• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menteri Ekraf Dorong Kuliner Nusantara Tembus Pasar Eropa Lewat S’RASA

Editor
Kamis, 30 Juli 2026 - 08:26
Rasa Rempah Indonesia atau SRASA

(Image: Kemen Ekraf)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung penuh penyelenggaraan Indonesia Summer Cooking Experience yang digagas oleh Kementerian Perdagangan RI di Ron Gastrobar, Amsterdam, Belanda. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional S’RASA (Rasa Rempah Indonesia) yang dirancang sebagai ruang pengenalan kuliner Nusantara sekaligus menjembatani pelaku usaha internasional dengan produk pangan dan jenama (brand) kuliner unggulan Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa penetrasi produk kuliner lokal di pasar internasional memerlukan sinergi dan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Menurutnya, kekayaan kuliner tidak hanya merepresentasikan identitas budaya, tetapi juga harus memberikan nilai tambah ekonomi yang konkret bagi para pelaku kreatif.

RelatedPosts

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Dipecat

“Kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang merepresentasikan budaya, tradisi, dan kreativitas Indonesia. Melalui program S’RASA, kolaborasi menjadi sarana untuk memperkenalkan cita rasa Nusantara sekaligus memperluas pengenalan produk dan jenama kuliner Indonesia di pasar internasional,” ujar Menteri Ekraf melalui keterangan resmi.

Lebih lanjut, Menteri Ekraf menjelaskan bahwa skema kolaborasi lintas sektor ini membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner untuk mengeksplorasi kemitraan strategis dengan para importir, distributor, dan calon mitra bisnis global melalui berbagai sarana fasilitasi yang disiapkan Kementerian Ekraf.

“Kementerian Ekraf terus menghadirkan fasilitasi promosi, partisipasi pada pameran internasional, dan business matching sebagai upaya mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan pasar global. Kolaborasi seperti ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pasar bagi produk dan jenama kuliner Indonesia,” kata Teuku Riefky.

Indonesia Summer Cooking Experience dikemas sebagai agenda business engagement interaktif yang mengintegrasikan hands-on cooking experience, shared dining, pameran produk, dan business networking. Kegiatan ini dihadiri para pelaku usaha kuliner berbasis di Belanda, importir produk Indonesia, distributor bumbu masak, hingga perwakilan jaringan ritel lokal seperti Warung Barokah (Amsterdam) dan Toko Kalimantan (Zaandam).

Acara dibuka secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung. Para peserta diajak mempraktikkan secara langsung pengolahan empat hidangan khas Nusantara yaitu sate kambing, cireng, otak-otak, dan bolu gula aren. Pengalaman praktis ini memberikan pemahaman mendalam terkait penggunaan bahan baku otentik Indonesia dan keunikan profil rasa kuliner Nusantara kepada para calon mitra bisnis di Belanda.

Program S’RASA merupakan bentuk transformasi dari gerakan gastrodiplomasi Indonesia Spice Up the World (ISUTW) yang telah diluncurkan sejak Agustus 2025. Program ini melibatkan sinergi enam kementerian/lembaga yang terikat dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), di mana Kementerian Ekraf mengambil peran strategis melalui Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain. Dalam kerangka kerja sama ini, Kementerian Ekraf berfokus pada fasilitasi promosi, partisipasi pameran global, business matching, serta penguatan rantai pasok dan jejaring industri bagi jenama-jenama binaan.

Belanda yang berperan sebagai hub logistik utama di kawasan Eropa menyajikan potensi pasar yang sangat adaptif terhadap tren kuliner internasional. Pada kesempatan tersebut, sejumlah produk unggulan Indonesia turut diperkenalkan, antara lain Kecap Bango, gula aren PT Mahorahora Bumi Nusantara, dan Kopi Kapal Api yang disiapkan masuk ke jaringan distribusi Eropa. Founder Lakeside BV, Oswin Beingsick, menilai ajang ini menjadi pintu masuk potensial bagi peningkatan volume impor produk pangan dan bahan baku kuliner Indonesia ke pasar Eropa.

Tags: Menteri EkrafRempah IndonesiaSrasaTeuku Riefky Harsya

Related Posts

Cadangan devisa emas,harga patokan ekspor emas

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua September 2026. HPE emas ditetapkan...

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia telah menyepakati penandatanganan MoU. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengembangkan layanan telekomunikasi melalui kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan layanan telekomunikasi. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Dipecat

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merespons dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum...

Penegakan hukum pada kasus pelanggaran yang akibatkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.(Image: Humas Kemenhut)

Kemenhut Proses 31 Kasus Pelanggaran yang Akibatkan Karhutla

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berkomitmen menindak tegas setiap pihak yang melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kebakaran hutan. Saat ini...

Pemadaman api di TPAS Galuga.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

TPAS Galuga Sudah Tidak Membara, Kerja Keras Semua Pihak

Editor
15 September 2026

BOGOR - Petugas gabungan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga berhasil memadamkan seluruh titik api. Dengan peralatan...

Pantai Pangandaran dipadati wisatawam selama libur Lebaran atau cuti bersama Hari Raya Lebaran.(Foto:Istimewa).

Cuti Bersama dan Libur Nasional 2027 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Editor
15 September 2026

Cuti bersama 2027 berdasarkan SKB 3 Menteri jumlahnya sebanyak 8 hari sedangkan hari libur nasional 18 hari. JAKARTA - Pemerintah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.