• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 30 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Status Gunung Marapi Diturunkan Jadi Level II WASPADA

Editor
Selasa, 02 Juli 2024 - 06:23
Status Gunung Marapi diturunkan jadi level II WASPADA, terhitung mulai 1 Juli 2024 pukul 15:00 WIB oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Status Gunung Marapi diturunkan jadi level II WASPADA, terhitung mulai 1 Juli 2024 pukul 15:00 WIB oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (IMAGE: PVMBG Kementerian ESDM)

BANDUNG – Status Gunung Marapi diturunkan jadi level II WASPADA, terhitung mulai 1 Juli 2024 pukul 15:00 WIB oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sebelumnya status tingkat aktivitas G. Marapi adalah Level III (Siaga), kemudian status Gunung Marapi diturunkan.

RelatedPosts

Momen Hari Mangrove Sedunia, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan Perkuat Ketahanan Pesisir Indramayu

Lulusan Terbaik IPDN 2026 dari Keluarga Sederhana, Presiden: Bukti Meritokrasi

Pengemudi Ojol Diki Akbari Belum Ditemukan, Ditanya Terus 4 Anaknya

Meski demikian Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid meminta masyarakat untuk tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) G. Marapi.

“Aktivitas Vulkanik G, Marapi dalam beberapa waktu kebelakang menunjukkan penurunan. Sejak erupsi utama 3 Desember 2023 hingga saat ini gempa Erupsi berfluktuasi, menunjukkan penurunan, dan secara harian mulai jarang terjadi dan Grafik deformasi tiltmeter secara umum memperlihatkan penurunan (deflasi) yang mengindikasikan kecenderungan pengempisan pada tubuh G. Marapi,”ungkap Wafid di Bandung (1/7/2024) melalui siaran pers.

Beragam indikator yang di miliki PVMBG dari pusat pemantauan G, Marapi juga menunjukkan penurunan termasuk Grafik deformasi tiltmeter dan Laju emisi (fluks) gas SO2 G. Marapi (dari satelit Sentinel) yang juga dapat mengindikasikan pasokan magma dari kedalaman secara umum memperlihatkan penurunan.

“Berdasarkan evaluasi data-data di atas maka secara umum aktivitas G. Marapi cenderung menurun dan relatif stabil terutama dalam dua minggu terakhir. Potensi terjadinya erupsi masih tetap ada yang merupakan pelepasan dari sisa energi untuk menuju kondisi kesetimbangan. Jika tidak terjadi peningkatan pasokan magma kembali maka erupsi yang dapat terjadi diperkirakan akan berskala kecil dengan potensi bahaya dari lontaran material letusan berada di sekitar puncak G. Marapi di dalam wilayah radius 3 km,”jelas Wafid.

Selain meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah, Dalam status Waspada ini Kepala Badan Geologi juga meminta masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. “Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA),”tutupnya.

Deskripsi

Gunungapi Marapi (2891 mdpl) secara administratif terdapat di dalam wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat yang dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi yang berada di Jl. Prof. Hazairin No. 168 Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Gunungapi Marapi termasuk sering mengalami erupsi. Sejak tahun 1807 erupsi memiliki masa istirahat terpendek kurang dari 1 tahun dan terlama 17 tahun (rata-rata istirahat 3,5 tahun). Karakter erupsi G. Marapi bersifat eksplosif dan juga efusif. Sejak awal tahun 1987 sampai sekarang erupsinya bersifat eksplosif yang berpusat di Kawah Verbeek.

Aktivitas erupsi eksplosif biasanya disertai dengan suara gemuruh dengan produk erupsi dapat berupa abu, pasir, lapili dan terkadang juga diikuti oleh lontaran material pijar dan bom vulkanik. Periode erupsi terakhir dimulai sejak terjadinya erupsi utama pada 3 Desember 2023 pukul 14:54 WIB yang menghasilkan tinggi kolom abu sekitar 3000 meter di atas puncak (5891 mdpl) dan disertai dengan aliran piroklasik ke arah barat laut dengan jarak luncur sejauh 3 km dari puncak.

Pasca erupsi utama, rangkaian erupsi secara tidak kontinyu masih berlanjut hingga tahun 2024, dan sampai evaluasi ini dibuat, letusan terakhir yang tercatat adalah pada 28 Juni 2024. Sebagai upaya mitigasi, tingkat aktivitas G. Marapi telah dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak tanggal 9 Januari 2024 pukul 18:00 WIB.

Tags: ESDMGunung MarapiPVMBG

Related Posts

Memperingati Hari Mangrove Sedunia (World Mangrove Day) 2026, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan tanam 11.000 bibit mangrove jenis Rhizophora dan kegiatan bersih pantai di kawasan Pantai Eretan Blok Kalimenir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.(Foto: Istimewa)

Momen Hari Mangrove Sedunia, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan Perkuat Ketahanan Pesisir Indramayu

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BALONGAN - Memperingati Hari Mangrove Sedunia (World Mangrove Day) 2026, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan bersama unit...

Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, pada Rabu (29/07/2026).(Foto: Setneg)

Lulusan Terbaik IPDN 2026 dari Keluarga Sederhana, Presiden: Bukti Meritokrasi

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman serta pemerataan akses pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal tersebut...

Diki Akbari, pengemudi ojek online (ojol), warga Kelurahan Sukapada (Cicadas,), Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, dilaporkan hilang, sejak Sabtu (25/07/2026) malam.

Pengemudi Ojol Diki Akbari Belum Ditemukan, Ditanya Terus 4 Anaknya

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pengemudi ojek online (ojol), Diki Akbari, yang dilaporkan hilang oleh istrinya, setelah keluar rumah menerima orderan mengantarkan pesanan makanan,...

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Kampung Sosial di Desa Tugumulya, Kecamatan Darma, Rabu (29/7/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kampung Sosial Diluncurkan di Tugumulya Kuningan

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Kampung Sosial di Desa Tugumulya, Kecamatan Darma,...

Pembukaan akses jalan secara tidak sah di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tetapkan Dua Tersangka Pembuka Jalan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, LAMPUNG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan),...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita: Penyelenggaraan Pendidikan Harus Didukung Regulasi yang Adaptif, Berkeadilan, dan Tepat Sasaran

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat