• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
Rabu, 17 Juni 2026 - 02:16
Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, KUNINGAN–Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kebakaran yang mengakibatkan kerugian materi ratusan juta rupiah, diduga karena korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran menghanguskan bangunan kandang ayam dan burung puyuh, di Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (17/06/2026) pagi. Bangunan kandang ayam dan burung puyuh tersebut, milik warga bernama Andi.

RelatedPosts

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Menurut Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, peristiwa kebakaran terjadi pukul 04.00 WIB. Sebelum kejadian, Andi sempat pulang ke rumah, dan saat kembali lagi kobaran api sudah membakar bangunan kandang miliknya.

Andi bersama warga setempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, kobaran api yang makin membesar, warga segera menghubungi Pemadam Kebakaran Kuningan, untuk meminta bantuan.

“Awalnya, sekitar jam dua pagi, pemilik kandang, Andi pulang dulu ke rumah. Saat kembali lagi jam empat pagi, Andi melihat kobaran api membakar bangunan kandang miliknya,” ujar Andri, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (17/06/2026).

Petugas Pemadam Kebakaran Kuningan yang tiba di lokasi, langsung melakukan upaya pemadaman. Upaya pemadaman sempat tekendala sumber air yang lokasinya cukup jauh.

Kobaran api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Selain meluluhlantakkan bangunan kandang, ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang.

Di dalam bangunan kandang terdapat 2.000 ekor ayam dan 7.000 ekor burung puyuh, semuanya mati terpanngang. Pemilik kandang seluas 12 x 20 meter, harus menelan kerugian materi diperkirakan lebih dari Rp.300 juta.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik di area kandang. Kebakaran sempat menimbulkan kepanikan bagi warga setempat.

Masyarakat diimbau agar waspada terhadap potensi terjadi kebakaran yang dipicu penggunaan listrik, tungku, gas, maupun aktivitas pembakaran sampah.

Masyarakat diminta selalu memeriksa dan membersihkan selang gas, regulator, menghindari penggunaan stopkontak secara bertumpuk, serta menggunakan kabel maupun lampu listrik yang telah memenuhi standar SNI, mencegah terjadi korsleting.

Tags: jawa baratKabupaten KuninganKebakaran Kandang Ayam dan PuyuhRibuan Ekor Ayam dan Burung Puyuh Terpanggang

Related Posts

Situasi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis (8/10). Kondisi yang terjadi sejak pagi hari mengganggu aktivitas masyarakat setempat. (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Desna Dwinda Jatnika)

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Editor
8 Oktober 2026

PALEMBANG – Di tengah upaya penanganan intensif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, kabut asap masih dirasakan...

Presiden Prabowo Subianto saat sambutan di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: Kemenhaj)

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melanjutkan strategi hilirisasi industri nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Sebanyak 34 jemaah umrah asal Bekasi dan Jakarta sempat tertahan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara,...

Jemaah haji 2026 tiba di Bandara Kertajati Majalengka.(Foto: Humas Kemenhaj)

Biaya Haji 2027 Disubsidi Rp 3 Juta, MUI Apresiasi

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH  Asrorun Niam Sholeh, memberikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo...

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin.(Foto:Istimewa).

Tersangka Korupsi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin Dicekal ke Luar Negeri

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri buat Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Syaefudin telah...

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: BPMI Setneg)

Presiden Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel Rp 180 Triliun

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.