• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Diduga Korban Bulllying di Sekolah, Bocah SD di Subang Kritis di Rumah Sakit

Editor
Sabtu, 23 November 2024 - 09:20
Stop Bullying, atau Perundungan.(Foto:Istimewa).

Stop Bullying, atau Perundungan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUBANG– Kasus bullying lagi kasus bullying lagi! Nasib memilukan dialami bocah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, kondisinya kritis di rumah sakit setelah diduga menjadi korban bullying, atau perundungan kakak kelasnya.

Dugaan kasus bullying terjadi di sekolah dasar (SD) di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Salah seorang siswanya, yakni bocah kelas 3 SD, kondisinya saat ini kritis di rumah sakit, setelah diduga menjadi korban bullying kakak kelas.

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Awal terungkap dugaan kasus bullying, setelah bocah berusia 9 tahun tersebut, mengeluh sakit kepala, perut, dan muntah-muntah. Kondisi korban yang tidak kunjung sembuh, membuat orangtua membawanya ke rumah sakit hingga harus menjalani perawatan intensif.

Berdasarkan pengakuan orangtua, korban sebelumnya tidak mau cerita awal penyebab bisa mengeluh sakit kepala, perut, dan muntah-muntah. Awalnya dikira masuk angin, koban hanya diurut dan bisa kembali lagi masuk sekolah.

“Sebelumnya tidak pernah cerita, makanya hanya diurut, saya kira masuk angin dan bisa kembali sekolah. Baru mau cerita setelah makin parah, sulit membuka mata dan berjalan, katanya kepalanya habis di’jedotin’ ke tembok dan perutnya ditendang oleh tiga orang kakak kelas di sekolah” ujar ibu korban, Sarti, menirukan pengakuan anaknya.

Sarti mengatakan, pihak sekolah sudah mengetahui kejadian yang menimpa anaknya. Setelah mendapat laporan darinya, pihak sekolah langsung datang menjenguk korban ke rumah sakit.

Korban saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit. Bahkan, peralatan medis terpasang di tubuh untuk bisa menolong korban dari masa kritisnya.

Dari hasil penelusuran pihak sekolah, dugaan perundungan korban terjadi sepekan sebelum dibawa ke rumah sakit. Kejadiaannya pada saat jam istirahat diluar lingkungan sekolah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Subang, AKP Gilang Indra Friyana, mengaku, telah mengetahui informasi adanya dugaan perundungan terhadap seorang siswa SD di wilayah hukumnya. Penyidik Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim sedang melakukan proses penyelidikan.

“Benar, kasusnya ditangani Polres (Polres Subang), ditangani Unit PPA Satreskrim. Saat ini sedang dalam proses penyelidikan,” ujar Gilang kepada wartawan, Jum’at (22/11/2024).

Gilang mengatakan, penyidik (Unit PPA) sudah mendatangi orangtua, meminta keterangan korban, dan berkoordinasi dengan pihak sekolah. Terkait pelaku perundungan, masih didalami sebagai bagian dari proses penyelidikan.(chd)

Tags: Bullyingperundunganpolres subang

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.