• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mahkota Binokasih Kembali Ke Keraton Sumedang Larang

Editor
Selasa, 19 Mei 2026 - 05:50
Prosesi kembalinya Mahkota Binokasih ke Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Prosesi kembalinya Mahkota Binokasih ke Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Mahkota Binokasih Sanghyang Pake kembali ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5/2026). Prosesi tersebut menjadi puncak perjalanan Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda yang sebelumnya mengelilingi berbagai wilayah di Jawa Barat sebagai simbol penguatan jati diri, persatuan, serta kebangkitan budaya Sunda.

Prosesi penyerahan mahkota pusaka dipapag menuju Keraton Sumedang Larang oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Sumedang  Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M. Fajar Aladila, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta jajaran pemerintah daerah.

RelatedPosts

Jurnalis Indonesia Ditahan Israel, Dewan Pers: Segera Bebaskan

Kinerja Perbankan Syariah: Aset Tumbuh 10,49 Persen

Kirab Mahkota Binokasih di Bandung, Bupati dan Wabup Sumedang Ikuti Kirab

Bupati Dony menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Mahkota Binokasih ke tanah Sumedang sebagai penutup rangkaian perjalanan budaya yang sarat nilai sejarah. “Alhamdulillah, sebuah perjalanan besar Tatar Sunda dimulai dari Sumedang dan kini kembali lagi ke Sumedang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, damai, dan lancar,” ujar Dony seperti dikabarkan Humas Pemkab Sumedang.

Menurutnya, kirab Mahkota Binokasih tidak hanya menjadi pengingat sejarah kejayaan Kerajaan Sunda, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami akar budaya dan peradaban Sunda. “Masyarakat, anak-anak sekolah, para pemuda hingga orang tua kini semakin memahami sejarah kerajaan Sunda. Lebih dari itu, nilai-nilai luhur yang diwariskan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Bupati Dony menekankan pentingnya menghidupkan nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh sebagaimana ajaran leluhur Sunda sebagai fondasi membangun kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap kembalinya Mahkota Binokasih ini menjadi berkah bagi masyarakat Jawa Barat, meningkatkan etos kerja urang Sunda dalam menjaga kehidupan dan membangun daerahnya, sehingga terwujud Sumedang dan Jawa Barat yang gemah ripah repeh rapih loh jinawi seperti masa kejayaannya dahulu,” katanya.

BACA JUGA: Kirab Mahkota Binokasih yang Terbuat Dari Emas 8 Kilo Kembali Digelar

BACA JUGA: Harga Emas Senin 18/5/2026 Antam Rp 2.764.000 Per Gram

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, perjalanan kirab Mahkota Binokasih telah menghadirkan banyak pelajaran berharga sekaligus membuka potensi besar bagi pembangunan daerah, baik dari sisi budaya, tata kota, hingga dampak ekonomi. “Dari kirab Tatar Sunda ini banyak hal yang ditemukan dan banyak hal yang harus dikerjakan. Dari sisi ekonomi, kegiatan ini memberikan implikasi yang cukup kuat. Kita lihat hotel-hotel penuh, kunjungan masyarakat ke berbagai daerah meningkat, dan beberapa wilayah mulai tampak lebih bersih. Ini spirit yang harus terus dibangun,” ujar Dedi.

Menurutnya, antusiasme masyarakat di sepanjang perjalanan kirab menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat Jawa Barat dalam menjaga nilai-nilai budaya leluhur. “Kalau dihitung, masyarakat yang hadir menyambut kirab ini jumlahnya sudah jutaan orang. Ini peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jawa Barat. Spirit ini harus dijaga dan dijadikan energi untuk membangun daerah,” katanya.

Dedi menegaskan, momentum budaya tersebut harus diikuti dengan pembenahan tata ruang, kebersihan lingkungan, arsitektur, serta estetika kawasan, khususnya di sekitar situs-situs budaya dan keraton. “Seluruh daerah ke depan harus jauh lebih baik. Kebersihan lingkungannya harus ditingkatkan, penataan kotanya diperkuat, branding daerah dikembangkan, dan estetika kawasan harus dijaga. Jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir hasil. Tata dulu lembur kita, tata kota kita. Setelah itu, hikmah dan manfaatnya akan datang,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya keselarasan pembangunan di kawasan sekitar keraton agar tetap mempertahankan identitas historis dan budaya.

Tags: bupati sumedangDony Ahmad MunirEmasharga emasKeraton SumedangMahkota Binokasih

Related Posts

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat.(Foto: Dok. Dewan Pers)

Jurnalis Indonesia Ditahan Israel, Dewan Pers: Segera Bebaskan

Editor
19 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jurnalis Indonesia ditahan Israel menuai kecaman keras Dewan Pers Indonesia. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengemukakan pihaknga...

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.

Kinerja Perbankan Syariah: Aset Tumbuh 10,49 Persen

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kinerja perbankan syariah tumbuh solid berkelanjutan, ungkap Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kinerja itu juga didukung peningkatan fungsi...

kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Kirab Mahkota Binokasih di Bandung, Bupati dan Wabup Sumedang Ikuti Kirab

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Sumedang meriahkan kirab Mahkota Binokasih saat Puncak Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran Mahkota Ajeg Ki Sunda di...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bank BJB Bandoeng 10K yang Semakin Berkembang

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bank BJB Bandoeng 10K semakin berkembang menjadi kompetisi lari yang serius dan kompetitif, tidak lagi sekadar kegiatan...

Konferensi pers Sidang Isbat Iduladha 2026.(Foto: Humas Kemenag)

Iduladha 2026 Jatuh Pada 27 Mei 2026 : Ini Dasar Keputusan Pemerintah

Editor
18 Mei 2026

SATUJABR, JAKARTA – Iduladha 2026 diputuskan Pemerintah jatuh pada Rabu 27 Mei 2026, dengan menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan...

Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – IP local harus tumbuh dan berkembang dengan dukungan semua elemen masyarakat Indonesia. Dengan demikian industri kreatif Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.