• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

USGS: Indonesia ‘Golden Places’ untuk Proyek Carbon Capture Storage

Editor
Jumat, 26 Juli 2024 - 05:01
penyelenggaraan bursa karbon

Hutan hujan tropis (pexel)

Bandung, 26 Juli 2024 – Pernyataan dari United States Geological Survey (USGS) menyebutkan bahwa Indonesia merupakan ‘golden places’ untuk proyek Carbon Capture Storage (CCS), memberikan peluang besar bagi negara ini untuk berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim.

Proyek ini melibatkan penangkapan dan pemisahan gas CO2 serta penyimpanannya kembali dalam lapisan batuan di bawah permukaan.

RelatedPosts

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa teknologi CCS sebenarnya bukanlah hal baru.

“Konsep CCS mirip dengan kegiatan hulu minyak dan gas bumi, yakni membutuhkan batuan reservoar seperti reservoar migas atau akuifer salin untuk menyimpan CO2. Selain itu, diperlukan batuan penutup yang dapat menahan gas CO2 agar tidak berpindah,” ujar Wafid dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (26/7).

Wafid menambahkan, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2023 tentang CCS/CCUS dalam kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Regulasi ini diharapkan dapat memudahkan kontraktor hulu migas dan pemangku kepentingan lainnya untuk menerapkan teknologi CCS/CCUS di Indonesia.

Badan Geologi, menurut Wafid, telah berperan dalam eksplorasi formasi batuan yang menjadi reservoar migas. Kini, Badan Geologi dihadapkan pada tantangan baru untuk menemukan dan mendata formasi-formasi batuan dengan potensi besar untuk menyimpan karbon.

“Saat ini, Badan Geologi sedang melakukan inventarisasi untuk menghitung potensi Carbon Capture Storage di Indonesia, terutama di cekungan sedimen frontier yang belum memiliki aktivitas hulu migas signifikan,” jelasnya.

Pengambilan data lapangan dimulai di Pulau Jawa pada tahun lalu, dilanjutkan ke Pulau Sumatera tahun ini, dan akan terus dilakukan di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Data tersebut nantinya akan disusun dalam Atlas Potensi CCS Indonesia.

Kepala Badan Geologi, Andy Setyo Wibowo, juga menyatakan bahwa CCS pada formasi geologi bawah tanah bukan satu-satunya cara untuk mereduksi emisi gas rumah kaca di Indonesia, namun dapat menjadi alternatif terbaik dari segi kapasitas, keamanan, biaya, dan waktu.

“Teknologi CCS bukan hal baru di Indonesia dan memiliki potensi besar untuk segera diterapkan pada formasi geologi bawah permukaan serta cekungan sedimen yang belum berproduksi,” pungkas Andy.

Tags: Badan GeologiCarbon Capture StorageESDM

Related Posts

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Jenazah korban KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa, asal Kabupaten Garut, Risyan Kurnia Putra (29), dan Erick Maisul Latif (38).(Foto:Istimewa)

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Dua jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang tenggelam di Perairan Laut Jawa, warga Kabupaten Garut,...

Petugas berjuang memadamkan karhutla. Menurut Kemenhut, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan. Berdasarkan pemantauan hingga Rabu malam...

Gajah Diego saat menjalani perawatan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kabar Duka Dunia Fauna! Diego Meninggal di Usia 17 Tahun

Editor
17 September 2026

PEKANBARU - Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, "Diego" (17 tahun), dinyatakan...

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi pada Rapat Koordinasi Komite Intelijen Pusat (Kominpus).(Foto: Humas Komdigi)

BIN, Kemkomdigi, BSSN, Konsolidasikan Pertahanan Digital

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 17/9/2026 Antam Rp 2.598.000 Per Gram

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 17/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.598.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.