BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) sekaligus Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI Agita Nurfianti mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga, mengembangkan, dan melestarikan seni budaya Nusantara sebagai bagian dari identitas dan jati diri bangsa. Pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kekayaan tradisi daerah tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Hal tersebut disampaikan Agita saat menghadiri kegiatan Sarasehan dan Pagelaran Kesenian Daerah “Digjaya Buahbatu ka Jomantara” dengan tema “Bersama DPD RI Melestarikan Warisan Nusantara” di GOR Sawo Endah 21, Jalan Ciwastra, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Kamis (5/11/2026).
Dalam sambutannya, Agita menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian seni dan budaya daerah. Menurutnya, Indonesia, khususnya Jabar, memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Kekayaan ini bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan identitas dan jati diri bangsa yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus.
Lebih lanjut ia mengatakan, kekayaan budaya Indonesia bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan identitas dan jati diri bangsa yang harus terus dijaga, dikembangkan, serta diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, upaya pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah maupun para pelaku seni.
Agita juga mengapresiasi keterlibatan anak-anak dan generasi muda dalam pagelaran kesenian, antara lain melalui penampilan tari tradisional dan pencak silat. Partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan seni budaya daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

Ia berharap kegiatan “Digjaya Buahbatu ka Jomantara” tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, kreativitas, dan kolaborasi antara masyarakat, seniman, budayawan, generasi muda, serta pemerintah dalam mengembangkan potensi seni budaya daerah.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat, seniman, budayawan, generasi muda, dan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat menjaga warisan budaya Nusantara semakin tumbuh di tengah masyarakat. Pelestarian budaya bukan hanya tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga memastikan seni dan nilai-nilai luhur bangsa tetap relevan, berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi masa depan.
Selanjutnya, Agita menegaskan komitmennya untuk turut menyuarakan aspirasi masyarakat dan para pelaku seni agar pelestarian budaya daerah memperoleh perhatian serta dukungan yang berkelanjutan. Menurutnya, dukungan terhadap aktivitas komunitas seni, sanggar, dan ruang pertunjukan merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem kebudayaan yang terus berkembang.
“Sebagai Anggota DPD RI dari Jawa Barat, saya berkomitmen untuk turut menyuarakan aspirasi masyarakat dan para pelaku budaya agar pelestarian kesenian daerah mendapat perhatian dan dukungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
“Akhir kata, saya mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga Digjaya Buahbatu ka Jomantara menjadi ruang silaturahmi, kreativitas, dan penguatan kecintaan terhadap budaya Nusantara,” pungkas Agita.
Bertindak sebagai narasumber kegiatan ini Suherman dari Cipta Tri Buana Sakti, Iman Jimbot, Warin dari Lingga Seni Teja Mantri, dan Ujang Samsudin dari Jingga Buana. Turut hadir pada kegiatan ini Camat Buahbatu Sri Kurniasih dan Lurah Margasari Wahyu Ahmad Affandi beserta jajaran, dan juga para tokoh masyarakat, seniman, budayawan, serta masyarakat setempat.







