• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Emak-emak di Kabupaten Bandung Ini Jadi Tersangka Penjual Makanan Kedaluwarsa

Editor
Selasa, 12 November 2024 - 02:08
Tersangka menggunakan kursi roda.(FOTO: Istimewa)

Tersangka menggunakan kursi roda.(FOTO: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Satreskrim Polresta Bandung berhasil menggagalkan praktik manipulasi tanggal kedaluwarsa produk pangan yang dilakukan oleh seorang tersangka berinisial N (52).

Modus operandi ini terungkap dalam rangka mendukung program Asta Cita-Satgas TP Importasi dan penyalahgunaan Bapokting.

RelatedPosts

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Tersangka diduga telah menjual produk pangan kedaluwarsa yang tidak layak dikonsumsi dengan cara mengubah tanggal kedaluwarsa pada kemasan.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, menjelaskan bahwa penipuan ini sudah berlangsung sejak Agustus 2024.

Tersangka awalnya membeli barang kedaluwarsa yang seharusnya digunakan untuk pakan ternak, namun kemudian memanipulasinya untuk dijual kembali ke konsumen dengan tujuan memperoleh keuntungan.

“Produk-produk yang dimaksud antara lain susu kental manis, kecap, biskuit, sosis, dan saus kemasan,” kata Kusworo dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung pada Senin, 11 November 2024.

Kusworo menjelaskan, dengan alasan ekonomi dan dorongan permasalahan pribadi, tersangka mulai mengubah tanggal kedaluwarsa barang-barang tersebut.

Caranya, menggunakan tinta dan printer untuk menghapus tanggal kedaluwarsa asli dan menggantinya dengan tanggal yang lebih baru, sehingga produk tersebut terlihat layak konsumsi.

“Contohnya, produk yang sebelumnya kedaluwarsa pada Februari 2024, diubah menjadi Februari 2025,” ujarnya.

Selain itu, tersangka juga menjual produk-produk tersebut dengan harga lebih murah dari harga pasar untuk menarik pembeli. Modus ini akhirnya terbongkar setelah adanya laporan dari warga yang merasa curiga dengan produk pangan yang terasa aneh, berbau tidak biasa, dan jelas tidak layak konsumsi.

Dalam penggerebekan yang dilakukan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang terdiri dari 210 botol minuman teh, 119 botol minuman lainnya, 3060 saset kecap, 2426 pisis susu kental manis, 450 botol chili sauce, dan ribuan produk pangan lainnya yang kedaluwarsanya telah dimanipulasi.

Selain itu, polisi juga mengungkapkan bahwa tersangka memperoleh barang-barang tersebut dari berbagai supplier yang tidak teridentifikasi. Polisi kini masih mendalami asal usul barang-barang tersebut serta melanjutkan penyelidikan terhadap jaringan yang terlibat dalam praktik ilegal ini.

Tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan pasal-pasal terkait penipuan, pemalsuan, serta penyalahgunaan produk pangan. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam membeli produk pangan dan melaporkan jika menemukan barang yang mencurigakan.

Tags: kadaluarsaMakanan Kedaluwarsa

Related Posts

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Kementerian Lingkungan Hidup menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall) milik PT MSE di Sungai Porong, Kabupaten Mojokerto.(Foto: Humas Kementerian LH)

Kementerian LH Tindak Perusahaan Pencemar Lingkungan

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall)...

Terduga pemburu rusa di TN Komodo.(Foto: Humas Kemenhut)

Buron 9 Bulan, Terduga Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap

Editor
30 Agustus 2026

BIMA - Kementerian Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara berhasil...

Tim gabungan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan.(Foto: Kementerian LH)

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla di Kalimantan

Editor
30 Agustus 2026

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dipusatkan di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026) sebagai pusat pengendalian. PALANGKA RAYA...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.