• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 14 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Genjot Ekspor Sarang Burung Walet, Kemendag Fasilitasi Pengusaha Indonesia-Tiongkok

Editor
Selasa, 14 April 2026 - 11:43
Kementerian Perdagangan menyelenggarakan China-Indonesia Bird’s Nest Trade Summit pada Senin, (13/4) di Kemendag, Jakarta. Forum diikuti 20 pelaku usaha nasional dan menghadirkan asosiasi buyer sarang burung walet dari Tiongkok.(Foto: Dok. Kemendag)

Kementerian Perdagangan menyelenggarakan China-Indonesia Bird’s Nest Trade Summit pada Senin, (13/4) di Kemendag, Jakarta. Forum diikuti 20 pelaku usaha nasional dan menghadirkan asosiasi buyer sarang burung walet dari Tiongkok.(Foto: Dok. Kemendag)

SATUJABAR, JAKARTA – Tiongkok merupakan tujuan utama ekspor sarang burung walet Indonesia dengan pangsa 80,15 persen. Namun demikian pada tahun 2025, ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok hanya tercatat sebesar USD 380,20 juta atau turun 11,33 persen dibandingkan 2024, meskipun secara tren lima tahun terakhir masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,66 persen.

Kementerian Perdagangan menyelenggarakan China-Indonesia Bird’s Nest Trade Summit pada Senin, (13/4) di Kemendag, Jakarta. Forum diikuti 20 pelaku usaha nasional dan menghadirkan asosiasi buyer sarang burung walet dari Tiongkok. Forum tersebut bertujuan untuk memperkuat akses pasar ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok dan menyikapi temuan otoritas Tiongkok terkait kandungan aluminium di atas ambang batas (>100 ppm) dari produk sarang burung walet Indonesia.

RelatedPosts

Pemkab Bandung Tetapkan Status Siaga Bencana, 13 Kecamatan Terdampak Banjir dan Puting Beliung

Kasus ‘Bayi Hampir Tertukar’, Farhan: Tidak Boleh Terjadi di Layanan Kesehatan Kota Bandung

Harga Emas Batangan Antam Selasa 14/4/2026 Rp 2.863.000 Per Gram

“Selain untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga akses pasar sarang burung walet di Tiongkok, kami mendiskusikan temuan General Administration of Customs China (GACC) mengenai kandungan aluminium di atas ambang batas pada produk sarang burung walet Indonesia yang berdampak pada suspensi 18 perusahaan,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi secara terpisah, menanggapi pelaksanaan forum tersebut melalui siaran pers.

Puntodewi menegaskan, pemerintah bersama pemangku kepentingan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi tantangan yang dihadapi industri sarang burung walet nasional. “Pemerintah terus berkomunikasi intensif melalui jalur diplomasi perdagangan dan teknis terkait temuan kandungan aluminium oleh GACC. Upaya ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas parameter pengujian yang digunakan,” kata Puntodewi.

Puntodewi menambahkan, pemerintah mengapresiasi langkah cepat para eksportir dalam mengaudit internal memperbaiki sistem produksi, khususnya dalam memperketat kontrol kualitas. Pemerintah akan terus mengawal proses verifikasi agar perusahaan yang saat ini terkena suspensi dapat segera kembali mengekspor ke Tiongkok.

“Upaya ini merupakan bukti industri sarang burung walet Indonesia sangat serius menjaga reputasinya di pasar internasional. Pemerintah akan terus mengawal proses verifikasi ini agar ke-18 perusahaan dapat segera kembali mengirim ke Tiongkok,” ujar Puntodewi.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag, Miftah Farid, mengatakan, pemerintah mendorong optimalisasi peluang pengisian kekosongan ekspor sekitar 300 ton akibat suspensi sementara sejumlah eksportir tersebut. Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku usaha lain yang telah memenuhi kualifikasi untuk menjaga pangsa pasar Indonesia di Tiongkok.

“Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan lain yang memiliki kapasitas dan sudah memenuhi kualifikasi untuk segera bersinergi dan mengisi kuota tersebut. Langkah ini adalah instrumen penting untuk memastikan pangsa pasar kita di Tiongkok tetap terjaga. Peluang emas ini tidak boleh kita sia-siakan,” ujar Miftah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selain Tiongkok, pasar ekspor sarang burung walet Indonesia pada 2025, antara lain, Hong Kong (USD 36,26 juta), Singapura (USD 19,75 juta), Vietnam USD (15,48 juta), dan Amerika Serikat (USD 12,77 juta). “Indonesia tetap menjadi pemasok sarang burung walet terbesar dunia dengan nilai ekspor mencapai USD 551,56 juta atau berkontribusi sebesar 58,31 persen terhadap pasar global pada 2025,” tutur Puntodewi.

