• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kisah Sate Maranggi: Dari Warung Sederhana di Plered, Jadi Ikon Kuliner Purwakarta

Editor
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 06:32
Sate Maranggi. (Foto Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta)

Sate Maranggi. (Foto Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta)

PURWAKARTA – Di antara kepulan asap yang menari dari panggangan, aroma manis gurih menguar ke udara, menggelitik hidung siapa pun yang melintas. Ya, itulah sate maranggi, kuliner khas Kabupaten Purwakarta yang kini tak hanya menjadi primadona lokal, tapi juga dikenal luas sebagai ikon rasa dari Jawa Barat.

Di sepanjang jalan raya Bungursari, Plered, hingga Purwakarta-Wanayasa, jejeran warung sate maranggi berdiri nyaris tanpa jarak. Asap dari bara arang yang membakar tusukan daging domba atau sapi tak pernah berhenti mengepul — seakan menjadi napas kuliner daerah ini.

RelatedPosts

Ciremai Coffee Culture Festival: Menyedu Semangat Warga Kuningan

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi

Lebih dari Sekadar Sate

Bukan tanpa alasan sate maranggi begitu digemari. Potongan kecil daging sapi atau domba yang telah dibumbui dengan racikan rempah dan sedikit sentuhan gula aren, lalu dipanggang perlahan di atas bara api, menghasilkan rasa yang meresap hingga ke serat daging. Tak perlu saus kacang. Cukup sambal dadakan atau tomat, bahkan kadang disajikan dengan sambal oncom dan ketan bakar — paduan yang sederhana, namun menggugah.

Jejak Sejarah dari Dapur Para Pekerja

Meski kini telah menjelma jadi kuliner yang dielu-elukan, sate maranggi sejatinya lahir dari kreativitas dan keterbatasan. Konon, asal usul sate ini bermula dari para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered, Purwakarta.

Daging sisa potong yang tak bisa langsung dimasak akhirnya mereka akali dengan cara direndam dalam bumbu rempah dan sedikit gula aren, agar awet dan tetap lezat. Dari dapur sederhana itulah, resep legendaris ini mulai dikenal masyarakat sekitar.

Namun saat itu, hidangan ini belum punya nama pasti. Hingga akhirnya, sebuah warung sate milik seorang perempuan bernama Mak Anggi menjadi titik balik.

Sate buatan Mak Anggi terkenal seantero Plered, hingga pelanggannya mulai menyebutnya dengan nama sate Mak Anggi. Seiring waktu, penyebutannya berubah menjadi Makanggi, dan akhirnya melebur dalam lidah masyarakat menjadi “maranggi”.

Dari Kampung ke Kota, Dari Dapur ke Dunia

Dari satu warung di Plered, sate maranggi kini telah menyebar ke berbagai kota — dari Cianjur, Sukabumi, hingga Subang. Masing-masing daerah mengembangkan variasi sendiri. Seperti di Cibungur, sate maranggi disajikan dengan sambal tomat yang segar, sementara di Wanayasa, sajian ini dilengkapi dengan ketan bakar dan sambal oncom sebagai pengganti nasi.

Meskipun ragam pelengkap dan cara penyajian berbeda, satu hal yang tetap menjadi jiwa dari sate maranggi adalah: bumbu rempah dan gula aren yang meresap dalam daging, serta semangat menjaga warisan leluhur.

Lebih dari Kuliner, Ini Warisan Budaya

Kini, sate maranggi tak hanya dijual di warung kaki lima, tapi juga hadir di festival kuliner, restoran mewah, bahkan menjadi bagian dari jamuan resmi daerah. Bukan hanya tentang rasa, sate maranggi adalah cerita tentang identitas, ketekunan, dan rasa cinta pada akar budaya.

Di balik setiap tusukan sate maranggi, ada kisah panjang yang hangat: tentang bagaimana makanan bisa menyatukan, menghidupkan ekonomi lokal, dan menjadi bagian dari kebanggaan suatu daerah.

Karena sate maranggi bukan sekadar kuliner — ia adalah warisan, yang terus hidup dari bara ke bara.

Sumber: Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta

Tags: purwakartasate maranggi

Related Posts

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar beserta jajaran di Ciremai Coffee Culture Festival 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Ciremai Coffee Culture Festival: Menyedu Semangat Warga Kuningan

Editor
5 September 2026

KUNINGAN – Ciremai Coffee Culture Festival mewarnai Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Kuningan Kopi Festival 2026 atau Ciremai Coffee Culture...

Pimpinan daerah foto bareng warga di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Editor
2 September 2026

KUNINGAN — Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diwarnai dengan tumpleknya ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Kuningan,...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Ruswati.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi

Editor
1 September 2026

SUMEDANG - Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 yang jatuh pada 1 September 2026 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memperlihatkan hidangan tutut di BUMDes Festival Jawa Barat 2026.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tutut Jadi Hidangan Spesial di BUMDes Festival Jawa Barat 2026

Editor
31 Agustus 2026

KUNINGAN – Tutut, kuliner sederhana yang lekat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, mendapat panggung istimewa dalam BUMDes Festival Jawa Barat 2026...

Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Resmi Ditutup

Editor
31 Agustus 2026

BOGOR - Sajian teatrikal yang mengisahkan perjuangan Jenderal Besar Sudirman yang digelar di Shelter Skadron 6, Lanud Atang Sendjaja, Bogor...

Sekda Kuningan U Kusmana mengatakan sudah menyiapkan rangkain acara menarik sambut Hari Jadi Kuningan 1 September.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

Editor
30 Agustus 2026

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di usia kabupaten itu yang ke...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.