• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rapat dengan Kemensos, Senator Agita Soroti Akurasi DTSEN dan Perlindungan Lansia

Editor
Rabu, 15 April 2026 - 01:21
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti

SATUJABAR, JAKARTA – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti Agita Nurfianti menyoroti berbagai keluhan masyarakat yang ditemuinya saat turun langsung ke lapangan terkait perubahan status desil dalam DTSEN yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi riil masyarakat. Hal itu disampaikannya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Selasa (14/4), di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, khususnya terkait implementasi pengintegrasian Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa mereka masuk ke desil tertentu, misalnya menjadi desil 6, padahal kondisi ekonomi keluarga masih sulit, kepala keluarga masih bekerja sebagai buruh lepas, dan mereka merasa masih layak menerima bantuan sosial,” ujar Agita melalui siaran pers yang diterima Satujabar.com.

RelatedPosts

Tragis! Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Ibunya

KA Lokal Bandung Raya Layani 2,8 Juta Pelanggan Selama Triwulan I 2026

CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Saat Mudik-Balik Lebaran 2026

Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan penjelasan yang lebih transparan mengenai dasar penentuan desil, apakah hanya berdasarkan penghasilan atau juga mempertimbangkan faktor lain. Karena itu, Agita mendorong adanya sosialisasi yang lebih jelas dan mudah dipahami masyarakat mengenai mekanisme pemeringkatan tersebut.

Persoalan lain yang mendapat perhatian Agita adalah nasib kelompok lanjut usia (lansia). Ia menyampaikan adanya kondisi di mana lansia dalam satu kartu keluarga tidak lagi menerima bantuan karena status desil keluarga meningkat akibat anggota keluarga lain yang sudah berkeluarga atau bekerja.

“Padahal banyak lansia yang tetap membutuhkan bantuan. Bahkan anak-anak mereka pun banyak yang ekonominya masih pas-pasan. Karena itu, kesejahteraan lansia harus tetap menjadi perhatian,” tegasnya.

Agita juga meminta penjelasan mengenai akses masyarakat terhadap program-program bantuan sosial Kemensos. Menurutnya, perlu ada kejelasan apakah bantuan diberikan otomatis berdasarkan status desil, atau masyarakat tetap harus mengajukan permohonan terlebih dahulu sebagaimana mekanisme pada program pendidikan seperti PIP dan KIP.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Agus Zainal Arifin, menjelaskan bahwa perubahan desil terjadi berdasarkan sistem pemeringkatan nasional yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Menurutnya, pergeseran desil tidak selalu berarti kondisi seseorang membaik, tetapi dapat terjadi karena adanya masyarakat lain yang secara ekonomi berada di bawahnya sehingga mengubah urutan peringkat.

“Adapun perubahan desil, fenomena pergeserannya itu memang tidak tiba-tiba. Misalnya ini desil 4 kok tiba-tiba jadi desil 6? Bisa saja karena ada peningkatan ekonominya. Tapi bisa jadi juga ada orang di bawahnya yang akhirnya mendesak dia ke atas jadi desil 6, karena prinsipnya adalah perankingan. Perankingan adalah semua orang di Indonesia di-ranking, diberi nomor. Kita masuk perguruan tinggi mau masuk UI misalnya diterima 1.000 orang, kita nomor 1.001 ya nggak masuk. Kenapa kok 1.001? Karena tadinya nomor 1.000 tapi tiba-tiba ada anak pintar masuk,” jelasnya.

“Apa kriterianya desil 5? Apa kriterianya desil 4? Nggak ada kriterianya. Enak-enak berada di desil 4, tiba-tiba ada orang miskin banyak datang. Ya itu ada di desil 5, tiba-tiba jadi desil 6. Ini efek dari perankingan jadi seperti itu. Demikian pula kalau seseorang tiba-tiba lancar ekonominya. Kalau yang pinjol beda lagi, ada pelanggaran. Kalau pelanggaran beda lagi, kita bisa cancel karena ada pelanggaran itu, digunakan untuk pinjol misalnya. Nah berarti pelanggaran dia. Bahwa perubahan desil itu harus kita pastikan bahwa ini adalah hasil dari perankingan yang dilakukan oleh BPS tadi, sekali lagi perankingan. Jadi ada orang terkaya nomor satu dan ada yang termiskin nomor sekian,” tambahnya.

Menurut Agus, informasi status desil dapat diakses melalui sistem yang telah disediakan pemerintah, serta masyarakat dapat menghubungi layanan hotline 171 yang beroperasi 24 jam setiap hari untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan. Namun, penjelasan teknis mengenai rumus penentuan desil merupakan kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Telepon aja 171. Di sana ada yang stand by untuk menjawab. Walapun Bapak tengah malam nggak apa-apa. Insyaallah tengah malam pun ada 24 jam, 7 hari seminggu, nggak ada libur. Lebaran juga masuk, saya kasihan. Nanti silahkan ditanyakan ke sana, tapi kalau mereka ditanya kenapa saya desil 5? Nggak bisa jawab mereka, karena di luar kewenangan mereka,” ungkap Agus.

Melalui rapat ini, Agita menegaskan pentingnya integrasi data sosial yang tidak hanya akurat secara administratif, tetapi juga adil dan responsif terhadap kondisi nyata masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan keluarga prasejahtera. Ia berharap perbaikan tata kelola DTSEN dapat memperkuat efektivitas program perlindungan sosial di Indonesia.

Tags: Agita Nurfiantidata DTSENKemensosSenator

Related Posts

Ilustrasi.(Foto:Istimewa).

Tragis! Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Ibunya

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Seorang balita di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penganiayaan pacar ibunya. Balita malang berusia 1,5 tahun tersebut,...

Stasiun Kereta Api Purwakarta.(Foto: Humas KAI)

KA Lokal Bandung Raya Layani 2,8 Juta Pelanggan Selama Triwulan I 2026

Editor
17 April 2026

Pada Triwulan I 2026, KA Lokal Bandung Raya melayani sebanyak 2.858.523 pelanggan, meningkat dibandingkan Triwulan I 2025 sebanyak 2.450.007 pelanggan...

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono. (Foto: Istimewa)

CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Saat Mudik-Balik Lebaran 2026

Editor
17 April 2026

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan terdapat lima fitur yang paling diminati pengguna selama periode tersebut, yaitu CCTV...

(Foto: Dok. Pertamina)

PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Lavender secara resmi menandatangani Kontrak Kerja Sama (KKS) atau Production Sharing Contract...

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mendampingi Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Setneg)

Topang Ketahanan Pangan, Pemerintah Terbitkan 3 Regulasi Pangan

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sebagai salah satu fondasi untuk mewujudkan kemandirian...

(Foto: Gakkum Kemenhut)

Gakkum Kemenhut Lengkapi Berkas Penyelundupan Burung Asal Papua, Ancaman 15 Tahun Penjara

Editor
17 April 2026

Adapun rincian satwa yang berhasil diselamatkan meliputi 14 ekor Kakatua Koki (Cacatua galerita), 5 ekor Kakatua Raja (Probosciger aterrimus), 3...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.