• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Editor
Rabu, 17 Juni 2026 - 05:43
Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Dalam aksinya terbesar di Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah.

Aksi unjukrasa sekitar seribu mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat di depan Gedung DPRD, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, berlangsung, Rabu (17/06/2026) sore. Aksi unjukrasa tersebut, sebagai aksi mahasiswa terbesar di Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir.

RelatedPosts

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan menyampaikan kritik kepada pemerintah atas kondisi bangsa yang sedang menghadapi banyak persoalan serius, mulai dari ekonomi hingga demokrasi. Aksi unjukrasa diawali dengan longmarch dari kawasan Pusat Dakwah Islam (Pusdai) menuju Gedung DPRD Jawa Barat. Sepanjang perjalanan, mahasiswa mengusung bendera organisasi, spanduk dan poster tuntutan, hingga berbagai atribut.

Mahasiswa juga mengusung replika alat hukuman pancung sebagai simbol atas matinya keadilan dan semakin menyempitnya ruang demokrasi. Poster berisi kritik terhadap kemimpin bangsa dan kebijakan-kebijakan pemerintah.

Di depan Gedung DPRD, massa memadati ruas jalan dan bergantian menyampaikan orasi. Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti berbagai isu nasional yang dianggap berdampak langsung terhadap masyarakat.

Mahasiswa menilai pemerintah harus lebih serius merespons persoalan ekonomi, kenaikan biaya hidup, serta berbagai kebijakan tidak berpihak kepada rakyat. Aksi unjukrasa diwarnai teatrikal menggambarkan keresahan mahasiswa terhadap arah kepemimpinan bangsa dan tata kelola pemerintahan yang makin jauh terhadap keberpihakan dan kesejahteraan rakyat.

Koordinator BEM Jawa Barat, Muhammad Risaldi, mengungkapkan aksi unjukrasa merupakan bentuk dari keresahan mahasiswa atas kondisi bangsa saat ini. Mahasiswa turun ke jalan dengan jumlah besar dan kekuatannya akan lebih besar lagi.

“Hari ini kita melakukan aksi dari BEM Seluruh Indonesia di Jawa Barat. Aksi kali ini datang dari sekitar 23 kampus dengan jumlah estimasi sekitar 1.200 lebih,” ungkap Risaldi dalam orasinya.

Pergerakan mahasiswa diklaim bukanlah reaksi sesaat. Aksinya puncak keresahan yang kerap diabaikan oleh pemerintah.

“Ini merupakan bentuk kekecewaan dan juga akumulasi kemarahan dari kami, yang sering kali menyuarakan aspirasi, tapi sama sekali tidak didengar,” tegas Risaldi.

Mahasiswa juga menyoroti gaya komunikasi pimpinan negara. Banyak pernyataan tidak substansial, statement-statement tidak perlu dan tidak penting yang dikeluarkan oleh Prabowo sebagai pemimpin negara.

Lebih dari setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, belum ada langkah strategis dan nyata bagi masyarakat. Di sisi lain, ruang demokrasi dan kebebasan berpendapat tergerus dengan banyaknya tahanan politik.

“Dalam satu tahun lebih Prabowo-Gibran berjalan, sama sekali tidak ada solusi-solusi maupun langkah strategis. Solusi dan langkah strategis khususnya berpihak untuk menyejahterakan rakyat,” jelas Rusaldi.

Sementara itu, perwakilan Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB), Nahdah Nabillah, menyuarakan sejumlah pokok pikiran terkait pengelolaan fiskal dan program ekstraktif pemerintah. Bagaimana langkah-langkah tanggung jawab fiskal untuk bisa memperbaiki tata kelola dan hal-hal yang berhubungan dengan program-program ekstraktif.

KM ITB menekankan perlunya perbaikan program Makan Bergizi Gratis, atau MBG, agar lebih tepat sasaran. Perbaikan koordinasi internal dan sistem komunikasi publik pemerintah juga menjadi sorotan.

Perlu adanya realokasi anggaran dan pengeluaran untuk mendorong daya beli masyarakat di Indonesia saat ini dan juga untuk manufaktur. Pemerintah harus segera memperbaiki koordinasi internal dan membangun sistem komunikasi efektif, karena masyarakat saat ini butuh suatu yang berbasis data, jadi tidak ada lagi polarisasi di mana suara masyarakat semakin pecah.

BEM Seluruh Indonesia di Jawa Barat menyampaikan tujuh tuntutan utama kepada pemerintah, antaralain:

1. Menstabilkan nilai tukar rupiah dan menurunkan harga BBM.

2. Melakukan evaluasi mendalam terhadap program Keluarga Daerah Miskin (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

3. Menyelamatkan APBN dari praktik pemborosan anggaran.

4. Membenahi sistem komunikasi kepresidenan.

5. Mencabut Undang-Undang TNI dan Polri.

6. Mengevaluasi total jajaran kabinet yang dianggap inkompeten.

7. Menegakkan Hak Asasi Manusia (HAM) dan melawan segala bentuk impunitas.

Aksi unjukrasa mahasiswa mendapat pengawalan aparat kepolisian. Aparat kepolisian berjaga di sekitar Gedung DPRD dengan membentuk barikade pengamanan untuk memastikan aksi unjukrasa berlangsung kondusif

Tags: BEM Seluruh Indonesia Jawa BaratGedung DPRD Jawa Baratjawa baratkota bandungMahasiswa Berunjukrasa Kepung Gedung DPRD JabarTujuh Tuntutan Mahasiswa

Related Posts

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Editor
17 Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar saat rapat di...

Sistem koridor biometri di imigrasi saat kepulangan jemaah haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Editor
17 Juni 2026

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem keimigrasian biometrik SATUJABAR, SURABAYA –...

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP Pertamina.(Foto: Istimewa)

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Editor
17 Juni 2026

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat....

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kasus Penipuan Darmawangsa Wedding di Bandung, Polda Jabar Buru Pemilik

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan pemilik Darmawangsa Wedding di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sedang dalam penyelidikan polisi....

Ilustrasi klinik kecantikan.(Foto: Pexels)

Klinik Kecantikan Ilegal di Bali Ditutup

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Klinik kecantikan ilegal di Bali resmi ditutup oleh Pemerintah Daerah setempat setelah terbukti menyelenggarakan layanan estetika medis...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.