• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dari Kekayaan Alam Menjadi Inovasi Berbasis Sains, ParagonCorp Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Kosmetik

Editor
Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:21
ParagonCorp menjalin kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK). (Foto: Istimewa)

ParagonCorp menjalin kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK). (Foto: Istimewa)

ParagonCorp dan ARC USK mendorong eksplorasi bahan alam Indonesia agar tidak berhenti sebagai komoditas, tetapi berkembang menjadi inovasi bernilai tambah yang didukung scientific evidence.

JAKARTA — Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang besar, termasuk beragam tanaman yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun untuk berbagai kebutuhan. Namun, kekayaan sumber daya alam tidak berhenti pada ketersediaan bahan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dipahami lebih dalam melalui ilmu pengetahuan, diuji secara ilmiah, dan dikembangkan menjadi inovasi bernilai tambah.

RelatedPosts

2 Pencuri Pipa Pertamina Senilai Rp.2,3 Miliar di Indramayu Ditangkap.

Bahlil Minta Pengembang Tak Tahan Konsesi Panas Bumi

Warga Jakarta Tergulung Ombak Pantai Karangnaya Sukabumi Ditemukan Tewas

Semangat tersebut menjadi salah satu fokus ParagonCorp dalam memperkuat eksplorasi bahan alam Indonesia melalui kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK). Salah satu fokus yang tengah dieksplorasi adalah patchouli alcohol crystal, komponen yang berasal dari minyak nilam Aceh dan sedang diteliti sebagai kandidat natural active ingredient untuk aplikasi kosmetik.

Sebagai purposeful beauty tech company, ParagonCorp melihat bahwa pengembangan inovasi tidak hanya berlangsung pada tahap akhir ketika sebuah produk dihasilkan. Inovasi juga dimulai dari proses memahami sumber daya yang tersedia, membangun pengetahuan mengenai karakteristik dan potensinya, serta menghasilkan scientific evidence yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut.

“Indonesia sudah memiliki kekayaan bahan alam yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana kita membangun pengetahuan dan scientific capability di balik bahan-bahan tersebut. Bagi ParagonCorp, local ingredient menjadi jauh lebih bermakna ketika kita tidak hanya mengetahui asalnya, tetapi juga mampu memahami dan membuktikan potensinya melalui riset,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.DVE, FINSDV, Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp melalui keterangan resmi.

Dalam kolaborasi ini, ARC USK membawa keahlian dalam penelitian nilam, minyak atsiri, dan bahan alam, sementara ParagonCorp membawa kapabilitas riset dan pengembangan kosmetik serta pemahaman terhadap kebutuhan industri beauty. Pertemuan kedua kapabilitas tersebut membuka ruang untuk mengeksplorasi potensi bahan alam secara lebih terarah, mulai dari karakterisasi bahan hingga pengujian potensi manfaatnya untuk aplikasi kosmetik.

ParagonCorp menjalin kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK). (Foto: Istimewa)
ParagonCorp menjalin kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK). (Foto: Istimewa)

Eksplorasi terhadap patchouli alcohol crystal menjadi bagian dari upaya tersebut. Alih-alih melihat nilam hanya berdasarkan pemanfaatannya yang telah dikenal, penelitian ini mencoba menggali lebih jauh karakteristik komponen yang terkandung di dalamnya dan memahami kemungkinan pemanfaatannya dalam konteks pengembangan bahan aktif kosmetik.

Pendekatan berbasis riset juga menjadi penting karena tidak semua bahan natural secara otomatis memiliki data ilmiah yang cukup untuk mendukung klaim manfaat tertentu. Karena itu, proses penelitian diperlukan untuk memahami karakteristik bahan, menguji potensinya, serta menghasilkan bukti ilmiah yang dapat menjadi dasar bagi tahapan pengembangan berikutnya.

“Kolaborasi ini mempertemukan keahlian yang saling melengkapi. ARC memiliki pengalaman dalam penelitian nilam dan minyak atsiri, sementara industri memiliki kebutuhan dan perspektif mengenai pengembangan bahan untuk aplikasi kosmetik. Kami berharap proses ini dapat terus dikembangkan sehingga hasil penelitian memiliki manfaat yang lebih luas,” ujar Syaifullah Muhammad, Kepala Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK).

Lebih dari sekadar menemukan kemungkinan penggunaan baru, eksplorasi ini juga membuka ruang untuk pengembangan pendekatan dan metode dalam penelitian bahan aktif kosmetik. Namun, karena penelitian masih berlangsung, berbagai potensi tersebut masih membutuhkan pengujian dan validasi lebih lanjut sebelum dapat ditetapkan sebagai kesimpulan ilmiah maupun diterapkan dalam produk.

Bagi ParagonCorp, proses tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan hilirisasi bahan alam: menghubungkan natural resources, knowledge, science, technology, dan industrial capability agar sumber daya lokal memiliki peluang untuk menghasilkan nilai yang lebih besar.

Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan institusi penelitian, ParagonCorp terus mendorong penguatan ekosistem science, technology, talent, dan innovation di Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari visi ParagonCorp untuk berkontribusi tidak hanya melalui produk beauty yang dihasilkan, tetapi juga melalui pengetahuan dan kapabilitas yang mendukung perkembangan industri beauty Indonesia di masa depan.

Tags: Minyak AtsiriParagonCorpPotensi Nilam Aceh

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Pencuri Pipa Pertamina Senilai Rp.2,3 Miliar di Indramayu Ditangkap.

Editor
20 Agustus 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Polres Indramayu, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian pipa besi milik PT Pertamina senilai Rp.2,3 miliar. Dua pelaku pencurian...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Bahlil Minta Pengembang Tak Tahan Konsesi Panas Bumi

Editor
20 Agustus 2026

Bahlil meminta konsesi yang sudah diberikan kepada pengembang segera untuk direalisasikan. JAKARTA -- Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 23,2...

Ilustrasi korban tenggelam.(Foto:Istimewa).

Warga Jakarta Tergulung Ombak Pantai Karangnaya Sukabumi Ditemukan Tewas

Editor
20 Agustus 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Warga Jakarta bernama Ahmad Nadif Fadillah, yang hilang tergulung ombak Pantai Karangnaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan tewas. Ahmad...

Kasubdit Penindakan Haji Khusus dan Umrah, Nano Sugianto beserta jajaran di sela-sela rangkaian pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Jambi Gagal Berangkat, Kemenhaj Telusuri

Editor
20 Agustus 2026

JAMBI - Direktorat Jenderal Pengendalian Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendalami aduan masyarakat terkait dugaan jemaah gagal berangkat umrah di...

Kemenhaj berkomitmen tindak tegas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang melakukan penipuan dan penelantaran jemaah, termasuk kasus yang melibatkan Hanania Travel, ungkap Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dok. Kemenhaj)

Kasus Hanania Travel, Wamenhaj: Kami Tindak Tegas

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk menindak tegas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang melakukan penipuan...

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf (kanan) secara resmi menyampaikan usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).(Foto: Dok. Kemenhaj)

BPIH 2027 Diusulkan Rata-rata Rp107,3 Juta, Bipih 40%, Nilai Manfaat 60%

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf secara resmi menyampaikan usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.