• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 13 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
Rabu, 17 Juni 2026 - 02:16
Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, KUNINGAN–Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kebakaran yang mengakibatkan kerugian materi ratusan juta rupiah, diduga karena korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran menghanguskan bangunan kandang ayam dan burung puyuh, di Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (17/06/2026) pagi. Bangunan kandang ayam dan burung puyuh tersebut, milik warga bernama Andi.

RelatedPosts

3 Kendaraan Terlibat Tabrakan di Jalur Pantura Indramayu, 10 Orang Tewas

Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah melalui Gernas RANA

Penyebab Ledakan di Toko Material Bangunan di Purwakarta Belum Bisa Dipastikan

Menurut Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, peristiwa kebakaran terjadi pukul 04.00 WIB. Sebelum kejadian, Andi sempat pulang ke rumah, dan saat kembali lagi kobaran api sudah membakar bangunan kandang miliknya.

Andi bersama warga setempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, kobaran api yang makin membesar, warga segera menghubungi Pemadam Kebakaran Kuningan, untuk meminta bantuan.

“Awalnya, sekitar jam dua pagi, pemilik kandang, Andi pulang dulu ke rumah. Saat kembali lagi jam empat pagi, Andi melihat kobaran api membakar bangunan kandang miliknya,” ujar Andri, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (17/06/2026).

Petugas Pemadam Kebakaran Kuningan yang tiba di lokasi, langsung melakukan upaya pemadaman. Upaya pemadaman sempat tekendala sumber air yang lokasinya cukup jauh.

Kobaran api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Selain meluluhlantakkan bangunan kandang, ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang.

Di dalam bangunan kandang terdapat 2.000 ekor ayam dan 7.000 ekor burung puyuh, semuanya mati terpanngang. Pemilik kandang seluas 12 x 20 meter, harus menelan kerugian materi diperkirakan lebih dari Rp.300 juta.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik di area kandang. Kebakaran sempat menimbulkan kepanikan bagi warga setempat.

Masyarakat diimbau agar waspada terhadap potensi terjadi kebakaran yang dipicu penggunaan listrik, tungku, gas, maupun aktivitas pembakaran sampah.

Masyarakat diminta selalu memeriksa dan membersihkan selang gas, regulator, menghindari penggunaan stopkontak secara bertumpuk, serta menggunakan kabel maupun lampu listrik yang telah memenuhi standar SNI, mencegah terjadi korsleting.

Tags: jawa baratKabupaten KuninganKebakaran Kandang Ayam dan PuyuhRibuan Ekor Ayam dan Burung Puyuh Terpanggang

Related Posts

Lokasi tabrakan maut mengakibatkan 10 orang tewas di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu.(Foto:Istimewa).

3 Kendaraan Terlibat Tabrakan di Jalur Pantura Indramayu, 10 Orang Tewas

Editor
12 Juli 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Kecelakaan maut di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengakibatkan sepuluh orang tewas. Kecelakaan maut terjadi di kawasan Lohbener,...

Pemerintah memperkuat pelindungan anak di pesantren dan madrasah melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA). - Untuk mengakses berbagai layanan Kementerian Agama, silakan kunjungi https://kemenag.go.id/layanan . Melalui portal ini, Anda dapat memperoleh informasi terkini mengenai, regulasi, pendidikan keagamaan, agenda nasional, publikasi digital, serta berita Kemenag dari pusat dan daerah.(Foto: Humas Kemenag)

Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah melalui Gernas RANA

Editor
12 Juli 2026

JAKARTA - Pemerintah memperkuat pelindungan anak di pesantren dan madrasah melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA)....

Lokasi terjadinya ledakan di toko material bangunan di Jalan Raya Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.(Foto:Istimewa).

Penyebab Ledakan di Toko Material Bangunan di Purwakarta Belum Bisa Dipastikan

Editor
12 Juli 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Penyebab ledakan hebat di toko material bangunan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, belum bisa dipastikan. Polres Purwakrta masih menunggu...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Ledakan Hebat di Toko Material Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas

Editor
12 Juli 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Insiden ledakan hebat menghancurkan sebuah toko material bangunan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Selain menghancurkan toko material, ledakan tersebut...

Polres Bogor terapkan skema one-way, atau satu arah, di jalur Puncak.(Foto:Istimewa).

Jalur Puncak Satu Arah Usai Libur Sekolah

Editor
12 Juli 2026

SATUJABAR, BOGOR - Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di Jalur Puncak pada Minggu (12/7/2026),...

Kapal MSC ARIA III tiba di Pelabuhan Patimban pada Kamis, 9 Juli 2026, dan bertolak menuju Pasir Gudang, Johor, Malaysia pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 19.45 LT setelah menyelesaikan kegiatan muat peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Pelabuhan Patimban Catat Layanan Perdana Rute Peti Kemas Internasional

Editor
12 Juli 2026

SATUJABAR, SUBANG — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban mengemukakan kapal MSC ARIA III telah menyelesaikan layanan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat