• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 14 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Info Haji 2026: Jumlah Jemaah Lansia, Berkebutuhan Khusus Naik Setiap Tahun

Editor
Selasa, 14 April 2026 - 07:19
Jamaah haji Indonesia di Madinah diberangkatkan ke Makkah. (Dok. Istimewa)

Jamaah haji Indonesia di Madinah diberangkatkan ke Makkah. (Dok. Istimewa)

Data penyelenggaraan haji menunjukkan bahwa proporsi jemaah lansia dan jemaah dengan keterbatasan fisik terus meningkat setiap tahun. Pada musim haji sebelumnya, tercatat lebih dari 44 ribu jemaah lansia serta ratusan jemaah disabilitas yang membutuhkan layanan khusus.

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat kebijakan dan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang ramah bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya pada musim haji 1447 H/2026 M.

RelatedPosts

Harga Emas Batangan Antam Selasa 14/4/2026 Rp 2.863.000 Per Gram

Konsorsium PGE-PLN IP dan PT PLN Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW

Tanamkan Warisan Budaya, Disdikbud Kuningan Gelar Lomba Foto Tugu Angklung

Penguatan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Senin (13/4/2026), sebagai bagian dari upaya transformasi pelayanan haji nasional menuju sistem yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo menegaskan bahwa pelayanan haji tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga harus menjamin kualitas pelayanan yang menghormati martabat setiap jemaah.

“Penyelenggaraan ibadah haji adalah layanan publik strategis yang harus memastikan seluruh jemaah mendapatkan akses yang setara, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Karena itu, layanan kita harus aman, manusiawi, dan aksesibel,” ujar Puji dilansir laman Kemenhaj.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan haji yang inklusif melalui penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas petugas, serta penyediaan fasilitas yang lebih ramah bagi jemaah berkebutuhan khusus.

Jemaah Haji Lansia

Data penyelenggaraan haji menunjukkan bahwa proporsi jemaah lansia dan jemaah dengan keterbatasan fisik terus meningkat setiap tahun. Pada musim haji sebelumnya, tercatat lebih dari 44 ribu jemaah lansia serta ratusan jemaah disabilitas yang membutuhkan layanan khusus.

Kondisi ini, kata Puji, menuntut kesiapan layanan yang lebih komprehensif dan berbasis kebutuhan.

“Kita tidak bisa lagi melihat pelayanan haji secara umum. Harus ada pendekatan spesifik berbasis kebutuhan jemaah, terutama bagi lansia dan disabilitas yang memerlukan pendampingan lebih intensif,” jelasnya.

Lebih lanjut demi menjawab tantangan tersebut, Kemenhaj telah menyiapkan sejumlah strategi penguatan layanan haji 2026, di antaranya:

Integrasi data kesehatan, istitha’ah, serta kondisi lansia dan disabilitas sejak tahap awal verifikasi

Penguatan pelatihan petugas haji terkait pelayanan jemaah berkebutuhan khusus

Penyediaan fasilitas mobilitas seperti kursi roda dan jalur prioritas

Penguatan sistem pendataan dan monitoring kondisi jemaah

Koordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk mendukung fasilitas aksesibilitas

Selain itu, pelayanan di lapangan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kedatangan, akomodasi, mobilitas ibadah, hingga pemulangan, termasuk pendampingan intensif bagi jemaah lansia dan disabilitas.

Puji menegaskan bahwa pelayanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan merupakan bagian dari transformasi besar penyelenggaraan haji Indonesia.

“Haji bukan hanya soal perjalanan ibadah, tetapi juga pelayanan publik yang harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kita ingin memastikan setiap jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk memastikan standar pelayanan yang semakin adaptif dan inklusif.

Kemenhaj menargetkan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M menjadi momentum penting dalam mewujudkan sistem pelayanan haji Indonesia yang lebih inklusif, responsif, dan berkeadilan.

Seluruh jemaah, tanpa terkecuali, dipastikan mendapatkan hak pelayanan yang sama dalam menjalankan ibadah haji.

Tags: Haji 2026Info HajiJemaah Haji Lansiakementerian haji

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Selasa 14/4/2026 Rp 2.863.000 Per Gram

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Selasa 14/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.863.000 per gram sebelum...

(Foto: pertamina.com)

Konsorsium PGE-PLN IP dan PT PLN Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW

Editor
14 April 2026

Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit merupakan pengembangan pembangkit yang memanfaatkan teknologi binary (bottoming cycle). Teknologi ini mengolah panas sisa dari...

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tanamkan Warisan Budaya, Disdikbud Kuningan Gelar Lomba Foto Tugu Angklung

Editor
14 April 2026

Disdikbud Kuningan berharap pelajar tidak hanya mengasah kreativitas di bidang fotografi, tetapi juga semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah,...

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, menerima audiensi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, di ruang kerjanya, Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto: Humas Kemenag)

Kepada Menag, Dubes Palestina Bilang: Hubungan Kita Melebihi Saudara

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari sangat mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Indonesia selama ini. Al-Sattari...

Gudang beras.(Foto: Kementan)

BRIN & BULOG Jajaki Terapkan Iradiasi Untuk Beras Tahan Lebih Lama

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan teknologi nuklir untuk sektor pangan. Melalui Organisasi Riset...

Pemerintah lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada Juni 2024 untuk mengisi 43 bendungan di Pulau Jawa yang alami penurunan daya tamping akibat el nino.

Hadapi El Nino 2026, BMKG Rekomendasikan 4 Hal Ini

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merekomendasikan sejumlah langkah strategis, antara lain respons antisipatif pada wilayah dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.