• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kementerian ESDM Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur Dapat Tekan Emisi

Editor
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 09:04
Depot Pertamina

Depot Pertamina.(FOTO: Humas Kementerian ESDM)

BANDUNG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa sektor transportasi memegang peranan penting dalam upaya penurunan emisi. Untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mewujudkan target net zero emission (NZE) pada tahun 2060, pemerintah mengimplementasikan berbagai langkah, termasuk penggantian bahan bakar minyak (BBM) bersulfur tinggi dengan BBM rendah sulfur.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (Biro Klik) Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi, mengatakan bahwa penggunaan BBM rendah sulfur adalah suatu keharusan.

RelatedPosts

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

“Kualitas udara kita saat ini kurang bagus, dan salah satu penyebabnya adalah BBM yang mengandung sulfur tinggi,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (4/10) melalui keterangan resmi.

Agus menambahkan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan (road map) untuk pelaksanaan pendistribusian BBM rendah sulfur sebagai acuan pelaksanaan. “Road map pemanfaatan BBM rendah sulfur sudah tersedia, dan pelaksanaannya akan mengikuti peta jalan tersebut,” jelasnya.

Indonesia juga berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan meningkatkan Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) dari target pengurangan emisi karbon menjadi 32% (setara 912 juta ton CO2) pada tahun 2030, naik dari target sebelumnya 29% (setara 835 juta ton CO2).

Pendistribusian BBM bersulfur rendah untuk minyak solar akan dimulai di Jakarta, Cikampek, dan Balongan, kemudian dilanjutkan ke Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku. Sementara itu, pendistribusian jenis bensin bersih bersulfur rendah akan diawali di Sumatera bagian utara, diikuti dengan Sumatera bagian selatan, Banten, dan Jawa Tengah bagian utara, serta Kalimantan Barat.

Tags: bbmBBM Rendah Sulfurpertamina

Related Posts

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Petugas SPBU mengisi BBM kepada kendaraan roda empat. (Dok. Istimewa)

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026

Editor
19 April 2026

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga bahan bakar minyak (BBM) produk...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Optimalisasi AI Bisa Dongkrak PDB 3,67 Persen

Editor
19 April 2026

Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas. SATUJABAR,...

Menkomdigi Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Editor
19 April 2026

Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis senior dan praktik yang dijalankan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.