• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dorong Transformasi IKM Fesyen Berkelanjutan Lewat Festival Inovatif di Bali

Editor
Rabu, 10 September 2025 - 07:12
Fashion Anak Muda

Fashion Anak Muda (Ilustrasi/pexels)

SATUJABAR, JAKARTA – Industri fesyen tak lagi sekadar urusan gaya dan tren. Di era yang makin peduli terhadap lingkungan, fesyen kini dituntut bertransformasi menjadi industri yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Menyadari potensi sekaligus tantangan ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan transformasi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) fesyen menuju arah yang lebih hijau.

“Dengan kekayaan budaya wastra dan kreativitasnya, pelaku IKM fesyen Indonesia punya potensi besar menerapkan konsep industri berkelanjutan,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (9/9) di Jakarta.

RelatedPosts

Wamendag Roro Buka Giat Pendampingan UMKM Perempuan

Wamendag Roro: Waralaba Jadi Akselerator Pengembangan UMKM

IKM Binaan Kemenperin Pasok Perlengkapan Haji 2026

Menurut Menperin, transformasi ini bukan hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru—melibatkan komunitas lokal, desainer muda, hingga pelaku IKM dari berbagai daerah.

 

Dari Fesyen, Mendorong Ekonomi Hijau

Sebagai bentuk nyata, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus mendorong pengembangan industri fesyen yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau.

Salah satunya melalui Sustainable Fashion Festival (SFF) 2025 yang digelar 2–3 Agustus lalu di Denpasar, Bali. Festival ini merupakan hasil sinergi Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK), unit kerja di bawah Ditjen IKMA, bersama brand fesyen berkelanjutan TRI Cycle.

“Festival ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain jadi ajang edukasi dan kreativitas, ini juga merupakan aksi nyata menuju fesyen berkelanjutan,” kata Dirjen IKMA Reni Yanita.

 

SFF 2025: Inovasi, Edukasi, dan Aksi Hijau

Dengan mengusung tema “Celebrate the Better Fashion”, SFF 2025 menghadirkan berbagai program inspiratif:

Fashion show dari 8 brand fesyen berkelanjutan

Pameran karya dari 17 pemenang Indonesia Fashion and Craft Award (IFCA)

Workshop kreatif seperti ecoprint, crochet, dan plastic fusion

Talkshow edukatif diikuti lebih dari 120 peserta

Repair Corner bersama komunitas penjahit lokal

Clothes Swap yang berhasil mengumpulkan 760 kg pakaian bekas

Bazar IKM yang diikuti 39 brand dari berbagai daerah dan mencatat penjualan lebih dari Rp 58 juta

Klinik SINI BISA, menyediakan layanan konsultasi legalitas usaha untuk IKM seperti NIB, SIINas, dan TKDN IK

 

“Antusiasme ini menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap fesyen berkelanjutan,” tambah Reni. “Kami yakin masa depan industri fesyen Indonesia akan lebih cerah dengan pendekatan yang bertanggung jawab dan inklusif.”

 

Luncurkan Inisiatif Baru: Rekynd Hub dan Brickini

Tak hanya jadi panggung bagi brand lokal, SFF 2025 juga menjadi ajang peluncuran dua inisiatif baru dari TRI Cycle—alumni program Creative Business Incubator BPIFK 2018—yaitu Rekynd Hub dan Brickini.

Menurut Kepala BPIFK Dickie Sulistya Aprilyanto, kedua inisiatif ini membawa pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah tekstil.

“Rekynd Hub menjadi ruang pengelolaan tekstil berbasis circularity. Pengunjung bisa menyumbang pakaian bekas, mengolahnya, atau membeli preloved lokal berbasis berat,” jelasnya.

Sementara Brickini, hasil kolaborasi dengan Parongpong Raw Lab, mengolah limbah pakaian renang dari produsen di Bali menjadi produk baru yang fungsional dan berdaya pakai tinggi.

“Kami ingin masyarakat melihat pakaian bukan hanya sebagai barang konsumsi sementara, tapi aset yang bisa diolah kembali dan memberi nilai tambah,” tegas Dickie.

 

Fesyen Berkelanjutan, Masa Depan Industri Kreatif Indonesia

Dengan keberhasilan penyelenggaraan SFF 2025, Kemenperin berharap semangat ini terus tumbuh dan menjadi gerakan nasional. Fesyen Indonesia bukan hanya tampil di panggung mode, tapi juga menjadi contoh transformasi industri kreatif yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

“Festival ini hanyalah langkah awal. Kami ingin membangun ekosistem fesyen yang kuat, hijau, dan berdaya saing global,” tutup Reni.

Tags: fashionfesyenIKM Fesyenkemenperin

Related Posts

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri membuka kegiatan pelatihan kekayaan intelektual (KI) dan pemasaran digital bertajuk “Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini” yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan bersama Tokopedia dan TikTok Shop di Jakarta, Selasa (10/2).(Foto: Dok. Kemendag)

Wamendag Roro Buka Giat Pendampingan UMKM Perempuan

Editor
22 April 2026

Kementerian Perdagangan terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital serta meningkatkan...

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.(Foto: Kemendag)

Wamendag Roro: Waralaba Jadi Akselerator Pengembangan UMKM

Editor
18 April 2026

SATUJABAR, PALEMBANG - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai, waralaba merupakan sektor strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha...

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita.(Foto: Istimewa)

IKM Binaan Kemenperin Pasok Perlengkapan Haji 2026

Editor
17 April 2026

Capaian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Business Matching Sektor Industri Pangan dan Barang Gunaan dengan HIPPINDO serta ekosistem haji...

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza.(Foto: Humas Kementerian UMKM)

Inabuyer B2B2G Expo 2026: UMKM Didorong Lebih Kuat dan Maju

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Himpunan...

(Foto: Dok. Kemendag)

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA) Ekspor besutan Kementerian Perdagangan...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, BOGOR - Hampir satu bulan intensif melaksanakan penataan area eks Pasar Bogor dan sejumlah wilayah di Kota Bogor, Wali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.