• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Editor
Jumat, 17 Juli 2026 - 09:16
Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Penelitian mengenai ibu kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin agar mampu menghasilkan rekonstruksi sejarah yang lebih komprehensif sekaligus mendukung pelestarian kawasan warisan budaya. Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat kompleksitas perkembangan kota Majapahit yang tidak dapat dijelaskan hanya melalui kajian arkeologi.

Kepala Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah (PRAPS) BRIN, Irfan Mahmud, mengatakan penelitian Majapahit saat ini perlu melibatkan berbagai disiplin ilmu, seperti geologi, geografi, arsitektur, ilmu lingkungan, teknologi digital, penginderaan jauh, hingga kecerdasan artifisial.

RelatedPosts

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Pagelaran Wayang Kulit di Rangkaian Hari Kebudayaan 2026

Merawat Warisan Budaya Lewat Lomba Tari Jaipong

“Majapahit merupakan memori kolektif bangsa yang merekam perkembangan politik, ekonomi, teknologi, tata kota, hingga interaksi budaya Nusantara,” ujar Irfan pada Webinar Forum Kebhinnekaan Seri #37 bertajuk “Wawasan Baru di Metropolitan Majapahit”, Selasa (15/7) seperti dikabarkan Humas BRIN.

Menurut Irfan, proyek Indonesian Field of Archaeology di Trowulan pada dekade 1990-an telah menghasilkan data arkeologi yang sangat kaya. Namun, hingga kini masih banyak aspek yang belum terungkap, mulai dari batas kota, struktur permukiman, sistem pengelolaan air, jaringan jalan, kawasan industri, hingga lanskap budaya Majapahit.

Ia menegaskan, pelestarian kawasan Majapahit tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Sinergi antara BRIN, Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan, Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci agar penelitian dan pelestarian dapat berjalan secara beriringan.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (Arbastra) BRIN, Hery Jogaswara, menilai forum ilmiah menjadi sarana penting untuk mendiseminasikan hasil riset sekaligus memperkuat kolaborasi penelitian arkeologi.

Menurut Hery, kerja sama BRIN dengan Kementerian Kebudayaan terus diperkuat melalui nota kesepahaman di bidang penelitian, pemanfaatan infrastruktur riset, dan pengelolaan koleksi ilmiah arkeologi.

“Sebagai tindak lanjut, kedua institusi telah membentuk tim bersama untuk mendukung pemanfaatan koleksi arkeologi bagi kepentingan pelestarian budaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, BRIN juga terus berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan dalam mendukung ekskavasi di kawasan Majapahit serta tengah mempersiapkan program penelitian jangka panjang di Situs Liangan, Jawa Tengah. Menurutnya, perkembangan penelitian di berbagai situs arkeologi, termasuk Sentonorejo, perlu terus disampaikan kepada masyarakat berdasarkan temuan ilmiah agar pemahaman terhadap nilai penting warisan budaya Indonesia semakin kuat.

Luas Kawasan Kota Majapahit di Trowulan

Dalam webinar tersebut, Peneliti PRAPS BRIN, Yusmaini Aryawati, memaparkan bahwa berdasarkan sebaran tinggalan arkeologis, luas kawasan Kota Majapahit di Trowulan diperkirakan mencapai sekitar 10 × 10 kilometer persegi yang mencakup sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

Ia menjelaskan, kawasan Trowulan telah dihuni jauh sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit. Jejak permukiman berasal dari abad ke-10 Masehi pada masa Mataram Kuno, berlanjut pada era Singhasari, hingga mencapai puncak perkembangannya pada masa Majapahit.

“Data arkeologi menunjukkan adanya pola permukiman setingkat kota yang terbagi dalam sejumlah klaster, seperti Sentonorejo, Segaran, Pendopo Agung, Nglinguk, Grogol, Pakis, dan Puri,” jelas Yusmaini.

Menurutnya, kawasan Sentonorejo diduga merupakan kawasan elite tempat tinggal raja dan bangsawan yang dilengkapi area sakral berupa Pamerajan Agung milik istana. Di kawasan Nglinguk Wetan, tim peneliti juga menemukan kembali 63 sumur kuno dengan bentuk, ukuran, dan teknologi pembuatan yang beragam. Temuan tersebut memberikan gambaran mengenai sistem permukiman masyarakat Majapahit yang telah memiliki akses terhadap sumber air bersih.

Peneliti PRAPS BRIN, Sugeng Riyanto, menambahkan bahwa karakter permukiman Majapahit di Trowulan diduga merupakan kelanjutan dari masa Singhasari. Menurutnya, Singhasari dan Majapahit berasal dari satu garis keturunan, yakni Wangsa Rajasa yang bermula sejak Ken Arok menaklukkan Kerajaan Kediri pada 1222 Masehi.

Adapun Muhammad Ichwan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur memaparkan berbagai upaya pelestarian di Situs Bhre Kahuripan, mulai dari inventarisasi, ekskavasi, penetapan zonasi, konservasi berkala, hingga penempatan juru pelihara untuk menjaga kelestarian situs.

Melalui forum tersebut, BRIN berharap hasil-hasil penelitian terbaru mengenai Majapahit terus berkembang melalui kolaborasi lintas disiplin. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkaya rekonstruksi sejarah perkotaan Majapahit sekaligus memperkuat pelestarian salah satu warisan budaya terpenting di Indonesia.

Tags: badan riset dan inovasi nasionalBRINibu kota Majapahit

Related Posts

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Keraton dan kerajaan Nusantara memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia. Potensi tersebut menjadi...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Pagelaran Wayang Kulit di Rangkaian Hari Kebudayaan 2026

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Wayang Kulit merupakan ekspresi budaya yang telah diakui oleh dunia. Wayang merupakan warisan budaya takbenda Indonesia yang pertama...

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak dalam rangka peringatan Hari Kebudayaan Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bogor, di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Sabtu (17/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Warisan Budaya Lewat Lomba Tari Jaipong

Editor
17 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat komitmen pelestarian seni dan budaya daerah melalui penyelenggaraan Pasanggiri Tari Jaipong Rampak...

Stasiun Nagreg. (Foto: Humas KAI)

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Perjalanan kereta api di Indonesia melintasi bentang geografis yang beragam. Di Jawa, jalur kereta api menembus kawasan pegunungan...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, di Indonesia House Amsterdam, Jumat (9/10).(Foto: Dok. Kemenbud)

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Editor
13 Oktober 2026

AMSTERDAM — Indonesia berhasil memastikan pengembalian 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda, yang secara...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan sapi juara bernama Robinhood.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Editor
13 Oktober 2026

SUMEDANG – Robinhood, sapi asal Tanjungkerta Kabupaten Sumedang dengan pemilik Ace Taryana, menjadi juara di Piala Presiden 2026 beberapa waktu...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.