• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ceruk Peluang Usaha di Segmen Budaya Pop Korea Selatan

Editor
Senin, 10 Agustus 2026 - 11:12
Produk kreatif budaya pop Korea Selatan.(Foto: Humas Kemendag)

Produk kreatif budaya pop Korea Selatan.(Foto: Humas Kemendag)

SATUJABAR, SEOUL – Pasar budaya pop Korea Selatan menjadi peluang baru yang menjanjikan bagi para pelaku usaha dan kreator industri kreatif Indonesia. Melalui partisipasi dalam pameran URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 yang digelar di Coex, Seoul pada 30 Juli—2 Agustus 2026, produk mainan karya seni (art toys) dan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) karya anak bangsa, serta jasa pembuatan art toys menarik perhatian besar pasar Korea Selatan sekaligus memperkuat eksistensi Indonesia di pasar internasional.

Besarnya peluang kerja sama ini tecermin dari potensi transaksi yang mencapai USD 1 juta atau sekitar Rp17 miliar. Angka ini melonjak dibanding keikutsertaan pada 2025 yang mencatatkan USD 500 ribu. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat buyer dan mitra bisnis di Korea Selatan terhadap produk art toys serta jasa kreatif Indonesia.

RelatedPosts

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

“Partisipasi Indonesia dalam URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar art toys sekaligus mendorong ekspor sektor jasa ke Korea Selatan. Lonjakan potensi transaksi ini menunjukkan produk dan jasa kreatif karya anak bangsa semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global,” ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menanggapi secara terpisah melalui keterangannya Minggu 9 Agustus 2026.

Partisipasi Indonesia dalam pameran ini merupakan hasil sinergi Kemendag melalui Direktorat Jenderal PEN dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan di Republik Korea, bersama kelompok seni Artistry Rights Kollektive dari Indonesia.

Paviliun Indonesia seluas 60 m2 memamerkan hasil karya 21 kreator Indonesia yang lolos kurasi oleh Kemendag, ITPC Busan, dan Artistry Rights Kollektive. Para kreator yang tampil, yaitu IKY, Rhoald, Abraham Derri, Mirfak, Arief Witjaksana, TOYKKYO, Henky, Beastnolyze, Bea, Skudeye, Royes, ULUM, Arya Mularama, Button Eyes, Edmoon, Kathox, Rozi Permana, Fivust, Mang Moel, Authentic Remixes, dan Ghawean Dhewe.

Pada pameran tersebut, para kreator bertemu langsung dengan sedikitnya 400 buyer potensial di pameran tersebut. Karya-karya yang ditampilkan meliputi art toys atau mainan desainer (designer toys) dan mainan koleksi (collectible toys) bernilai estetika tinggi, yang diciptakan khusus sebagai koleksi serta memiliki perlindungan kekayaan intelektual.

Pendiri Artistry Rights Kollektive, Stevanus Lianto, sekaligus salah satu peserta pameran di Paviliun Indonesia, mengapresiasi dukungan pemerintah yang membuka jalan bagi para seniman art toys untuk menunjukkan hasil karyanya kepada calon mitra.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah bagi seniman art toys untuk hadir di URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026. Sangat menantang saat bertemu calon mitra, karena mereka memiliki ekspektasi tinggi dan kami harus mengelola ekspektasi mereka. Partisipasi ini menjadi pengalaman untuk kami dan kami berharap akan menjadi permulaan yang baik,” ungkap Stevanus.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Republik Korea, Cecep Herawan, menyampaikan dukungan penuh KBRI Seoul terhadap promosi karya Indonesia di Republik Korea. “Industri kreatif memiliki peran penting dalam mempererat kemitraan strategis, termasuk di sektor industri kreatif kedua negara untuk memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Cecep.

Kepala ITPC Busan, Husodo Kuncoro Yakti, menegaskan pentingnya promosi yang lebih terarah (targeted) dan berkelanjutan. “Pameran ini menjadi jembatan bagi seniman Indonesia untuk mempelajari preferensi dan pasar Korea Selatan,” jelas Husodo.

Husodo mengatakan, partisipasi Indonesia pada URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 dapat mendongkrak nilai ekspor jasa, mendorong pengembangan dan komersialisasi kekayaan intelektual lokal, serta menciptakan peluang kerja sama jangka panjang bagi industri kreatif nasional.

URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 merupakan festival seni rupa urban dan pameran art toys terbesar di Korea Selatan yang memadukan budaya pop, grafiti, dan mainan. URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 memperluas skalanya dengan menghadirkan lebih dari 100 seniman dari 15 negara, di antaranya Indonesia, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Singapura, Malaysia, hingga Jerman.

Tags: budaya pop Korea Selatan

Related Posts

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).(Foto:Istimewa).

35 Tahun Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Cirebon Ditemukan di Arab Saudi

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditemukan di Arab Saudi setelah 35 tahun hilang tanpa...

Video pesta narkoba diduga warga binaan di Rutan Kelas I Depok, yang beredar luas di media sosial.(Foto: Istimewa/tangkapan layar Instagram).

Kanwil Ditjenpas Jabar: Pesta Narkoba di Rutan Depok Benar, Ditindak Tegas!

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno, membenarkan, video viral di media sosial, memperlihatkan...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di 6 Provinsi, Termasuk di Jawa Barat

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sebelas tersangka terkait terorisme dalam penegakan hukum serentak di enam provinsi. Dari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.