SATUJABAR, BANDUNG – UCL 2025-2026 atau UEFA Champions League atau Liga Champions Eropa telah selesai. Kompetisi kali ini menyisakan catatan manis bagi klub Paris Saint Germain (PSG) yang mampu mempertahankan tahta utama di kompetisi Benua Eropa tersebut.
Pada final UEFA Champions League atau UCL 2025-2026, Sabtu 30 Mei 2026, PSG (Prancis) mampu mengalahkan Arsenal di stadion berkapasitas sekitar 67.000 penonton itu melalui drama adu penalty setelah imbang 1-1 di waktu normal. Kemudian lanjut babak perpanjangan waktu dengan hasil sama. Dan akhirnya lewat adu penalty dengan kemenangan PSG 4-3.
Dengan torehan ini, PSG mencatatkan sejarah sebagai klub yang meraih juara UCL secara berurutan di bawah pelatih Luis Enrique. Bahkan bisa mencetak hattrik untuk musim mendatang.
Kemunginan lain, Ousmane Dembele dapat meraih kembali gelar Balon d’Or berkat kontribusinya yang luar biasa bagi PSG setelah mendapatkannya pada periode sebelumnya.
BACA JUGA: Final UCL 2025-2026: Menilik Jersey ‘Emirates’ Arsenal Vs ‘Qatar Airways’ PSG
SIMAK JUGA: Cara Meraih Financial Freedom

Profil Pelatih Luis Enrique
Pelatih Luis Enrique kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu juru taktik terbaik dunia setelah mengantarkan Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions UEFA 2025-2026. Gelar tersebut menjadi trofi Liga Champions ketiganya sebagai pelatih, setelah sebelumnya membawa FC Barcelona menjadi juara Eropa pada 2015 dan PSG pada musim 2024-2025.
Pria kelahiran Gijón, Spanyol, 8 Mei 1970 itu dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan permainan menyerang, penguasaan bola, dan disiplin taktik tinggi. Sebelum sukses di level klub, Luis Enrique juga pernah menangani tim nasional Spain national football team hingga mencapai semifinal Euro 2020 dan final UEFA Nations League 2021.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih PSG pada 2023, Luis Enrique berhasil mengubah wajah tim Paris tersebut. Ia membangun skuad yang lebih kolektif dan tidak lagi bergantung pada satu bintang. Hasilnya, PSG mampu meraih berbagai gelar domestik dan dua trofi Liga Champions secara beruntun, termasuk kemenangan dramatis atas Arsenal F.C. pada final musim 2025-2026 di Budapest.
Kesuksesan terbaru ini menempatkan Luis Enrique dalam jajaran elite pelatih Eropa. Ia menjadi salah satu dari sedikit pelatih yang mampu menjuarai Liga Champions bersama dua klub berbeda dan terus memperkuat reputasinya sebagai arsitek kebangkitan PSG di panggung sepak bola Eropa.








