• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemendag Dorong Praktik Perdagangan Berkelanjutan melalui Pertemuan Bisnis Indonesia-Jepang

Editor
Rabu, 19 Februari 2025 - 04:29

BANDUNG – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) berkomitmen untuk mendorong praktik perdagangan yang berkelanjutan (sustainable trade) dengan negara mitra, salah satunya Jepang. Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan Kemendag terhadap pertemuan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang, yang bertujuan memastikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan. Pertemuan bisnis ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama perdagangan yang berkelanjutan antara kedua negara.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, saat membuka ASEAN-Japan Blue Business Matchmaking Support, yang berlangsung pada Selasa, 18 Februari 2025. Acara ini menjadi bagian dari ASEAN Blue Innovation Expo yang akan dilaksanakan di Jakarta pada Rabu, 19 Februari 2025.

RelatedPosts

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

“Seiring dengan tantangan global saat ini, seperti perubahan iklim, efisiensi sumber daya, dan transisi menuju ekonomi hijau, kita perlu beradaptasi dengan model bisnis yang lebih inovatif dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, kerja sama dan pertukaran teknologi dalam forum ini sangat relevan untuk mendukung transformasi ekonomi dan perdagangan yang inklusif serta berkelanjutan,” kata Puntodewi melalui keterangan resmi.

Puntodewi menjelaskan bahwa Kemendag terus menjalankan program-program yang mendukung keberlanjutan dalam perdagangan internasional. Salah satu upaya yang dilaksanakan adalah melalui pilar utama pengembangan ekspor, yang mencakup pengembangan pelaku usaha, pengembangan produk ekspor, dan pengembangan pasar. Kemendag berfokus pada penerapan prinsip keberlanjutan dalam proses produksi, penggunaan bahan baku ramah lingkungan, serta kepatuhan terhadap standar internasional.

Selain itu, Kemendag juga melaksanakan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap isu keberlanjutan, termasuk sosialisasi dan pelatihan, pendampingan UKM dalam pemenuhan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan, serta pengembangan ekosistem digital ekspor yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi dalam rantai pasok ekspor.

Salah satu inisiatif penting adalah Green Trade dan Circular Economy, yang mendorong model ekonomi sirkular dalam perdagangan. Pemanfaatan kembali sumber daya dan pengurangan limbah menjadi bagian integral dari strategi ekspor nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Puntodewi juga menyoroti hubungan perdagangan yang kuat antara Indonesia dan Jepang. Pada 2024, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 35,67 miliar, dengan tren pertumbuhan sebesar 9,44 persen per tahun dalam lima tahun terakhir (2020–2024).

Kegiatan ASEAN-Japan Blue Business Matchmaking Support ini merupakan inisiatif dari ASEAN-Japan Centre (AJC) yang bertujuan memperkuat kerja sama bisnis antara ASEAN dan Jepang dalam mewujudkan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Acara ini juga memberikan wadah bagi pelaku usaha untuk menjalin kolaborasi, membuka peluang bisnis baru, serta berkontribusi pada ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Atase Perdagangan Tokyo, Merry Astrid Indriasari, menambahkan bahwa Indonesia, sebagai bagian dari ASEAN, memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan regional, termasuk dengan Jepang. Ia berharap pertemuan bisnis ini dapat menciptakan peluang untuk memperluas variasi produk ekspor Indonesia ke pasar Jepang.

“Produk ekspor Indonesia ke Jepang masih didominasi oleh produk utama seperti batu bara, tembaga, nikel, dan karet. Kami berharap, melalui kegiatan ini, dapat tercipta kesempatan untuk memperluas variasi produk ekspor yang dapat memasuki pasar Jepang, termasuk dari sektor energi terbarukan, teknologi lingkungan, dan industri berkelanjutan,” ujar Merry.

Dengan posisi ASEAN sebagai salah satu negara pengeskpor utama ke Jepang, acara ini diharapkan dapat lebih meningkatkan hubungan dagang kedua negara dan membuka peluang bisnis yang lebih luas dalam sektor perdagangan yang berkelanjutan.

Tags: indonesiajepangperdagangan

Related Posts

Ilustrasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).(Foto:Istimewa).

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jumlah pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tahun 2026, sepanjang Januari hingga Mei, mencapai 23 ribu lebih. Provinsi Jawa...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

Editor
5 Juni 2026

28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026 dengan indeks ENSO mencapai...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Ular Sanca Hijau.(Foto: Humas Kemenhut)

Sanca Hijau Disita dari Gudang di Bekasi

Editor
5 Juni 2026

Sanca hijau (Morelia viridis) adalah satwa dilindungi. Satwa sitaan tersebut kini telah diserahkan kepada Balai KSDA DKI Jakarta untuk penanganan...

Sapi kurban.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kurban 2026: Jumlah Disembelih Capai 2 Juta Ekor Setara Rp 18 Triliun

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kurban 2026 telah usai pelaksanaannya di seantero Indonesia. Pada pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H di masjid-masjid seluruh...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.