• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 3 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kisah Sate Maranggi: Dari Warung Sederhana di Plered, Jadi Ikon Kuliner Purwakarta

Editor
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 06:32
Sate Maranggi. (Foto Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta)

Sate Maranggi. (Foto Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta)

PURWAKARTA – Di antara kepulan asap yang menari dari panggangan, aroma manis gurih menguar ke udara, menggelitik hidung siapa pun yang melintas. Ya, itulah sate maranggi, kuliner khas Kabupaten Purwakarta yang kini tak hanya menjadi primadona lokal, tapi juga dikenal luas sebagai ikon rasa dari Jawa Barat.

Di sepanjang jalan raya Bungursari, Plered, hingga Purwakarta-Wanayasa, jejeran warung sate maranggi berdiri nyaris tanpa jarak. Asap dari bara arang yang membakar tusukan daging domba atau sapi tak pernah berhenti mengepul — seakan menjadi napas kuliner daerah ini.

RelatedPosts

Saat Bupati Halal Bihalal Dengan Komunitas Sumedang Walkers

Menelusuri Jejak Sejarah Lebaran Ketupat: Lebih dari Sekadar Tradisi Makan

Kejutan Prabowo, Hadir di Tengah-tengah Warga Bantaran Rel Senen Jakpus

Lebih dari Sekadar Sate

Bukan tanpa alasan sate maranggi begitu digemari. Potongan kecil daging sapi atau domba yang telah dibumbui dengan racikan rempah dan sedikit sentuhan gula aren, lalu dipanggang perlahan di atas bara api, menghasilkan rasa yang meresap hingga ke serat daging. Tak perlu saus kacang. Cukup sambal dadakan atau tomat, bahkan kadang disajikan dengan sambal oncom dan ketan bakar — paduan yang sederhana, namun menggugah.

Jejak Sejarah dari Dapur Para Pekerja

Meski kini telah menjelma jadi kuliner yang dielu-elukan, sate maranggi sejatinya lahir dari kreativitas dan keterbatasan. Konon, asal usul sate ini bermula dari para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered, Purwakarta.

Daging sisa potong yang tak bisa langsung dimasak akhirnya mereka akali dengan cara direndam dalam bumbu rempah dan sedikit gula aren, agar awet dan tetap lezat. Dari dapur sederhana itulah, resep legendaris ini mulai dikenal masyarakat sekitar.

Namun saat itu, hidangan ini belum punya nama pasti. Hingga akhirnya, sebuah warung sate milik seorang perempuan bernama Mak Anggi menjadi titik balik.

Sate buatan Mak Anggi terkenal seantero Plered, hingga pelanggannya mulai menyebutnya dengan nama sate Mak Anggi. Seiring waktu, penyebutannya berubah menjadi Makanggi, dan akhirnya melebur dalam lidah masyarakat menjadi “maranggi”.

Dari Kampung ke Kota, Dari Dapur ke Dunia

Dari satu warung di Plered, sate maranggi kini telah menyebar ke berbagai kota — dari Cianjur, Sukabumi, hingga Subang. Masing-masing daerah mengembangkan variasi sendiri. Seperti di Cibungur, sate maranggi disajikan dengan sambal tomat yang segar, sementara di Wanayasa, sajian ini dilengkapi dengan ketan bakar dan sambal oncom sebagai pengganti nasi.

Meskipun ragam pelengkap dan cara penyajian berbeda, satu hal yang tetap menjadi jiwa dari sate maranggi adalah: bumbu rempah dan gula aren yang meresap dalam daging, serta semangat menjaga warisan leluhur.

Lebih dari Kuliner, Ini Warisan Budaya

Kini, sate maranggi tak hanya dijual di warung kaki lima, tapi juga hadir di festival kuliner, restoran mewah, bahkan menjadi bagian dari jamuan resmi daerah. Bukan hanya tentang rasa, sate maranggi adalah cerita tentang identitas, ketekunan, dan rasa cinta pada akar budaya.

Di balik setiap tusukan sate maranggi, ada kisah panjang yang hangat: tentang bagaimana makanan bisa menyatukan, menghidupkan ekonomi lokal, dan menjadi bagian dari kebanggaan suatu daerah.

Karena sate maranggi bukan sekadar kuliner — ia adalah warisan, yang terus hidup dari bara ke bara.

Sumber: Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta

Tags: purwakartasate maranggi

Related Posts

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Saat Bupati Halal Bihalal Dengan Komunitas Sumedang Walkers

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Ada yang khas dari kegiatan perdana komunitas Sumedang Walkers usai Lebaran 2026 dimana komunitas itu menggelar kegiatan...

Ketupat Lebaran

Menelusuri Jejak Sejarah Lebaran Ketupat: Lebih dari Sekadar Tradisi Makan

Editor
28 Maret 2026

Di balik gurihnya opor dan anyaman janur yang rapi, Lebaran Ketupat menyimpan narasi besar tentang dakwah, filsafat, dan harmoni sosial...

Presiden Prabowo Subianto disambut warga.(Foto: Istimewa)

Kejutan Prabowo, Hadir di Tengah-tengah Warga Bantaran Rel Senen Jakpus

Editor
27 Maret 2026

Presiden Prabowo Subianto memberikan kejutan kepada warga Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Di tengah aktivitas sore pada, Kamis, 26...

Taman Cikapayang.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Taman Sebagai Penyangga Pariwisata di Saat Hari Raya di Kota Bandung

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Sejumlah taman kota di Kota Bandung terpantau dalam kondisi bersih dan terkendali selama masa libur Idulfitri. Berdasarkan...

Posko mudik.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemudik Merasa Nyaman Usai Istirahat di Posko Mudik Pemkot Bandung

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Posko Mudik Kolaborasi di SDN 090 Cibiru menjadi salah satu titik singgah favorit bagi para pemudik yang...

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Peresmian Tugu Angklung, Dari Kuningan Menyapa Dunia

Editor
20 Maret 2026

SATUJABAR, KUNINGAN – Dari Kuningan, alunan bunyi angklung nan merdu menyebar ke pelosok dunia. Menjadi bukti identitas budaya daerah mampu...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.