• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dua ABK Asal Bogor Pulang dengan Selamat Setelah Terlantar di Laut

Editor
Jumat, 10 Oktober 2025 - 05:22
(Foto: Humas Pemkot Bogor)

(Foto: Humas Pemkot Bogor)

SATUJABAR, BOGOR – Malam di Balai Kota Bogor terasa berbeda. Suasana hangat menyelimuti halaman saat dua sosok lelaki perlahan turun dari kendaraan yang mengantar mereka. Sorak kecil dan pelukan keluarga menyambut kedatangan Dikdik Ramdani Ardiansyah dan Ujang Oman alias Komeng, dua Anak Buah Kapal (ABK) asal Bogor yang sempat terlantar saat berlayar di perairan sekitar Pulau Kalimantan.

Kisah mereka sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial. Kabar dua ABK yang “terlantar di lautan” membuat banyak pihak ikut prihatin. Setelah serangkaian koordinasi lintas daerah, keduanya akhirnya dipulangkan dengan pengawalan petugas gabungan dan tiba di Balai Kota Bogor sekitar pukul 22.30 WIB. Di sana, keluarga mereka telah menunggu dengan wajah penuh harap.

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, ikut menyambut langsung kepulangan keduanya.

“Alhamdulillah, mereka bisa sampai dengan selamat di Kota Bogor. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memfasilitasi kepulangan mereka,” ujar Jenal dengan nada lega dikutip Humas Pemkot Bogor.

Jenal juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan pelaporan bagi warga yang hendak merantau atau bekerja sebagai ABK. Ia menekankan agar keberangkatan dilakukan dengan izin keluarga dan tercatat oleh instansi terkait.

“Ketika melintas antarpulau, dinas terkait harus mengetahui. Harus masuk dalam daftar pencari kerja atau terdata sedang bekerja di luar Kota Bogor,” jelasnya.

Menurut Jenal, data ini penting agar pemerintah bisa cepat merespons bila terjadi hal-hal tak terduga. Dalam kasus Dikdik dan Ujang, keduanya berangkat sendiri tanpa terdaftar sebagai pekerja luar kota, sehingga proses identifikasi sempat menemui kendala.

“Informasinya, mereka tidak masuk dalam catatan resmi. Jadi agak sulit saat pertama kali kita menelusuri,” tambahnya.

Meski keduanya tiba dalam kondisi sehat, pihak pemerintah memastikan mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas terdekat sebelum kembali ke aktivitas normal.

Malam itu, Balai Kota bukan sekadar tempat singgah — melainkan panggung kecil bagi kepulangan dua warga Bogor yang sempat “hilang” di lautan. Pelukan keluarga menjadi penutup hangat dari perjalanan panjang mereka.

Tags: jenal mutaqinkota bogorpemkot bogorwakil wali kota bogor

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.