• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ibu Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Laporkan Perawat ke Polda Jabar

Editor
Jumat, 17 April 2026 - 05:55
Nina Saleha (27), orangtua bayi di Mapolda Jabar.(Foto:Istimewa).

Nina Saleha (27), orangtua bayi di Mapolda Jabar.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Kasus bayi nyaris tertukar, setelah diberikan perawat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung bukan kepada orangtuanya, berbuntut panjang. Ibu bayi melaporkan perawat RSHS, atas tuduhan kelalaiannya ke Polda Jawa Barat.

Nina Saleha, 27 tahun, ibu muda yang tidak terima bayinya sempat diberikan kepada orang lain, mendatangi Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, Jum’at (17/04/2026). Nina Saleha resmi melaporkan NS, perawat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, yang dituduhnya telah lalai.

RelatedPosts

Tragis! Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Ibunya

KA Lokal Bandung Raya Layani 2,8 Juta Pelanggan Selama Triwulan I 2026

CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Saat Mudik-Balik Lebaran 2026

Langkah hukum tersebut diambil, setelah pihak keluarga menilai, tanggapan dari manajemen RSHS terkait insiden yang terjadi tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Didampingi tim kuasa hukumnya, Nina Saleha mendatangi Gedung Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (Dit PPA), serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (Dit PPO) Polda Jawa Barat.

Laporan Polisi (LP) yang diadukan Nina Saleha, teregister dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT POLDA JABAR.

Mira Widyawati selaku kuasa hukum Nina Saleha, mengatakan, laporan didorong pernyataan dari pihak RSHS yang dinilai bertolak belakang dengan kejadian yang dialami kliennya. Sebelumnya, pihak keluarga telah melayangkan somasi, namun respons dari manajemen RSHS tidak memuaskan.

“Sebenarnya, kami menunggu panggilan dari mereka (RSHS) untuk bisa duduk bareng, tapi tidak direspons. Justru, mereka malah membuat pernyataan yang berbeda dengan fakta yang dialami klien kami, sehingga saat ini melaporkan perawat tersebut,” ujar Mira kepada wartawan di Mapolda Jawa Barat.

Kasus yang dilaporkan Nina Saleha, menerapkan Pasal 450 dan Pasal 452 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Tindak Pidana Penculikan. Nina Saleha juga mendesak agar seluruh bukti dibuka secara transparan, termasuk rekaman kamera pengawas, atau CCTV di RSHS.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengatakan, penyidik tengah mengumpulkan fakta di lapangan terkait kejadian yang menimpa bayi Nina Saleha, untuk memastikan terdapat unsur pidana, atau kesalahan administrasi (SOP).

“Mohon waktu, kami masih dalam tahap penyelidikan. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dan bagaimana nanti dari hasil penyelidikannya, akan kami sampaikan,” ujar Anton.

Direktur Utama (Dirut) RSHS, Rahim Finata Marsidi, telah menyampaikan permohonan maaf dan mengklaim insiden murni karena kelalaian perawat yang sedang menangani banyak pasien di unit intensif care.

“Iya, tidak ada unsur kriminal, atau kesengajaan. Perawatnya lagi banyak pasien di intensive care,” kata Rahim, dalam pernyataannya kepada wartawan.

Pihak keluarga, dalam hal ini orangtua bayi, Nina Saleha, tetap menuntut langkah investigatif. Bahkan, dengan dilakukan pemeriksaan DNA untuk memastikan identitas bayi, serta pembentukan tim independen dalam mengusut tuntas kasus, yang telah menyita perhatian publik.

Tags: Ibu Bayi Nyaris Tertukar Laporkan Perawatkota bandungNina Salehapolda jawa baratpolrestabes bandungRSHS

Related Posts

Ilustrasi.(Foto:Istimewa).

Tragis! Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Ibunya

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Seorang balita di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penganiayaan pacar ibunya. Balita malang berusia 1,5 tahun tersebut,...

Stasiun Kereta Api Purwakarta.(Foto: Humas KAI)

KA Lokal Bandung Raya Layani 2,8 Juta Pelanggan Selama Triwulan I 2026

Editor
17 April 2026

Pada Triwulan I 2026, KA Lokal Bandung Raya melayani sebanyak 2.858.523 pelanggan, meningkat dibandingkan Triwulan I 2025 sebanyak 2.450.007 pelanggan...

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono. (Foto: Istimewa)

CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Saat Mudik-Balik Lebaran 2026

Editor
17 April 2026

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan terdapat lima fitur yang paling diminati pengguna selama periode tersebut, yaitu CCTV...

(Foto: Dok. Pertamina)

PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Lavender secara resmi menandatangani Kontrak Kerja Sama (KKS) atau Production Sharing Contract...

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mendampingi Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Setneg)

Topang Ketahanan Pangan, Pemerintah Terbitkan 3 Regulasi Pangan

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sebagai salah satu fondasi untuk mewujudkan kemandirian...

(Foto: Gakkum Kemenhut)

Gakkum Kemenhut Lengkapi Berkas Penyelundupan Burung Asal Papua, Ancaman 15 Tahun Penjara

Editor
17 April 2026

Adapun rincian satwa yang berhasil diselamatkan meliputi 14 ekor Kakatua Koki (Cacatua galerita), 5 ekor Kakatua Raja (Probosciger aterrimus), 3...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.