• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kebun Raya Cibodas Buka Kembali Rumah Kaca Nepenthes sebagai Wahana Edukasi

Editor
Senin, 23 Desember 2024 - 07:13
Kebun Raya Cibodas kembali membuka rumah kaca Nepenthes sebagai wahana edukasi bagi masyarakat umum pada Kamis (19/12). (FOTO: Humas BRIN)

Kebun Raya Cibodas kembali membuka rumah kaca Nepenthes sebagai wahana edukasi bagi masyarakat umum pada Kamis (19/12). (FOTO: Humas BRIN)

BANDUNG – Kebun Raya Cibodas kembali membuka rumah kaca Nepenthes sebagai wahana edukasi bagi masyarakat umum pada Kamis (19/12). Rumah kaca ini berfokus pada konservasi Nepenthes dataran tinggi, dengan menampilkan 80 jenis Nepenthes (180 individu), yang terbagi menjadi berbagai kelompok, termasuk spesies dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, serta hibrida dan spesies dari luar Indonesia. Selain Nepenthes, rumah kaca ini juga menampilkan 7 marga tumbuhan karnivora lainnya, seperti Cephalotus, Sarracenia, Dionaea, Utricularia, Pinguicula, Drosera, dan Heliamphora.

Menurut data IUCN Red List, terdapat 27 jenis kantong semar yang terancam punah, dengan 4 di antaranya berstatus Critically Endangered (CR) dan 4 lainnya berstatus Endangered (EN). Sebagai bentuk perlindungan, tumbuhan Nepenthes termasuk dalam kategori yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya.

RelatedPosts

Seren Taun 2026 di Cigugur Kuningan, Seribu Pelita Menyala

Dadan Hindayana, Ahli Serangga yang Sempat Jabat Kepala BGN

Pojok Carita di Kiara Artha Park, Penguatan Ekosistem Seni dan Budaya

Mewakili Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi, R. Hendrian, menyampaikan bahwa keberhasilan aspek konservasi dapat dilihat dari beberapa faktor, termasuk banyaknya jenis tumbuhan koleksi yang memiliki nilai konservasi tinggi, keterpeliharaan material tumbuhan koleksi, serta pemanfaatan jenis-jenis koleksi tersebut untuk edukasi, penelitian, dan pemulihan jenis.

“Revitalisasi rumah kaca Nepenthes ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pemeliharaan Nepenthes yang ada di Kebun Raya Cibodas, sekaligus menjadikannya wahana edukasi yang menarik bagi pengunjung,” ujar Hendrian dilansir laman BRIN.

Ia juga menekankan pentingnya untuk tidak hanya berhenti pada pengkoleksian dan display, tetapi juga melakukan penelitian dan pemanfaatannya secara berkelanjutan.

Senada dengan hal itu, Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN, Ratih Damayanti, mengungkapkan kebahagiaannya atas revitalisasi rumah kaca Nepenthes yang menampung 80 jenis kantong semar yang ada di Indonesia. “Ini adalah kemajuan luar biasa, karena banyak jenis yang ada di sini merupakan tumbuhan yang dilindungi. Rumah kaca ini juga memberikan pelajaran kepada generasi muda tentang pentingnya peran tanaman dalam ekosistem,” katanya.

Ratih menambahkan bahwa rumah kaca Nepenthes ini dapat menjadi fasilitas bagi siswa dan peneliti yang ingin belajar serta melakukan penelitian terkait tumbuhan tersebut. Ke depannya, BRIN bersama mitra akan berkolaborasi untuk pendataan jenis Nepenthes yang akan dijadikan koleksi lebih lanjut.

General Manager Kebun Raya Cibodas, Joko Sulistio, menyampaikan bahwa pembukaan kembali rumah kaca Nepenthes ini bertujuan untuk menarik lebih banyak pengunjung. “Dengan lebih banyaknya jenis Nepenthes yang ada, diharapkan pengunjung dapat menambah wawasan mengenai tumbuhan pemakan serangga ini,” ujarnya.

Rumah kaca Nepenthes pertama kali diresmikan pada perayaan ulang tahun ke-162 Kebun Raya Cibodas pada 11 April 2014. Keberadaannya memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi, karena 37% tanaman Nepenthes di dunia terancam punah dan tersebar terbatas di hutan sekunder, hutan rawa, serta hutan kerangas. Melalui revitalisasi ini, Kebun Raya Cibodas berkomitmen untuk terus melestarikan dan mengembangkan koleksi Nepenthes serta mendukung upaya konservasi tumbuhan langka ini.

 

Tags: Kebun Raya CibodasRumah Kaca Nepenthes

Related Posts

Pembukaan Damar Sewu dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar.(Foto: humas Pemkab Kuningan)

Seren Taun 2026 di Cigugur Kuningan, Seribu Pelita Menyala

Editor
4 Juni 2026

KUNINGAN – Perlahan cahaya-cahaya kecil mulai menyala di kawasan Paseban Tri Panca Tunggal di Kel/Kec. Cigugur. Di tengah suasana sakral...

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.(Foto:Istimewa).

Dadan Hindayana, Ahli Serangga yang Sempat Jabat Kepala BGN

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dadan Hindayana, lahir 10 Juli 1967 di Garut Jawa Barat, adalah birokrat Indonesia dan pakar entomologi ahli...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyepatkan diri untuk hadir di pameran Pojok Carita pada Minggu, 31 Mei 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pojok Carita di Kiara Artha Park, Penguatan Ekosistem Seni dan Budaya

Editor
1 Juni 2026

Pojok Carita menjadi bukti bahwa Kota Bandung konsisten menjaga identitasnya sebagai kota kreatif yang memberikan ruang ekspresi seni. SATUJABAR, BANDUNG...

Sungai purba di kawasan Paparan Sunda diduga menjadi jalur mobilitas utama manusia modern awal ketika bermigrasi di Asia Tenggara pada masa prasejarah.(Image: BRIN)

Sungai Purba di Paparan Sunda,  Diduga Jadi Jalur Migrasi Manusia Modern Awal

Editor
29 Mei 2026

Sungai purba di kawasan Paparan Sunda diduga menjadi jalur mobilitas utama manusia modern awal ketika bermigrasi di Asia Tenggara pada...

Bonita yang menyandang status difabel yang menurunkan rasa cinta Persib Bandung kepada anak-anaknya.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Egalitarianisme Persib dan Kisah Wanita Difabel Pecinta Persib

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Siapun dan dalam kondisi apapun boleh menjadi fans Persib, mencintai klub sepenuh hati. Seperti Bonita yang menyandang...

Aksi bersih-bersih kolam ikan dewa di Kuningan>(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Aksi Bersih-bersih di Kolam Ikan Dewa, Merawat Warisan Budaya Kuningan

Editor
24 Mei 2026

Dulu, peristiwanya sempat viral. Ribuan ikan dewa mati. Tepatnya sebanyak 1.200 ekor. Peristiwa itu cukup mengejutkan dan mengundang rasa prihatin....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.