• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 9 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemerintah Optimalkan Produksi Migas Melalui Teknologi dan Kerja Sama Internasional

Editor
Minggu, 22 September 2024 - 09:04
tambang migas minyak dan gas

Kontraktor kontrak kerja sama diminta segera produksi blok migas potensial atau mengembalikannya kepada pemerintah, menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).(FOTO: Humas Kementerian ESDM)

RelatedPosts

Jadi Tersangka kasus Penipuan Cek Kosong Rp.3 Miliar, Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Ditahan

Wartawan dan Polisi Gadungan di Sumedang Ditangkap Peras dan Sekap Kurir Paket

Nelayan Indonesia Hanyut Ke Malaysia, KJRI Turun Tangan

BANDUNG – Pemerintah Indonesia terus berupaya mengoptimalkan produksi migas dengan berbagai langkah, termasuk penerapan teknologi baru, reaktivasi lapangan/sumur idle, serta eksplorasi potensi migas. Beberapa kebijakan baru juga sedang disiapkan untuk mendukung upaya ini.
Salah satu inisiatif yang tengah berjalan adalah penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR) oleh Pertamina di Blok Rokan, khususnya di lapangan Minas. Untuk tahap awal, injeksi bahan kimia di Minas area-A ditargetkan mulai dilakukan tahun depan, sedangkan produksi penuh di Minas area-B hingga area-E direncanakan dimulai pada tahun 2030. Namun, pemerintah menginginkan percepatan produksi, dengan arahan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar proses tersebut dapat diselesaikan paling lambat tahun 2029.
Selain itu, Pertamina juga menjalin kerja sama dengan Petrochina di Blok Rokan sebagai tindak lanjut dari pertemuan Menteri ESDM dengan delegasi China pada Indonesia-China Energy Forum (ICEF) ke-7 di Bali awal September 2024.
“Pertamina berkomitmen membuka ruang kerja sama optimalisasi produksi dengan mitra, rencananya di lapangan Minas area-F akan dijajaki kerja sama operasi (KSO) dengan Petrochina,” ungkap Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Ariana Soemanto, di Jakarta, Sabtu (21/9).
Kerja sama lain yang sedang dibangun adalah dengan Sinopec, yang akan melibatkan lima lapangan potensial Pertamina. Tim teknis Pertamina telah melakukan evaluasi teknologi di China bulan lalu dan membuka data migas untuk Sinopec dengan dukungan dari ESDM dan SKK Migas. Dalam waktu dekat, tim teknis Sinopec direncanakan akan melakukan kunjungan ke lima lapangan tersebut, yaitu Rantau, Jirak, Tanjung, Pamusian, dan Zulu.
Kementerian ESDM dan SKK Migas juga mulai menjajaki kemungkinan kebijakan insentif untuk penerapan EOR. “Kami sedang merancang ketentuan teknis bersama ESDM dan SKK Migas agar penerapan EOR menjadi lebih menarik,” tambah Ariana.
Tags: ESDMpertamina

Related Posts

Kasatreskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara.(Foto:Istimewa).

Jadi Tersangka kasus Penipuan Cek Kosong Rp.3 Miliar, Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Ditahan

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung, berinisial TD, dilaporkan kasus dugaan penipuan cek kosong senilai Rp.3 miliar...

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menunjukan barang bukti disita dari para pelaku.(Foto:Istimewa).

Wartawan dan Polisi Gadungan di Sumedang Ditangkap Peras dan Sekap Kurir Paket

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Polres Sumedang, Jawa Barat, menangkap empat pelaku pemerasan mengaku-ngaku wartawan dan polisi. Korban pemerasan para pelaku adalah kurir paket,...

Nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia saat melaut namun kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.(Foto: Kemlu)

Nelayan Indonesia Hanyut Ke Malaysia, KJRI Turun Tangan

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, JOHOR BAHRU MALAYSIA – Nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia saat melaut namun kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Konsulat...

Ilustrasi 'Palu' Majelis Hakim Pengadilan.(Foto:Istimewa).

Penjual Mie Ayam Vs Rentenir di Pengadilan, Siapa Menang?

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, SUKABUMI-- Penjual mie ayam di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digugat rentenir ke pengadilan. Penjual mie ayam yang sudah bertahun-tahun...

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan rerata tertimbang suku bunga Kredit Rupiah pada Maret 2026 tercatat sebesar 8,76 persen, menurun dibandingkan Februari 2026 sebesar 8,80 persen dan Maret 2025 sebesar 9,20 persen.(Foto: Humas OJK)

Suku Bunga Kredit Masih Turun, Kata OJK

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Suku bunga kredit perbankan menunjukkan tren yang masih menurun, ungkap Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu seiring...

bank bjb dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Manfaat Pensiun

bank bjb dan Taspen Perkuat Layanan Pensiunan

Editor
8 Mei 2026

JAKARTA – bank bjb terus memperluas sinergi guna menghadirkan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat. Paling anyar, langkah tersebut diwujudkan melalui...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.