Sementara itu, nilai ekspor sarang burung walet Januari–Februari 2026 tercatat sebesar USD 83,04 juta atau turun 10,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal yang sama terjadi tahun lalu, nilai ekspor sarang burung walet Indonesia ke dunia pada 2025 mencapai USD 474,35 juta atau turun sebesar 16,27 persen dibandingkan 2024.

 

Sinergi Upaya Perbaikan

Direktur Manajemen Risiko Karantina Hewan Badan Karantina Indonesia (Barantin) Anes Doni Kriswito menyampaikan, Indonesia tengah melakukan berbagai upaya perbaikan, salah satunya di tingkat internal perusahaan. Selain itu, Pemerintah Indonesia sedang memetakan dan memitigasi melalui penyesuaian regulasi serta peningkatan pengawasan. Pemerintah Indonesia pun mengharapkan kehadiran otoritas Tiongkok untuk meninjau langsung proses pengawasan dan perbaikan yang telah dilakukan.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia (PPSBI) Boedi Mranata optimistis permasalahan kadar aluminium pada sarang burung walet dapat diatasi melalui peningkatan teknologi serta pengendalian proses produksi yang lebih baik. Menurutnya, pengendalian produk yang konsisten dapat menjaga kualitas produk sarang burung walet Indonesia. Selain itu, Boedi menekankan pentingnya kepastian dalam proses pengujian.

“Kita masih menghadapi tantangan dalam hal kepastian hasil uji. Produk yang telah lolos pengujian di Indonesia belum tentu lolos saat diperiksa di Tiongkok sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, perlu adanya penyelarasan mekanisme pengujian agar hasil yang diperoleh di Indonesia dapat diakui oleh Tiongkok,” ujar Boedi.

Salah satu perusahaan importir sarang burung walet di Tiongkok adalah Yan TyTy. Presiden Yan TyTy, Li Li, berharap pelaku usaha Indonesia dapat terus memperkuat manajemen internal serta memastikan konsistensi standar produk, baik dari sisi kualitas, stabilitas pasokan, maupun harga. Ia juga menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menjadi penghubung antara konsumen di Tiongkok dan pelaku usaha sarang burung walet Indonesia.

“Kami siap berperan dalam penyesuaian standar kualitas, perbaikan proses, penyampaian kebutuhan pasar, serta penyediaan pasokan yang sesuai untuk membantu produk berkualitas Indonesia masuk ke pasar Tiongkok dengan lebih lancar dan meningkatkan daya saing sarang burung walet Indonesia,” ujar Li Li.

Sementara itu, Ketua China Agricultural Wholesale Market Association (CAWA) Ma Zhengjun mengundang pelaku usaha Indonesia untuk dapat hadir ke Tiongkok dan menghadiri business connection yang digelar pada sekitar musim gugur mendatang agar semakin mengenal kebutuhan kedua negara. “Pelaku usaha Indonesia dapat mengikuti acara di Tiongkok untuk memahami perkembangan kebutuhan pasarnya, sehingga dapat mencapai potensi-potensi kerja sama yang baru dan semakin produktif,” ujar Ma.

Tags: Ekspor Sarang Burung WaletkemendagKementerian Perdagangan

Related Posts

Banjir luapan Sungai Citarum merendam rumah warga dan memutus Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Pemkab Bandung Tetapkan Status Siaga Bencana, 13 Kecamatan Terdampak Banjir dan Puting Beliung

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, tetapkan status siaga bencana setelah bencana banjir dan angin puting beliung melanda 13...

Suasana rumah sakit atau RSUD Kota Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kasus ‘Bayi Hampir Tertukar’, Farhan: Tidak Boleh Terjadi di Layanan Kesehatan Kota Bandung

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kejadian anak yang hampir tertukar karena kelalaian tidak boleh terjadi di...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Selasa 14/4/2026 Rp 2.863.000 Per Gram

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Selasa 14/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.863.000 per gram sebelum...

(Foto: pertamina.com)

Konsorsium PGE-PLN IP dan PT PLN Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW

Editor
14 April 2026

Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit merupakan pengembangan pembangkit yang memanfaatkan teknologi binary (bottoming cycle). Teknologi ini mengolah panas sisa dari...

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tanamkan Warisan Budaya, Disdikbud Kuningan Gelar Lomba Foto Tugu Angklung

Editor
14 April 2026

Disdikbud Kuningan berharap pelajar tidak hanya mengasah kreativitas di bidang fotografi, tetapi juga semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah,...

Jamaah haji Indonesia di Madinah diberangkatkan ke Makkah. (Dok. Istimewa)

Info Haji 2026: Jumlah Jemaah Lansia, Berkebutuhan Khusus Naik Setiap Tahun

Editor
14 April 2026

Data penyelenggaraan haji menunjukkan bahwa proporsi jemaah lansia dan jemaah dengan keterbatasan fisik terus meningkat setiap tahun. Pada musim haji...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.