• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 14 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Alhamdulillah! Kebakaran Bromo Teratasi

Editor
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:04
Petugas gabungan pemadam kebakaran di Bromo Tengger Semeru.(Foto: Humas Kemenhut)

Petugas gabungan pemadam kebakaran di Bromo Tengger Semeru.(Foto: Humas Kemenhut)

SATUJABAR, PROBOLINGGO – Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dipastikan telah padam. Saat ini petugas masih terus melalukan proses pendinginan dan pemantauan instensif untuk mencegah munculnya kembali akibat bara di bekas lokasi terbakar.

Kementerian Kehutanan dibawah kepemimpinan Menhut Raja Juli Antoni mengucapan terima kasih kepada BNPB/BPBD, TNI Polri, Pemerintah daerah, relawan dan masyarakat atas kerjasama yang luar biasa membantu proses pemadaman api hingga selesai.

RelatedPosts

Ibu dan Bayi di Garut Ditemukan Tewas, Diduga Gegara Praktik Aborsi

325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan di Jawa Barat

Kebakaran Gunung Bromo: Unsur Kesengajaan Diselidiki

Berdasarkan pemantauan lapangan yang dilakukan Manggala Agni beserta tim gabungan, hingga pukul 15.00 WIB, Jumat (14/8/2026) tidak lagi ditemukan nyala api aktif di lokasi. Meski demikian petugas masih menemukan adanya bara di sejumlah area bekas terbakar.

Proses penyisiran dan pendinginan dilakukan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) bersama Satgas Penanganan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Tahapan ini terus dilakukan hingga tidak ada lagi potensi terjadinya api.

Pendinginan dilakukan untuk memastikan bara yang masih tersimpan di antara vegetasi, tanah, maupun material bekas terbakar benar-benar padam. Bara tersebut berpotensi kembali memunculkan api, terutama ketika dipengaruhi cuaca kering dan angin kencang.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, mengatakan kondisi kebakaran yang relatif terkendali merupakan hasil kerja bersama melibatkan BBTNBTS, Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat.

“Alhamdulillah, berdasarkan pemantauan sementara, tidak lagi terpantau nyala api aktif dan situasi saat ini relatif terkendali. Perkembangan ini merupakan hasil kerja keras petugas di lapangan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, masyarakat, relawan, dan seluruh pihak terkait. Namun, kami tetap berhati-hati karena masih terdapat bara dan selalu ada kemungkinan munculnya api kembali. Fokus saat ini adalah menuntaskan pendinginan dan memperketat pemantauan,” ujar Ristianto melalui keterangan resmi Humas Kemenhut.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga diketahui sebelumnya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi terbakar di Bromo. Menhut Raja Antoni menginstruksikan penutupan sementara secara menyeluruh kawasan TNBTS agar seluruh unsur dapat berkonsentrasi melakukan pemadaman, pendinginan, dan mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru. Keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi prioritas utama.

Setelah proses pendinginan selesai, Satgas akan melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas umum serta sarana pelayanan wisata di kawasan terdampak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keamanan, kelayakan fasilitas, dan kesiapan kawasan sebelum dipertimbangkan kembali menerima kunjungan wisata.

“Kami memahami masyarakat dan para pelaku wisata menantikan informasi mengenai pembukaan kembali kawasan. Namun, keputusan tersebut harus didasarkan pada hasil evaluasi lapangan yang menyeluruh. Pendinginan perlu dituntaskan, kondisi kawasan harus dipastikan aman, dan fasilitas wisata harus diperiksa terlebih dahulu. Keselamatan pengunjung, masyarakat, dan petugas tetap menjadi pertimbangan utama. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka melalui kanal resmi,” kata Ristianto.

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat dan wisatawan menunggu pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali kawasan TNBTS. Bagi pengunjung yang telah membeli tiket masuk kawasan TNBTS melalui sistem pemesanan daring untuk periode penutupan, pengajuan pengembalian dana atau penjadwalan ulang dapat dilakukan sesuai ketentuan dan informasi yang disampaikan melalui kanal resmi BBTNBTS.

Kementerian Kehutanan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Kementerian Kehutanan juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap, bara, atau indikasi kebakaran di dalam maupun sekitar kawasan TNBTS.

BACA JUGA: Emas Seberat 23 KG Hendak Diselundupkan Lewat Bandara, Kok Bisa?

Tags: bromoKemenhutkementerian kehutanansemeru

Related Posts

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Ibu dan Bayi di Garut Ditemukan Tewas, Diduga Gegara Praktik Aborsi

Editor
13 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas bersama bayi yang baru dilahirkannya. Kematian ibu dan...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan di Jawa Barat

Editor
13 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Ratusan hektare lahan terbakar dan ratusan ribu kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah...

Tim ahli karhutla dan akademisi menelusuri penyebab utama kebakaran Gunung Bromo serta mengusut dugaan tindak pidananya.(Foto: Humas Kemenhut)

Kebakaran Gunung Bromo: Unsur Kesengajaan Diselidiki

Editor
13 September 2026

PROBOLINGGO - Penanganan kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melibatkan tim ahli karhutla dan akademisi guna menelusuri penyebab...

Kebakaran di Gunung Ciremai.(Foto: TNGC Via Kemenhut)

Kebakaran Hutan Gunung Ciremai Berhasil Dikendalikan

Editor
13 September 2026

KUNINGAN — Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) berhasil mengendalikan kebakaran hutan yang terjadi selama tiga hari,...

Kondisi lahan yang terbakar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Jumat (11/9). (Foto: BPBD Kabupaten Ponorogo.)

Editor
13 September 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan laporan yang dihimpun BNPB...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 13/9/2026 Antam Rp 2.604.000 Per Gram

Editor
13 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 13/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.604.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.