• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Antisipasi Bencana, BNPB Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Bandung Raya

Editor
Sabtu, 18 April 2026 - 12:01
Ilustrasi cuaca ekstrem.(Foto:Istimewa)

Ilustrasi cuaca ekstrem.(Foto:Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG–Cuaca ekstrem dalam fase peralihan musim di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin, memicu terjadinya bencana banjir dan kerusakan infrastruktur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), untuk menekan risiko dampak hidrometeorologi yang makin meluas.

Menurut Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kolonel Inf. Hery Setiono, kondisi cuaca di wilayah Indonesia saat ini berada pada fase tidak menentu. Fase memasuki peralihan musim, dari hujan ke musim kemarau panjang.

RelatedPosts

Harga Emas Selasa 20/10/2026 Antam Rp 2.564.000 Per Gram

Konflik Harimau dan Manusia di Pelalawan, Petugas Pasang Boxtrap

Karhutla 2026: Kemenhut Sanksi Administratif 32 Perusahaan, 125 Subyek Jalani Proses Pidana

Disaat wilayah lain sudah memasuki kemarau, di sejumlah titik di Jawa Barat justru dilanda bencana banjir. Tidak terkecuali di wilayah Bandung Raya.

“Kami mencermati dinamika cuaca sangat fluktuatif. Fokus saat ini adalah penguatan koordinasi lintas wilayah antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah Kabupaten dan Kota,” ujar Hery dalam keterangannya di Bandung, Jum’at (17/04/2026).

Hery mengatakan, salah satu titik krusial yang menjadi perhatian kawasan Panyadap, Kabupaten Bandung. Berdasarkan laporan di lapangan, kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut masuk dalam kategori serius.

Proses pemulihan tetap bersandar pada pembagian kewenangan antarlembaga. Penanganan fisik pada aliran sungai, misalnya, tetap menjadi ranah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Untuk aspek pembiayaan dan perbaikan infrastruktur yang mendesak, pemerintah daerah dapat segera berkoordinasi, melalui bupati dengan pertimbangan teknis yang matang. Semua langkah harus tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku,” kata hery.

Hery memastikan, cuaca ekstrem dengan curah hujan disertai angin, yang diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan, BNPB telah menggulirkan program strategis, berupa modifikasi cuaca. Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi awan hujan sebelum mencapai wilayah-wilayah rawan, terutama di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) di wilayah Bandung Raya, dan sekitarnya.

Beberapa poin utama dalam strategi penanganan saat ini, difokuskan pada titik dengan risiko dampak terbesar meminimalisir kerugian materiil maupun korban jiwa. BNPB mendorong pemerintah daerah untuk lebih proaktif dan berdaulat dalam manajemen bencana di wilayah masing-masing.

Selanjutnya, pelaporan kondisi terkini dilakukan secara berkala kepada pihak terkait demi pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan akurat. Pemerintah berharap melalui integrasi antara teknologi modifikasi cuaca dan kesiapsiagaan pemerintah daerah, dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat lebih bisa terkendali.

Tags: bandung rayabnpbcuaca ekstremFase Peralihan Musimjawa baratKapusdalops BNPBKolonel Inf. Hery SetionoOperasi Modifikasi Cuaca

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 20/10/2026 Antam Rp 2.564.000 Per Gram

Editor
20 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 20/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.564.000 per gram...

Harimau Sumatera.(Foto: Humas Kemenhut)

Konflik Harimau dan Manusia di Pelalawan, Petugas Pasang Boxtrap

Editor
20 Oktober 2026

PEKANBARU - Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau terus melakukan pemantauan dengan cara pemasangan camera trap...

Pemasangan papan peringatan di area Karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Kemenhut Sanksi Administratif 32 Perusahaan, 125 Subyek Jalani Proses Pidana

Editor
20 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan terus melakukan giat penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melalui multi instrumen baik...

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau Rocky, orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang menjadi korban perdagangan ilegal satwa liar lintas negara dari India ke Indonesia.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Selamatkan Orangutan Korban Perdagangan Satwa dari India

Editor
20 Oktober 2026

DELI SERDANG - Kementerian Kehutanan berhasil memulangkan satu individu orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang menjadi korban perdagangan ilegal satwa liar...

Trade Expo Indonesia 2026

Bango Dukung S’RASA Perkuat Peluang Ekspor Bumbu Indonesia di TEI ke-41

Editor
20 Oktober 2026

TANGERANG - Nasi goreng sapi dan ayam goreng kecap menjadi sajian dalam kegiatan demonstrasi memasak di Paviliun S’RASA (Rasa Rempah...

Tanaman herbal lidah buaya

Lidah Buaya Gunungkidul: Ubah Keterbatasan Karst Jadi Potensi Ekspor Bernilai Tinggi

Editor
20 Oktober 2026

TANGERANG - Angin sore berembus pelan menyapu lanskap bebatuan karst yang membentang di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Suatu area...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.