• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Editor
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:29
NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban manusia yang terus beradaptasi dan berinovasi dalam mencapai beragam kemudahan dan kepraktisan dalam menjalani hidup.

Di tengah derasnya persaingan industri manufaktur, PT Perusahaan Logam BIMA membuktikan eksistensinya sebagai salah satu industri legendaris di Kota Bandung. Berdiri sejak 1950, perusahaan yang dikenal sebagai produsen peralatan dapur seperti panci dan kuali ini tak hanya mampu bertahan selama 76 tahun tetapi juga berhasil menjaga bangunan bersejarahnya yang kini berstatus cagar budaya sekaligus menembus pasar internasional.

RelatedPosts

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

Pesan Bupati Kuningan Saat Maulid Nabi dan Haul Syekh Maulana Akbar

Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Jadi Magnet Wisata

Akuntan PT Perusahaan Logam BIMA, Ratif Sinarto mengungkapkan, perjalanan panjang perusahaan tidak lepas dari kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Pada awal berdiri, BIMA hanya memasok kebutuhan peralatan bagi instansi pemerintah sebelum akhirnya memperluas pasar ke masyarakat umum.

“Sudah 76 tahun kami bertahan. Itu bukan perjalanan yang mudah bagi sebuah pabrik manufaktur. Kami terus menghadapi berbagai tantangan, perubahan zaman hingga persaingan industri yang semakin ketat,” kata Ratif, Rabu 15 Juli 2026.

Perubahan strategi pemasaran tersebut menjadi titik penting dalam perkembangan perusahaan. Seiring meningkatnya permintaan masyarakat, BIMA terus melakukan inovasi sehingga mampu memperluas pasar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga ke luar negeri.

Produk N.V.BIMA.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Produk N.V.BIMA.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Menurut Ratif, hingga kini produk-produk BIMA masih mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia. Bahkan sebagian besar produksinya telah dipasarkan ke berbagai negara.

“Kami bersyukur karena produk BIMA ternyata mampu bersaing di pasar internasional. Bahkan beberapa kali ada orang dari luar negeri membawa peralatan dapur dan ternyata itu adalah produk kami. Ini membuktikan teknologi dan kualitas industri Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia,” ujarnya.

Tak hanya dikenal melalui produknya, kawasan pabrik N.V.BIMA juga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Bangunan bagian depan pabrik telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Bangunan berarsitektur klasik seluas sekitar 600 hingga 700 meter persegi tersebut tetap dipertahankan keasliannya. Sementara total area pabrik mencapai sekitar 12.000 hingga 13.000 meter persegi.

Selama puluhan tahun, perusahaan hanya melakukan perawatan dan pengecatan tanpa mengubah struktur utama bangunan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keaslian warisan sejarah Kota Bandung.

“Kami tidak mengubah struktur bangunan. Tampilan depan tetap dipertahankan seperti aslinya. Bahkan pemilihan warna juga disesuaikan agar tetap selaras dengan karakter bangunan cagar budaya,” jelas Ratif.

Ia juga mengaku penetapan bangunan BIMA sebagai cagar budaya menjadi kebanggaan tersendiri bagi perusahaan sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap pelestarian bangunan bersejarah di Kota Bandung.

Produk N.V.BIMA.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Produk N.V.BIMA.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Meski demikian, tantangan industri manufaktur ke depan dinilai semakin kompleks. Persaingan dengan produk sejenis, perubahan pola konsumsi masyarakat, regulasi hingga kenaikan biaya produksi menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Ratif juga mengatakan, BIMA tetap optimistis mempertahankan eksistensinya sebagai industri lokal yang telah memasuki generasi kedua dan tengah mempersiapkan regenerasi kepemimpinan.

“Selama masih ada dapur di setiap rumah, kebutuhan akan peralatan memasak tidak akan pernah hilang. Itu yang membuat kami tetap optimistis untuk terus berproduksi dan menghadirkan produk berkualitas,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan industri manufaktur di Kota Bandung, terutama industri yang juga berperan menjaga warisan sejarah kota melalui pelestarian bangunan cagar budaya.

“Kami bersyukur pemerintah memberikan apresiasi dengan menetapkan bangunan ini sebagai cagar budaya. Itu menjadi kebanggaan bagi perusahaan sekaligus kebanggaan bagi Kota Bandung. Ke depan, kami berharap industri manufaktur tetap mendapat dukungan agar mampu bertahan menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tags: Nv. BIMA

Related Posts

Sekda Kuningan U Kusmana mengatakan sudah menyiapkan rangkain acara menarik sambut Hari Jadi Kuningan 1 September.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

Editor
30 Agustus 2026

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di usia kabupaten itu yang ke...

Syekh Maulana Akbar.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Pesan Bupati Kuningan Saat Maulid Nabi dan Haul Syekh Maulana Akbar

Editor
26 Agustus 2026

KUNINGAN – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Astana Gede, Kabupaten Kuningan, Rabu (26/8/2026). Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar Haul Syekh Maulana...

Peresmpian Pusat Kebudayaan Tionghoa di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Jadi Magnet Wisata

Editor
26 Agustus 2026

BANDUNG - Pusat Kebudayaan Tionghoa di Kota Bandung diharapkan tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya tetapi juga mampu memperkuat kebhinekaan...

Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani hadir di Festival Linggarjati Tahun 2026 bertajuk “The Soul of Linggarjati” di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kamis (20/8/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Festival Linggarjati Dongkrak Literasi Generasi Muda

Editor
21 Agustus 2026

KUNINGAN – Festival Linggarjati Tahun 2026 bertajuk “The Soul of Linggarjati” resmi ditutup di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati,...

Gedung Sate Provinsi Jawa Barat

HUT ke-81 Jawa Barat, Kota Bandung Tegaskan Kontribusi sebagai Ibu Kota Provinsi

Editor
21 Agustus 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81...

Pabrik Kina Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pabrik Kina Bandung, Salah Satu Tonggak Industri Farmasi Indonesia

Editor
20 Agustus 2026

Kawasan Pajajaran, Cicendo, menyimpan salah satu jejak penting dalam perjalanan industri farmasi di Indonesia. Eks Pabrik Kina Bandung telah berdiri...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.