• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Menang di WTO Terkait Sawit, Mantap!

Editor
Jumat, 17 Januari 2025 - 07:32
Indonesia menang di WTO terkait komoditas kelapa sawit menunjukkan buah kerja keras Indonesia dalam memperjuangkan haknya, ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Indonesia menang di WTO terkait komoditas kelapa sawit menunjukkan buah kerja keras Indonesia dalam memperjuangkan haknya, ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.(Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

BANDUNG – Indonesia menang di WTO terkait komoditas kelapa sawit menunjukkan buah kerja keras Indonesia dalam memperjuangkan haknya, ungkap Menko Airlangga.

Menurutnya Indonesia menang di WTO menjadi bukti Indonesia bisa fight dalam memerangi diskriminasi Uni Eropa.

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Perjuangan Indonesia melawan diskriminasi Uni Eropa terhadap komoditas kelapa sawit itu akhirnya membuahkan hasil positif.

Pada 10 Januari 2025, World Trade Organization (WTO) mengeluarkan putusan yang menyatakan bahwa Uni Eropa telah melakukan diskriminasi terhadap minyak sawit dan biofuel Indonesia dengan memberikan perlakuan yang tidak adil.

“Kemarin kita menang di WTO untuk kelapa sawit. Ini membuktikan bahwa dalam kasus kelapa sawit dan biodiesel, Eropa diakui telah melakukan diskriminasi terhadap Indonesia. Kemenangan ini menunjukkan bahwa Indonesia bisa fight dan kita bisa menang. Khusus untuk sawit, kita berhasil di REDD dan kita menang. Dunia kini harus menerima biodiesel berbasis CPO selain biodiesel berbasis rapeseed dan soybean,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian pada Jumat (17/01).

Putusan WTO juga mengkritik Uni Eropa yang tidak melakukan evaluasi yang tepat terhadap data yang digunakan untuk menetapkan biofuel dari kelapa sawit sebagai berisiko tinggi (high ILUC-risk). Selain itu, terdapat kekurangan dalam penyusunan dan penerapan kriteria serta prosedur sertifikasi risiko rendah ILUC (low ILUC-risk) dalam Renewable Energy Directive (RED) II.

Dalam keputusan tersebut, WTO juga menyoroti kebijakan insentif pajak biofuel di Prancis yang diskriminatif. Program The French TIRIB (The Incentive Tax Relating to Incorporation Biofuels) hanya memberikan insentif untuk biofuel berbasis minyak rapeseed dan soybean, sementara biofuel berbasis kelapa sawit tidak mendapatkan perlakuan yang sama.

Putusan WTO ini akan berlaku dalam waktu 60 hari dan mengikat kedua belah pihak, yakni Indonesia dan Uni Eropa. Uni Eropa diminta untuk menyesuaikan kebijakan dalam Delegated Regulation agar sesuai dengan aturan WTO.

Menko Airlangga juga menekankan bahwa keputusan WTO ini memberikan dampak positif terhadap kebijakan Uni Eropa, khususnya terkait dengan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Sebelumnya, Uni Eropa menunda implementasi EUDR selama satu tahun hingga 30 Desember 2025, yang menunjukkan ketidaksiapan mereka. Keputusan ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam menentang kebijakan diskriminatif yang tidak pro-rakyat, mengingat lebih dari 41% penggarap kebun kelapa sawit di Indonesia adalah pekebun rakyat.

Selain itu, Menko Airlangga berharap kemenangan ini akan membuka peluang bagi Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat strategi implementasi agar komoditas sawit tidak mengalami diskriminasi di masa depan. “Dengan kemenangan ini, saya berharap hambatan yang selama ini mengganggu perundingan IEU-CEPA dapat hilang, dan kita bisa segera menyelesaikan perundingan tersebut,” tutup Menko Airlangga.

Tags: airlangga hartartokelapa sawitmenko perekonomian

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.