• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 24 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Editor
Selasa, 09 Juni 2026 - 06:44
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengunjungi dan mencoba salah satu wahana di Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengunjungi dan mencoba salah satu wahana di Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa masa depan ekonomi kreatif tidak hanya dibangun melalui talenta dan konten digital, tetapi juga melalui penciptaan ruang-ruang pengalaman yang inovatif dan bernilai ekonomi. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6), pada hari keempat masa soft opening.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengunjungi dan mencoba salah satu wahana di Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6/2026) melalui keterangan resminya.

RelatedPosts

Kasus Tabrak Lari di Jalan Pasteur Bandung, Pria Asal Majalengka Jadi Tersangka

7 Begal Sasar Nasabah Bank di Sumedang Asal Lampung Diringkus

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg Tambahan di Majalengka dan Subang

“Saya sangat mengapresiasi inovasi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan ruang ini. Ketika industri kreatif lokal mampu menerjemahkan kreativitas menjadi ruang fisik imersif seperti ini, kita tidak hanya menciptakan nilai ekonomi baru, tetapi juga membangun tempat di mana generasi masa depan kita bisa tumbuh tangguh dan adaptif,” ujar Teuku Riefky.

Teuku Riefky menambahkan, kehadiran Wonderlab menunjukkan bagaimana kreativitas dapat dikembangkan menjadi produk berbasis pengalaman yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus sosial. Model bisnis semacam ini dinilai menjadi salah satu arah pengembangan ekonomi kreatif Indonesia ke depan.

“Ekonomi kreatif yang kami dorong sebagai the new engine of growth bertumpu pada lahirnya inovasi yang dekat dengan masyarakat. Wonderlab menjadi contoh bagaimana kreativitas dapat diterjemahkan menjadi pengalaman imersif yang bernilai ekonomi,” terangnya.

Lanjut Teuku Riefky, Kementerian Ekraf terus melakukan. penguatan infrastruktur dan ruang kreatif untuk mendorong terciptanya nilai tambah bagi perekonomian nasional. Kunjungan Kementerian Ekraf pada masa soft opening Wonderlab yang berlangsung pada 5–8 Juni 2026 menjelang grand opening resmi pada 15 Juni 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis inovasi dan pengalaman.

Wonderlab merupakan destinasi edukasi fisik dan bermain imersif pertama di Indonesia yang menghadirkan pendekatan baru dalam mendukung tumbuh kembang anak dan praremaja secara menyeluruh. Berdiri di area seluas 1.405 meter persegi, destinasi yang dikembangkan PT Wonder World Entertainment ini mengintegrasikan teknologi mekatronik dan desain multisensori untuk mendorong aktivitas fisik, ketangguhan mental, serta kemampuan kognitif generasi muda.

Berbagai fasilitas dihadirkan, mulai dari zona petualangan imersif, Wonder Class multidisiplin untuk anak usia 1–8 tahun, hingga kolam bola interaktif berisi 320.000 bola yang menjadi salah satu yang terbesar di Jakarta. Mengusung filosofi mens sana in corpore sano, Wonderlab memadukan teknologi projection mapping dan aktivitas gerak untuk membangun kepercayaan diri serta kemampuan anak menghadapi tantangan melalui pengalaman bermain.

“Hari ini, terlalu banyak fokus diberikan pada perkembangan akademik, sementara perkembangan fisik yang membentuk karakter anak justru sering diabaikan. Wonderlab hadir untuk mengembalikan keseimbangan itu sebuah ruang di mana anak dan praremaja bisa bergerak, berpikir, mencoba, bahkan gagal lalu mencoba lagi, dan tumbuh menjadi pribadi yang berani, tangguh, adaptif, dengan rasa ingin tahu yang tinggi,” ujar Belinda Luis.

Dalam acara tersebut, Menteri Ekaf didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi; Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis & Antar Lembaga, Rian Syaf; Kepala Biro Komunikasi, Kiagoos Irvan Faisal; Direktur Periklanan, Andy Ruswar; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang K Mallarangeng.

Tags: Menteri EkrafTeuku Riefky Harsya

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Kasus Tabrak Lari di Jalan Pasteur Bandung, Pria Asal Majalengka Jadi Tersangka

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polrestabes Bandung menetapkan RD, pemuda berusia 23 tahun, asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sebagai tersangka kasus tabrak lari di...

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika memberikan keterangan pers terkait pengungkapan komplotan begal sasar nasabah bank.(Foto:Istimewa).

7 Begal Sasar Nasabah Bank di Sumedang Asal Lampung Diringkus

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Polres Sumedang, Jawa Barat, berhasil mengungkap komplotan begal mengincar nasabah bank sebagai sasaran kejahatannya. Tujuh anggota komplotan begal asal...

LPG 3 KG.(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg Tambahan di Majalengka dan Subang

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyalurkan tambahan alokasi extra dropping LPG 3 Kg...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mendampingi Prof Junsook Ioseph Hwang Director of Global R&DB Center (GRC) and ASEAN Smart City Program (ASPP) meninjau sejumlah fasilitas di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (24/07/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ketika Bupati Sumedang Jalan Pagi Bareng Profesor Korea

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mendampingi Prof Junsook Ioseph Hwang Director of Global R&DB Center (GRC) and...

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono sidak SPPB di Bogor.(Foto: Humas BGN)

Kepala BGN: SPPG yang Tak Penuhi Standar Akan Ditindak Tegas

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, BOGOR - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memenuhi standar...

Logo BNPB,kejadian bencana, penanganan bencana

Kejadian Bencana & Penanganan BNPB, Jum’at 24 Juli 2026

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang berdampak pada masyarakat di beberapa wilayah Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat