• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 3 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tiga Peneliti Ahli Utama BRIN Dikukuhkan Jadi Profesor

Editor
Kamis, 25 April 2024 - 11:00
badan riset dan inovasi nasional mineral kritis

Badan Riset dan Inovasi Nasional

BANDUNG – Profesor Riset memiliki tanggung jawab besar sebagai teladan dan inspirator bagi periset lainnya. Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian mengatakan, status sebagai Profesor Riset harus ditunjukkan dengan kinerja yang semakin andal.

Lima poin penting yang dia garisbawahi adalah pertama, seorang profesor riset harus mampu melakukan riset berkualitas dan berkontribusi pada pengetahuan di bidang kepakaran terkait.

RelatedPosts

Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, Ketua Dewan Pers: Pers Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan yang Damai dan Adil

Harga Emas Batangan Antam Minggu 3/5/2026 Rp 2.796.000 Per Gram

Siapapun Lakukan Haji Ilegal Akan Ditindak!

Kedua, mampu membimbing periset lain ataupun mahasiswa. Ketiga, mampu memberikan ide, masukan, dan strategi dalam pengembangan kebijakan riset dan inovasi, baik di bidang kepakaran yang bersangkutan ataupun peran manajerial.

“Selanjutnya yang keempat, mampu berkolaborasi dengan berbagai mitra baik nasional maupun global. Dan yang terakhir adalah dapat berperan aktif tidak hanya pada ruang lingkup organisasi, namun juga secara luas sebagai pengabdian terhadap masyarakat,” kata Vian.

Ketiga peneliti ahli utama dengan kepakarannya masing-masing akan melakukan orasi ilmiah, yang merupakan saripati dari riset yang telah dilakukan selama ini.

PAKAR OPTIK

Isnaeni, dengan kepakaran Optik secara konsisten melakukan penelitian atas masalah efisiensi energi listrik dan pencemaran lingkungan, dengan menghadirkan quantum dots karbon sebagai solusinya.

“Quantum dots adalah partikel berukuran skala nanometer, di mana terjadi pengurungan elektron yang menyebabkan tingkat energi dalam quantum dots bersifat diskrit dan menghasilkan sifat yang unik,” jelas Isnaeni.

Sedangkan quantum dots karbon adalah jenis quantum dots yang dapat dibuat dari bahan limbah domestik, memiliki keunggulan sifat optik yang baik, dan mudah disintesis.

Penggunaan satu jenis quantum dots karbon pada LED berhasil menciptakan warna lampu kuning, merah, jingga, hingga putih. Selain tidak bersifat toksik, quantum dots karbon juga sensitif terhadap logam berat. “Hasil pengembangan ini tentu akan sangat bermanfaat bagi pemantauan polusi logam berat pada perairan sungai, danau, dan lautan,” katanya.

PAKAR CUACA

Sementara itu, Erma Yulihastin, dengan kepakaran Cuaca dan Iklim Ekstrem tekun melakukan penelitian terkait model prediksi hujan yang akurat untuk wilayah Indonesia. “Salah satu penyebab model global memiliki bias prediksi hujan terbesar di wilayah Indonesia adalah komposisi wilayah laut dan darat serta distribusi topografinya yang kompleks,” ungkap Erma.

Dijelaskannya, pengembangan metode kopel model antara komponen atmosfer dan laut berguna untuk memperbaiki prediksi onset hujan ekstrem berbasis model dinamik skala meso. Metode ini selanjutnya disebut Sistem Pendukung Keputusan Numerical-based Atmosphere-ocean prediction and Knowledge Using deep Learning Artificial Intelligence (NAKULA).

“Pengembangan NAKULA merupakan salah satu solusi kemandirian nasional dalam teknologi prediksi cuaca ekstrem agar dapat menghasilkan dataset prediksi cuaca resolusi tinggi untuk wilayah Indonesia,” tegas Erma.

PAKAR LAUT

Sedangkan Muhammad Reza Cordova, dengan kepakaran Pencemaran Laut mengungkapkan, Indonesia dianggap sebagai penghasil sampah plastik laut terbesar kedua. Namun, dari hasil riset yang dilakukannya, angkanya lebih kecil dua hingga enam kali dari klaim modelling secara global.

“Perhitungan tersebut menjadi dasar pengurangan kebocoran sampah plastik laut untuk periode delapan tahun, terhitung sejak 2018 sampai 2025, yakni sebesar 70 persen. Hal ini tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang penanganan sampah laut,” kata kandidat Profesor Riset termuda di BRIN ini.

Implementasi data dasar dan strategi yang dirumuskannya, menunjukkan bahwa selama periode 2018 hingga 2023, produksi sampah di laut di Indonesia diklaim sudah berkurang hingga 41 persen.

Tags: BRINPeneliti BRIN

Related Posts

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat.(Foto: Dok. Dewan Pers)

Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, Ketua Dewan Pers: Pers Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan yang Damai dan Adil

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis pers dalam menjaga...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Minggu 3/5/2026 Rp 2.796.000 Per Gram

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Minggu 2/5/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.796.000 per gram sebelum...

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi.(Foto: Humas Kemenhaj)

Siapapun Lakukan Haji Ilegal Akan Ditindak!

Editor
3 Mei 2026

Sejak 18 April hingga 1 Mei 2026, petugas Imigrasi RI telah mencegah keberangkatan 42 calon jemaah haji nonprosedural. SATUJABAR, JAKARTA...

Jemaah haji Indonesia di musim haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Info Haji 2026: Kemenhaj Pastikan Bayar Dam Jalur Resmi

Editor
3 Mei 2026

Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah di Madinah, yaitu Siti Sri Rahayu Sanusi dari kloter SOC-12 asal...

Stasiun Whoosh.(Foto: Dok. KCIC)

Penumpang Whoosh Capai 21.900 Saat Long Weekend Awal Mei

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - KCIC mencatat peningkatan volume penumpang Whoosh sekitar 15% dibandingkan dengan akhir pekan biasanya di saat warga menyambut...

(Foto: Diskominfo Kabupaten Sukabumi)

Hardiknas 2026: Pemkab Sukabumi Salurkan Beasiswa

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyalurkan beasiswa kepada siswa berprestasi pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026)....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.