• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ratusan Siswa di Jawa Barat Keracunan MBG, Pemprov Minta Maaf

Editor
Jumat, 19 September 2025 - 05:03
Ilustrasi siswa menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Istimewa).

Ilustrasi siswa menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Keracunan massal dialami ratusan siswa usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah di Jawa Barat. Kasus keracunan siswa yang terjadi di Kabupaten Cuanjur, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Tasikmalaya, disesalkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, yang menyatakan prihatin dan minta maaf.

Kasus keracunan massal di Kabupaten Cianjur, menimpa 36 siswa, pada Kamis (11/9/2025). Korban keracunan lebih besar di Kabupaten Garut, dialami 569 siswa, terjadi Selasa (16/09/2025).

RelatedPosts

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Para siswa mengalami keracunan setelah menyantap menu yang disediakan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para korban dilarikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit.

Kasus terbaru terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, menimpa siswa Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Cikalong. Jumlah siswa keracunan usai menyantap menu program MBG, hinga Jum’at (19/09/2025), sebanyak 17 siswa menjalani perawatan di Puskesmas Cikalong dan klinik swasta.

Kasus keracunan massal siswa setelah menyantap menu program MBG, direspon Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman,nmengaku prihatin dan menyesalkan peristiwa keracunan siswa kembali terjadi di Jawa Barat.

Herman mengatakan, peristiwa keracunan dialami siswa setelah menyantap menu program MBG akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi kesehatan maupun manajemen pelaksanaan program.

“Kami prihatin dan menyesalkan dengan kejadian di beberapa kabupaten. Ini menjadi pembelajaran, yang harus diantisipasi dan dimitigasi ke depan, tidak boleh ada lagi kejadian serupa,” ujar Herman dalam keterangannya, Jum’at (19/09/2025).

Herman menegaskan, Pemprov Jabar sudah menugaskan Dinas Kesehatan segera mengidentifikasi penyebab keracunan. Pemeriksaan laboratorium untuk memastikan, keracunan disebabkan bakteri atau faktor lain.

“Kami sudah tugaskan Kadis Kesehatan mengecek kenapa sampai bisa terjadi lagi, sehingga bisa diidentifikasi penyebabnya. Ini catatan agar ke depan semua SPPG harus bisa menjamin soal kesehatan dengan uji laboratorium yang lebih ketat lagi,” tegas Herman.

Herman juga menekankan perlunya perbaikan di sisi manajerial. Dinas Sosial Jawa Barat diminta berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota, petugas BGN (Badan Gizi Nasiona), serta penyedia menu makanan MBG.

“Kami sudah tugaskan juga Dinas Sosial berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota,,petugas BGN, SPPG soal manajemen pengelolaan dapur di lapangan agar bisa optimal. Itu kan ada perencanaannya,” ungkap Herman.

Pemprov Jawa Barat akan mengadakan konsolidasi bersama pihak-pihak terkait. Konsolidasi membahas kronologi, SOP (standar operasional prosedur) pelaksanaan, hingga mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Herman mengakui pelaksanaan di lapangan belum optimal dan perlu pengawasan lebih ketat. Herman menyampaikan permintaan maaf Pemprov Jawa Barat kepada masyarakat terdampak, khususnya para siswa korban keracunan.

“Intinya makanan harus higienis, pengelolaan harus manajebel, perencanaan harus mantap. Disajikan apa, siapa yang memasak, bagaimana mengelolanya, semua harus jelas. SOP sebenarnya sudah tegas dari BGN, tinggal dikawal dan dilaksanakan secara baik di lapangan,” tutup Herman.

Tags: Herman Suryatmanjawa baratKabupaten Cianjurkabupaten garutkabupaten tasikmalayaPemprov Jawa BaratSekda Jawa BaratSiswa Keracunan Menu MBG

Related Posts

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Kementerian Lingkungan Hidup menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall) milik PT MSE di Sungai Porong, Kabupaten Mojokerto.(Foto: Humas Kementerian LH)

Kementerian LH Tindak Perusahaan Pencemar Lingkungan

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall)...

Terduga pemburu rusa di TN Komodo.(Foto: Humas Kemenhut)

Buron 9 Bulan, Terduga Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap

Editor
30 Agustus 2026

BIMA - Kementerian Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara berhasil...

Tim gabungan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan.(Foto: Kementerian LH)

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla di Kalimantan

Editor
30 Agustus 2026

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dipusatkan di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026) sebagai pusat pengendalian. PALANGKA RAYA...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.