• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Percepat Operasional RDF Nambo, Pemkot Bogor Tunggu Kesiapan Pemprov

Editor
Rabu, 10 September 2025 - 06:51
(Foto: Dok. Humas Pemkab Bogor)

(Foto: Dok. Humas Pemkab Bogor)

SATUJABAR, JAKARTA – Upaya mempercepat operasional Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) di Lulut Nambo kembali dibahas dalam rapat lanjutan yang digelar di Ruang Rapat Kalpataru, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, ke Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo pada Agustus lalu.

RelatedPosts

Viral Jadi Buronan di Media Sosial, Taufik Hidayat Panik Lalu Menyerahkan Diri

Bebas Visa Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia

Rokok Ilegal Dimusnahkan Senilai Rp 32,95 Miliar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini menunggu langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menindaklanjuti pengoperasian fasilitas RDF tersebut.

“Ini rapat lanjutan dari kunjungan ke Nambo. Sampai saat ini, kami masih menunggu kesiapan dari pihak provinsi. Kami dari Kota Bogor tinggal menunggu,” jelas Denny melalui keterangan resmi.

 

Harapan Agar RDF Segera Beroperasi

Menurutnya, RDF Nambo tidak hanya penting untuk Kota Bogor, tapi juga dibutuhkan oleh beberapa kabupaten/kota lain di sekitarnya guna meningkatkan efektivitas dan produktivitas pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.

Denny berharap pembahasan yang dilakukan dalam rapat ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Jawa Barat agar RDF Nambo bisa segera beroperasi penuh.

“Kami sangat berharap RDF Nambo bisa segera produktif, karena manfaatnya akan dirasakan banyak daerah,” ujarnya.

 

TPA Galuga Masih Memadai, Tapi…

Meski saat ini Kota Bogor masih mengandalkan TPA Galuga sebagai lokasi pembuangan akhir, Denny menegaskan bahwa pengoperasian RDF tetap penting untuk mengurangi beban jangka panjang.

“TPA Galuga luasnya 38 hektare, dan yang terpakai baru sekitar 8 hektare. Secara kapasitas memang masih cukup. Tapi kalau RDF Nambo aktif, itu akan sangat membantu kami,” pungkasnya.

Tags: RDF Nambo

Related Posts

Taufik Hidayat (30), pelaku penyekapan dan penganiayaan saat dibawa ke Mapolda Jabar.(Foto:Istimewa).

Viral Jadi Buronan di Media Sosial, Taufik Hidayat Panik Lalu Menyerahkan Diri

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pelarian Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya YT, wanita muda berusia 25 tahun, berakhir dengan kembali ke...

Wisatawan.(Foto: Dok. Kemenpar)

Bebas Visa Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai kebijakan Bebas Visa Kunjungan atau BVK merupakan salah satu instrumen strategis untuk memperkuat...

Pemusnahan rokok ilegal di Garut.(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kabupaten Garut)

Rokok Ilegal Dimusnahkan Senilai Rp 32,95 Miliar

Editor
24 Juni 2026

Rokok ilegal dimusnahkan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (24/6/2026). Dihadiri Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Dirjen Bea Cukai, Letjen...

Pembongkaran bangunan liar di Jalan Dipati Ukur.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bangunan Liar di Jalan Dipati Ukur Dirubuhkan

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bangunan liar di kawasan Monumen Perjuangan Jalan Dipatiukur ditertibkan pada Rabu, 24 Juni 2026. Jumlahnya capai 63...

perekonomian,transaksi,digital.bank indonesia

Kemendag Komit Lindungi Konsumen Marketplace

Editor
24 Juni 2026

Kemendag telah meminta klarifikasi kepada PT Tokopedia (TikTok Shop by Tokopedia) guna memperoleh penjelasan atas pengaduan konsumen beserta tindak lanjut...

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin: Industri Komponen Otomotif Tetap Beroperasi Normal

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menindaklanjuti pemberitaan yang berkembang terkait dugaan relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam, Menteri Perindustrian,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.