• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 5 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kirab Mahkota Binokasih yang Terbuat Dari Emas 8 Kilo Kembali Digelar

Editor
Rabu, 22 April 2026 - 07:35
Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Mahkota Binokasih adalah Tahta Kerajaan Sunda abad ke-14 yang terbuat dari emas murni 8 kg dan batu giok.

SATUJABAR, CISARUA – Prosesi itu berlangsung khidmat saat Mahkota Binokasih kembali menjalani prosesi kirab di Kabupaten Bogor. Bermula dari dari Desa Cibeureum, Cisarua, benda pusaka itu bergerak menuju Pura Agung Parahyangan Jagatkarta, Tamansari, pada 21-22 April 2026. Kegiatan kirab tidak hanya menjadi atraksi budaya, melainkan momentum untuk mengingat kembali kejayaan sejarah serta nilai-nilai luhur yang diwariskan dalam peradaban Sunda.

RelatedPosts

Saat Menteri Ekraf Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya

PIALA PRESIDEN 2026: Satu Kaki Persib di Ambang Juara

Untuk diketahui, Mahkota Binokasih (Binokasih Sanghyang Pake) adalah mahkota pusaka peninggalan Kerajaan Sunda abad ke-14 yang terbuat dari emas murni 8 kg dan batu giok. Mahkota ini melambangkan kekuasaan, keadilan, dan kasih sayang (bina kasih) raja. Kini, mahkota asli disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang, sementara replikanya ada di Museum Sri Baduga, Bandung.

Kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)
Kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Mewakili Bupati Bogor, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar di Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi perhelatan budaya yang sarat makna, tetapi juga momentum penguatan identitas dan pendidikan sejarah bagi generasi muda.

“Kehadiran pusaka Mahkota Binokasih menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Sunda, sekaligus mendorong upaya konkrit pelestarian melalui dunia pendidikan,” jelas Yudi seperti dikabarkan Humas Pemkab Bogor.

Yudi mengungkapkan, kehadiran mahkota tersebut di Kabupaten Bogor disambut dengan penuh khidmat dan rasa bangga oleh masyarakat. Diharapkan, momentum kirab ini mampu menghadirkan semangat baru dalam melestarikan budaya, sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.

Selanjutnya, Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Luky Djohari Soemawilaga menegaskan bahwa kirab Mahkota Binokasih bukan sekadar seremoni, melainkan sarat dengan makna filosofis, ideologis, dan historis yang mendalam.

“Kirab Mahkota ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi mengandung esensi, makna filosofi, dan falsafah yang sangat dalam bagi masyarakat Sunda,” ujarnya.

Kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)
Kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Ia menjelaskan, Mahkota Binokasih merupakan simbol legitimasi kekuasaan Sunda yang memiliki nilai sejarah tinggi. Simbol keagungan Sunda sekaligus penanda sejarah penting dalam perjalanan peradaban.

Radya Anom juga menyoroti peran besar Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi yang berhasil menyatukan dua kerajaan besar di Tatar Sunda, yakni Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda. Di bawah kepemimpinannya, pusat pemerintahan dipindahkan ke Pakuan Pajajaran yang kini berada di wilayah Bogor.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Mahkota Binokasih harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya,” pungkas Radya Anom.

Tags: bogorkerajaan pajajaranMahkota BinokasihTaman Safari

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ziarah ke makam Cut Nyak Dien.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Saat Menteri Ekraf Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Suasa khidmat mewarnai kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya ke Makam Cut Nyak Dien di...

Pelayanan peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya

Editor
4 Agustus 2026

SATUJABAR, PATIMBAN – Kapal peti kemas besar kelas Panamax kini mulai bersandar di Pelabuhan Patimban. MSC BREMERHAVEN V dengan panjang...

Piala Presiden 2026.(Image: PSSI)

PIALA PRESIDEN 2026: Satu Kaki Persib di Ambang Juara

Editor
4 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Piala Presiden 2026 berlangsung dari tanggal 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Pada Selasa 4 Agustus 2026,...

Jovi, sang 'Pahlawan' Konservasi.(Foto: Humas Kemenhut)

Jovi Meninggal di Usia 46 Tahun, Dunia Konservasi Berduka

Editor
4 Agustus 2026

Jovi adalah gajah jantan dewasa yang telah berjasa besar membantu penanganan berbagai konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Riau....

Pemerintah Kota Bandung menghadirkan konsep baru dalam pengembangan literasi dengan menggelar Big Bad Wolf Books 2026 yang dipadukan dengan festival Pages and Plates. Kegiatan yang berlangsung di Bikasoga pada 3–9 Agustus 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Big Bad Wolf, Mendorong Literasi Lewat Event

Editor
4 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Big Bad Wolf (BBW) X-Treme Sale 2026 resmi hadir di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung, Senin, 3...

Piala AFF 2026: Kalah dari Vietnam 0-3, Saatnya Timnas Indonesia Berbenah

Editor
4 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Piala AFF 2026 atau Asean Hyundai Cup 2026 digelar 24 Juli – 26 Agustus 2026 merupakan pertarungan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat