Karya Jurnalistik’, di Kampus Universitas Bandung (Unisba), Selasa (21/01/2025)

Seminar juga menghadirkan narasumber, Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Barat, Subagja Hamara, Direktur Bisnis Disway National Network & Sekretaris SPS Jawa Barat, Suhendrik, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Jawa Barat, Ika Mardiah, Wakil Ketua BPC Persatuan Humas (Perhumas) Bandung, Yuni Mogot, dan Guru Besar Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unisba, Prof. Dr. Septiawan Santana.

Sapto mengungkapkan, Kode Etik Jurnalistik menjadi marwah dan fondasi utama bagi eksistensi media, agar tetap relevan dan dipercaya masyarakat. Meski tidak bisa dipungkiri, di era digital, Kode Etik Jurnalistik menghadapi tantangan besar, seperti misinformasi, maraknya komersialisasi konten, serta fenomena jurnalisme warga, atau citizen jurnalism.

“Disrupsi digital membuat media mainstream harus lebih kompetitif, tentunya tanpa mengorbankan integritas. Media sosial kerap mempercepat polarisasi, dan ini harus diatasi dan diantisipasi disiplin verifikasi ketat,” ungkap Sapto.

Guru Besar Fikom Unisba, Prof. Dr. Septian Santana, sepakat disrupsi digital menuntut media untuk berinovasi dan beradaptasi. Industri media memiliki potensi besar tumbuh dan besar jika mampu berkolaborasi dengan sektor teknologi dan kreatif.

“Industri media digital memiliki peluang tumbuh dan besar melalui pengembangan konten relevan, adaptif, dan memiliki nilai tambah. Kolaborasi dengan teknologi dapat menciptakan inovasi menjawab kebutuhan audiens masa kini,” ujar Septiawan.

Septian juga menekankan, pentingnya membangun komunitas yang kuat diantara produsen konten, konsumen, dan pemangku kepentingan lainnya. Roadmap industri media harus mencakup peningkatan kualitas konten sesuai dengan dinamika perkembangan dan perubahan teknologi.

Dalam penutupnya, Sapto menggarisbawahi, perkembangan dan perubahan teknologi membawa peluang sekaligus juga tantangan. Misalnya, optimasi mesin pencari (SEO), yang sering memengaruhi kebebasan editorial, atau tekanan dari pemodal yang dapat menjebak media ke dalam produksi konten sensasional.

“Media harus cerdas dalam menggunakan teknologi, termasuk big data analytics, untuk meningkatkan literasi digital, sekaligus memperkuat verifikasi informasi. Pentingnya mengembangkan etika baru, termasuk dalam penggunaan kecerdasan buatan, tentunya tetap dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik,” tegas Sapto.(chd).

Tags: AMSIAMSI JabarKode etik jurnalistik

Related Posts

TPS di Kota Bandung

Darurat Sampah Tidak Disetujui, Begini Langkah Pemkot Bandung

Editor
4 Juni 2026

Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk mencari alternatif solusi. SATUJABAR, BANDUNG...

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan Operasi Patuh 2026.(Foto: Kakorlantas Polri)

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Editor
3 Juni 2026

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis. SATUJABAR, JAKARTA - Korps Lalu...

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (03/06/2026).(Foto: Setneg)

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (03/06/2026)....

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Kapasitas Satelit Ditambah, Jaga Konektivitas Sangihe dan Sitaro

Editor
3 Juni 2026

Kapasitas satelit dengan bandwidth hingga mencapai 50 s.d. 150 Mbps pada 154 titik akses layanan menggunakan jaringan Satelit Republik Indonesia...

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam liar sejak tahun 2018.(Foto: Humas Kemenhut)

Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Editor
3 Juni 2026

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam...

Kerajinan, ukiran, dan bagian yang diduga berbahan gading gajah.(Foto: Gakkum Kemenhut)

Perdagangan Gading Gajah di Bali Diungkap Patroli Siber

Editor
3 Juni 2026

Perdagangan gading gajah terungkap dari dua lokasi di wilayah Gianyar yang mengamankan sejumlah barang bukti berupa benda kerajinan, ukiran, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.