• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 6 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia dan Singapura Komitmen Amankan Selat Malaka

Editor
Senin, 06 Juli 2026 - 08:38
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kanan) dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (06/07/2026).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kanan) dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (06/07/2026).

SATUJABAR, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk terus menjaga perdamaian kawasan, menyelesaikan setiap sengketa melalui dialog dan diplomasi, serta memperkuat keamanan Selat Malaka sebagai jalur pelayaran strategis dunia. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pernyataan pers bersama pada Leader’s Retreat dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (06/07/2026).

“Kita menegaskan bahwa ASEAN berpandangan setiap sengketa harus kita selesaikan secara damai melalui dialog dan diplomasi. Tidak hanya di kawasan kita, tapi di semua kawasan,” ujar Presiden Prabowo dikutip Setneg.

RelatedPosts

Nadira Az-Zahra Mahasiswi Telkom University Sudah Ditemukan

Piala Presiden 2026 di Gelar di Bandung dan Surabaya

Presiden Prabowo Sambut PM India Narendra Modi, Perkuat Kemitraan Strategis

Dalam konteks tersebut, salah satu isu penting yang turut ditegaskan Presiden Prabowo adalah komitmen Indonesia dan Singapura dalam menjaga keamanan Selat Malaka. Presiden menyebut Selat Malaka merupakan kawasan vital karena Indonesia dan Singapura sama-sama berbatasan langsung dengan jalur pelayaran tersebut.

“Sebagai contoh kita tegaskan kembali sikap Indonesia dan Singapura masalah Selat Malaka. Indonesia dan Singapura adalah negara yang langsung berbatasan di Selat Malaka, kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai lintasan yang bebas untuk semua pihak,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menekankan bahwa keamanan Selat Malaka harus terus dijaga secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi perdamaian, tetapi juga dari risiko polusi, kecelakaan, serta tindak perompakan. Menurut Presiden, stabilitas dan keamanan Selat Malaka merupakan kepentingan vital bagi negara-negara di sekitar kawasan tersebut.

“Kita harus pelihara keamanan, perdamaian di selat itu, juga tentunya keamanan dari polusi, dari kecelakaan, dan juga dari perompakan atau dari piracy. Ini merupakan kepentingan yang vital antara negara-negara di sekitar Selat Malaka,” ujar Presiden.

Untuk memastikan jalur strategis tersebut tetap aman dan terbuka, Presiden menambahkan bahwa Indonesia dan Singapura akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menjaga Selat Malaka agar tetap terbuka, aman, dan dapat diakses oleh semua pihak sesuai dengan prinsip-prinsip Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNCLOS 1982.

Selain membahas isu keamanan kawasan, Presiden Prabowo menilai bahwa pembahasan bersama PM Lawrence Wong tidak hanya diarahkan untuk merespons tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan kemitraan Indonesia dan Singapura dalam menghadapi masa depan.

“Tahun depan kita akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura dan kita melihat hubungan ini harus langgeng di masa-masa yang akan datang,” ungkap Presiden.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo juga menilai Leader’s Retreat Indonesia-Singapura menunjukkan kematangan, kepercayaan, dan nilai strategis hubungan kedua negara. Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada PM Lawrence Wong dan delegasi Singapura atas komitmen untuk terus memelihara persahabatan, kerja sama, dan kolaborasi dengan Indonesia.

“Sekali lagi saya tegaskan di sini bahwa Leader’s Retreat hari ini menunjukkan kematangan, kepercayaan, dan nilai strategis hubungan Indonesia dan Singapura,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura harus terus dibangun sebagai kemitraan yang baik dan saling menguntungkan. Presiden meyakini bahwa kerja sama erat kedua negara akan memberikan manfaat tidak hanya bagi rakyat Indonesia dan Singapura, tetapi juga bagi stabilitas dan kemakmuran Asia Tenggara.

“Saya yakinkan kepada kawan-kawan di Singapura sikap Indonesia dan sikap saya pribadi dari sejak dulu, saya kira sudah saya buktikan selama berapa puluh tahun, secara pribadi komitmen saya, keyakinan saya bahwa Singapura dan Indonesia harus menjadi mitra yang baik, harus kerja sama yang baik, dengan kerja sama yang baik ini akan menguntungkan tidak hanya rakyat Indonesia dan rakyat Singapura, tapi akan menyumbang stabilitas, pertumbuhan, dan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara,” pungkas Presiden Prabowo.

Tags: Lawrence WongPM Singapuraprabowo subiantoSelat Malaka

Related Posts

Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University, yang dilaporkan hilang belum ditemukan.(Foto:Istimewa).

Nadira Az-Zahra Mahasiswi Telkom University Sudah Ditemukan

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG -- Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University, Bandung, sudah ditemukan. Nadira Az-Zahra ditemukan dan dirawat warga setelah sepekan dilaporkan...

Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 akan kembali digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 di dua kota, yakni Bandung dan Surabaya. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Piala Presiden 2026 di Gelar di Bandung dan Surabaya

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Piala Presiden 2026 yang merupakan turnamen pramusim, akan kembali digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026...

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut ketibaan Perdana Menteri India (PM) Narendra Modi di Tanah Air pada Senin (06/07/2026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Sambut PM India Narendra Modi, Perkuat Kemitraan Strategis

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut ketibaan Perdana Menteri India (PM) Narendra Modi di Tanah Air pada...

Anggota Komite III DPD RI Dapil Jabar Agita Nurfianti bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.(Foto: Istimewa)

Raker dengan KemenP2MI, Senator Agita Soroti PMI Nonprosedural hingga Keterbatasan Anggaran Pemulangan PMI

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Anggota DPD Dapil Jabar Agita Nurfianti (tengah) menghadiri Pagelaran dan Diskusi Budaya "Ciparay Medar Budaya II" di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (5/7/2029).(Foto: Istimewa)

Senator Agita: Budaya Harus Hidup dalam Kehidupan Sehari-hari, Bukan Sekadar Dipentaskan

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Taufik Hidayat (30) dibawa polisi saat akan melakukan rekonstruksi di Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, Kamis (02/07/2026).(Foto:Istimewa).

Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YT Sadis dan Direncanakan di 3 TKP

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi penyekapan dan penganiayaan yang dilalukan Taufik Hidayat terhadap kekasihnya, YT, wanita berusia 29 tahun, asal Kabupaten Bandung, sangat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat