• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polda Jabar Bantah Intervensi BAP dalam Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon

Editor
Jumat, 17 Mei 2024 - 04:56
Polda Jabar telah menetapkan Pegi alias Perong, Andi, serta Dani, 3 orang pelaku buron dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon sebagai DPO.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar telah menetapkan Pegi alias Perong, Andi, serta Dani, 3 orang pelaku buron dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon sebagai DPO.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat membantah adanya intervensi penyidik dalam proses berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus pembunuhan Vina Dewi (16) dan Muhammad Rizky alias Eki (16).

Polda Jawa Barat juga telah memastikan kasus pembunuhan pasangan kekasih di Kabupaten Cirebon, pada 27 Agustus 2016 lalu tersebut, tetap bergulir dan upaya pencarian terhadap tiga pelaku yang hingga saat ini masih buron dan sudah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang), terus dilakukan.

RelatedPosts

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, menegaskan, tidak ada perubahan berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus pembunuhan pasangan kekasih, Vina dan Eki.

Menurut Surawan, faktanya bukan perubahan BAP, melainkan pencabutan keterangan para tersangka dalam BAP. Pencabutan keterangan dalam BAP-nya juga bukan atas intervensi, atau di bawah pengaruh penyidik saat itu.

“Sama sekali tidak ada perubahan BAP. Justru yang terjadi, para tersangka sendiri yang mencabut keterangan dalam BAP-nya, baik saat menjalani pemeriksaan saat di Mapolda Jabar, tahun 2016 lalu, maupun saat dalam persidangan,” tegas Surawan, kepada wartawan, Jumat (17/05/2024).

Pernyataan Surawan tersebut sekaligus membantah kecurigaan adanya intervensi Polda Jabar (penyidik) saat proses pemeriksaan para tersangka dalam kasus pembunuhan pasangan, Vina dan Eki.

Hotman Paris

Kecurigaan para tersangka di bawah pengaruh, disampaikan pengacara kondang, Hotman Paris, terkait perubahan BAP dari 8 tersangka yang saat ini sudah menjadi terpidana.

Hotman menyebutkan, kedelapan terpidana menghapus keterangan dalam BAP, soal keterlibatan tiga orang terduga pelaku lain yang saat ini masih buron.

“Dalam BAP, keterangan yang menyebutkan keterlibatan tiga pelaku DPO, dihapus. Keterangan 8 orang tersebut saat diperiksa sebagai tersangka” ujar Hotman dalam keterangan pers, Kamis (16/05/2024).

Hotman bersama keluarga korban kemudian mendesak Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, memerintahkan penyidikan ulang atas kasus pembunuhan Vina dan Eki, yang dinilai sarat kejanggalan karena adanya perubahan BAP dan telah menyita perhatian masyarakat.

“Ini pasti ada pengaruh besar dari oknum aparat di Jawa Barat. Delapan orang tersangka (sudah jadi terpidana) menyatakan ada tiga lagi pelaku saat di-BAP. Tapi pada perkembangannya, kok bisa mereka merubah BAP tersebut. Ada apa di balik ini,” ungkap Hotman.

Hotman menambahkan, sebagai ahli hukum pasti tahu dan orang biasa pun tahu. Sehingga ada apa di balik delapan orang yang tadinya bersama-sama mengakui ada keterlibatan tiga orang pelaku lagi (DPO), tentu itu bukan sebatas ilusi atau karangan semata.

Tetap Bergulir

Polda Jabar telah memastikan kasus pembunuhan terhadap pasangan kekasih Vina dan Eki tetap bergulir dan upaya pencarian tiga pelaku yang masih buron, dan sudah dijadikan DPO, terus dilakukan.

Ketiga orang DPO tersebut, yakni bernama Pegi alias Perong, Andi, serta Dani. Polda Jabar juga telah menyebarluaskan identitasnya, bahkan, Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri juga turut membantu upaya untuk bisa menangkap ketiga DPO tersebut.

Kasus pembunuhan terhadap Vina Dewi dan Muhammad Rizky alias Eki, terjadi pada 27 Agustus 2016, di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kasus Pembunuhan juga disertai tindakan pemerkosaan terhadap korban.

Kedua korban dibunuh secara sadis oleh anggota geng motor. Setelah membunuh korban, para pelaku merekayasa seolah-olah keduanya tewas karena musibah kecelakaan.

Dari total 11 pelaku, polisi baru berhasil menangkap 8 orang. Sementara tiga lainnya berstatus buron dan dinyatakan sebagai DPO hingga saat ini.

Ketiga DPO bernama Dani, Andi, dan Pegi alias Perong, juga belum bisa dipastikan asli atau palsu.

Namun, Polda Jabar telah berusaha menelusurinya melalui sekolah, orangtua, hingga kerabat, untuk bisa memastikan kebenaran identitasn dan keberadaan ketiga orang DPO tersebut.

Tags: Kasus Vina CirebonVina Cirebon

Related Posts

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Selasa 3/11/2026 Senilai Rp 2.541.000 Per Gram

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Selasa 3/11/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.541.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.