• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tragis! Gadis Asal Cianjur Tewas Usai Dijadikan PSK ke Wisatawan Timur Tengah

Editor
Kamis, 26 Desember 2024 - 05:43
Ilustrasi.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, CIANJUR– Tragis! Nasib yang harus dialami seorang gadis asal Cianjur, Jawa Barat. Wanita sebagai korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut, tewas diduga over dosis setelah dijadikan pekerja seks komersial (PSK) kepada wisatawan Timur Tengah.

Terungkapnya kematian gadis asal Cianjur sebagai korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), berawal dari laporan pihak keluarga ke Markas Polres (Mapolres) Cianjur. Korban dilaporkan orangtuanya tewas diduga over dosis.

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

“Awalanya orangtua korban mendapat informasi, anaknya meninggal dunia diduga over dosis setelah sempat dirawat di rumah sakit. Informasi tersebut kemudian dilaporkan pihak keluarga kepada kami,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, saat dihubungi, Kamis (26/12/2024).

Tono mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah sakit. Salah seorang pelaku TPPO, berinisial DS alias Doken, yang membawa korban ke rumah sakit, diamankan.

Dari pengakuan DS, korban sebelumnya dijadikan wanita PSK (pekerja seks komersial). Korban dijadikan PSK untuk melayani pria wisatawan asal Timur Tengah yang sedang liburan di Bogor.

“Hasil penyelidikan, korban disuruh melayani wisatawan asal Timur Tengah yang sedang berlibur di Bogor. Pelaku TPPO (Tindak Pidana Perdangan Orang), DS sudah dijadikan tersangka, sedangkan seorang lagi masih dikejar,” ungkap Tono.

Tono menjelaskan, korban awalnya dijemput kedua pelaku di Jalan Siliwangi, Cianjur, untuk dibawa ke Bogor. Selanjutnya, korban disuruh melayani wisatawan asal Timur Tengah, dengan dijanjikan mendapat bayaran Rp.400 ribu sekali kencan.

Setelah dua hari korban ‘dijual’ kepada WNA hidung belang asal Timur Tengah, korban mengalami over dosis. Korban tewas setelah dibawa ke rumah sakit.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab korban mengalami overdosis. Apakah sengaja dicekoki obat, atau sebab lain, masih didalami,” jelas Tono.

Proses penyelidikan mengenai penyebab korban overdosis, berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bogor, wilayah tempat kejadian perkara (TKP). Satreskrim Polres Cianjur fokus dalam menangani perkara TPPO.(chd).

Tags: cianjurPSKtewaswisatawan

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.