• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pelatihan Pembuatan Angklung: Melestarikan Kearifan Lokal di Tengah Tantangan Zaman

Editor
Sabtu, 04 Januari 2025 - 07:49
Angklung

Angklung (FOTO: Humas Kabupaten Kuningan)

Di Gedung Creative Center, pada Jumat (3/1/2025), suasana penuh semangat memenuhi ruangan. Hari itu, pelatihan pembuatan angklung digelar, sebuah langkah strategis untuk memperkenalkan dan melestarikan salah satu warisan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Angklung, bukan sekadar alat musik tradisional, namun lebih dari itu, ia adalah cerminan kearifan lokal, kreativitas, dan kecerdasan masyarakat Sunda yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sekali lagi, angklung mendapatkan pengakuan dunia saat UNESCO menetapkannya sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2010. Pengakuan itu bukan hanya penghargaan, tetapi juga penegasan akan pentingnya angklung dalam khazanah kebudayaan dunia. Namun, di balik penghargaan tersebut, ada tantangan besar yang harus dihadapi untuk memastikan pelestarian angklung tetap berjalan dengan baik.

RelatedPosts

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

“Saat ini, sebagian besar pengrajin angklung masih terkonsentrasi di Kota Bandung. Padahal, kebutuhan akan alat musik tradisional ini semakin meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya warisan budaya ini,” ujar Sekretaris Daerah Tuti Ruswati, saat membuka pelatihan tersebut.

Tuti menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menjawab tantangan besar dalam melestarikan angklung. Tak hanya untuk mencetak pengrajin-pengrajin baru, pelatihan ini juga bertujuan untuk mendistribusikan sentra-sentra produksi angklung ke berbagai daerah di Jawa Barat. Tuti berharap, dengan hadirnya 40 peserta dari empat kabupaten — Tasikmalaya, Garut, Cianjur, dan Sumedang — kegiatan ini bisa menumbuhkan ekosistem baru dalam produksi dan pengembangan angklung di masa depan.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi momentum penting dalam upaya standarisasi pembuatan angklung. Menurut Tuti, keseragaman dalam desain dan pembuatan angklung sangat penting untuk memastikan kualitas yang terjaga. Standarisasi juga akan memudahkan proses pembelajaran dan pengembangan angklung di masa yang akan datang.

“Pelatihan ini adalah kesempatan berharga bagi kita semua. Saya berharap para peserta bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jadikan pelatihan ini sebagai bagian dari upaya kita untuk melestarikan warisan budaya bangsa di daerah masing-masing,” kata Tuti dengan penuh harap.

Dengan pelatihan ini, bukan hanya keterampilan dalam pembuatan angklung yang akan berkembang, tetapi juga semangat untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya yang sudah ada sejak lama. Angklung, sebagai simbol keindahan dan keberagaman budaya Indonesia, terus hidup dan tumbuh melalui tangan-tangan para pengrajin baru yang hadir di pelatihan ini.

Sumber: Humas Pemkab Sumedang

Tags: angklungsumedang

Related Posts

Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian mengenai ibu kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin...

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Editor
16 Juli 2026

N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban manusia yang terus beradaptasi dan...

Museum Musik rencananya akan menempati aset Jiwasraya di Jalan Asia-Afrika Bandung.(Foto: Dok. Jiwasraya)

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang

Editor
15 Juli 2026

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang akan menggunakan aset Jasa Raharja dan Jiwasraya dibawah...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Rute Terpanjang Kereta Api, Sebagian Tembus 1.000 KM

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Rute terpanjang kereta api di Indonesian tercatat beberapa di antaranya ada yang menembus 1.000 KM, menurut data...

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Chairman The Nippon Foundation Yohei Sasakawa mengunjungi Kompleks Kusta Jongaya, RW 04, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (11/7/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Kampung Kusta Jongaya, Menkes: Kusta Bukan Kutukan

Editor
12 Juli 2026

Kampung Kusta Jongaya dikunjungi menjadi wujud komitmen pemerintah bersama mitra internasional untuk mempercepat eliminasi kusta sekaligus menghapus stigma yang masih...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat