BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menutup secara resmi gelaran The Champion Race Character Kota Bandung 2026, sebuah ajang yang tidak hanya menekankan prestasi peserta tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
Farhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari manajemen Ganesha Operation, Dinas Pendidikan Kota Bandung, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, forum pendidikan hingga para guru yang mendampingi peserta.
Farhan juga memberikan apresiasi khusus kepada para peserta yang telah menunjukkan perjuangan dan prestasi dalam mengikuti kompetisi tersebut.
“Terima kasih kepada anak-anakku yang telah menunjukkan prestasi dan perjuangan luar biasa,” kata Farhan di Cornerstone Auditorium Paskal Hyper Square, Selasa 15 September 2026 dikutip laman Pemkot Bandung.
Menurutnya, salah satu hal penting dalam pelaksanaan Champion Race Character adalah keterlibatan para juri yang berasal dari kalangan guru dan akademisi. Ia meminta agar hasil pelaksanaan kegiatan tidak berhenti sebagai kompetisi semata tetapi dapat dikaji secara lebih mendalam.
Farhan bahkan mendorong agar hasil kajian tersebut disusun menjadi karya ilmiah yang nantinya dapat dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Saya titip sekali lagi, Pak Kadis, Pak Sekdis dan seluruh jajaran, para dewan juri agar hasilnya dikaji, dijadikan sebagai sebuah paper ilmiah. Nanti kita akan lihat semoga perkembangannya bisa kita laporkan kepada kementerian,” ujarnya.
Ia berharap konsep Champion Race Character dapat dikembangkan dan diterapkan di daerah lain di Indonesia. Farhan menilai, kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menghadirkan model pendidikan karakter yang dapat direplikasi secara lebih luas.
“Mudah-mudahan bisa diduplikasi di seluruh Indonesia karena inilah Champion Race Character pertama di Indonesia,” ucapnya.
Farhan kemudian mengajak seluruh pihak memberikan apresiasi kepada para juri, guru, peserta dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kita beri apresiasi kepada para juri, guru, peserta dan seluruh pihak yang terlibat, karena tanpa mereka kegiatan seperti ini tidak akan terlaksana dengan baik,” tuturnya.







