• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

USGS: Indonesia ‘Golden Places’ untuk Proyek Carbon Capture Storage

Editor
Jumat, 26 Juli 2024 - 05:01
penyelenggaraan bursa karbon

Hutan hujan tropis (pexel)

Bandung, 26 Juli 2024 – Pernyataan dari United States Geological Survey (USGS) menyebutkan bahwa Indonesia merupakan ‘golden places’ untuk proyek Carbon Capture Storage (CCS), memberikan peluang besar bagi negara ini untuk berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim.

Proyek ini melibatkan penangkapan dan pemisahan gas CO2 serta penyimpanannya kembali dalam lapisan batuan di bawah permukaan.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa teknologi CCS sebenarnya bukanlah hal baru.

“Konsep CCS mirip dengan kegiatan hulu minyak dan gas bumi, yakni membutuhkan batuan reservoar seperti reservoar migas atau akuifer salin untuk menyimpan CO2. Selain itu, diperlukan batuan penutup yang dapat menahan gas CO2 agar tidak berpindah,” ujar Wafid dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (26/7).

Wafid menambahkan, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2023 tentang CCS/CCUS dalam kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Regulasi ini diharapkan dapat memudahkan kontraktor hulu migas dan pemangku kepentingan lainnya untuk menerapkan teknologi CCS/CCUS di Indonesia.

Badan Geologi, menurut Wafid, telah berperan dalam eksplorasi formasi batuan yang menjadi reservoar migas. Kini, Badan Geologi dihadapkan pada tantangan baru untuk menemukan dan mendata formasi-formasi batuan dengan potensi besar untuk menyimpan karbon.

“Saat ini, Badan Geologi sedang melakukan inventarisasi untuk menghitung potensi Carbon Capture Storage di Indonesia, terutama di cekungan sedimen frontier yang belum memiliki aktivitas hulu migas signifikan,” jelasnya.

Pengambilan data lapangan dimulai di Pulau Jawa pada tahun lalu, dilanjutkan ke Pulau Sumatera tahun ini, dan akan terus dilakukan di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Data tersebut nantinya akan disusun dalam Atlas Potensi CCS Indonesia.

Kepala Badan Geologi, Andy Setyo Wibowo, juga menyatakan bahwa CCS pada formasi geologi bawah tanah bukan satu-satunya cara untuk mereduksi emisi gas rumah kaca di Indonesia, namun dapat menjadi alternatif terbaik dari segi kapasitas, keamanan, biaya, dan waktu.

“Teknologi CCS bukan hal baru di Indonesia dan memiliki potensi besar untuk segera diterapkan pada formasi geologi bawah permukaan serta cekungan sedimen yang belum berproduksi,” pungkas Andy.

Tags: Badan GeologiCarbon Capture StorageESDM

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.