• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca, Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jakarta Berkurang

Editor
Senin, 09 Desember 2024 - 02:08
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.(FOTO: Humas BMKG)

BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan keberhasilan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 7-8 Desember 2024. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta dan terbukti efektif dalam menurunkan intensitas hujan hingga 67% di beberapa daerah, sehingga mengurangi risiko banjir dan genangan.

Sebelumnya, pada 5 Desember 2024, BMKG telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem yang diperkirakan berlangsung pada 6-8 Desember 2024, dan dapat berlanjut hingga 9 Desember 2024. Cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa fenomena atmosfer yang terjadi bersamaan, yang mengakibatkan hujan lebat, kilat-petir, dan angin kencang. Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Jawa Barat, Banten Selatan, dan Jakarta.

RelatedPosts

BMKG: Mei Puncak Peralihan Musim ke Kemarau Panjang di Jawa Barat

Praktik Pengoplosan Elpiji Bersubsidi di Indramayu Dibongkar Polisi, Pelaku Diringkus

bank bjb Raih Penghargaan SPPA 2025, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa OMC merupakan bagian dari upaya mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dihasilkan dari prakiraan cuaca dan Peringatan Dini yang dikeluarkan BMKG. Selama dua hari berturut-turut, penyemaian awan dilakukan dengan lima sorti penerbangan dan menggunakan empat ton bahan semai untuk mengendalikan distribusi hujan di Jakarta.

“Operasi ini bertujuan untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, yang sering terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi. Hasilnya, kami berhasil mengurangi curah hujan di sejumlah wilayah, dengan pengurangan intensitas mencapai 13% hingga 67% pada 7 dan 8 Desember, berdasarkan data satelit Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP),” ujar Dwikorita melalui keterangan resmi.

Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, memaparkan bahwa berdasarkan data satelit, pada 7 Desember 2024, operasi ini berhasil mengurangi curah hujan di sisi timur Jakarta, sementara di sisi tengah dan barat hujan sedikit meningkat. Namun, pada 8 Desember, pengurangan hujan terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta, yang menunjukkan keberhasilan teknik modifikasi cuaca dalam mendistribusikan hujan ke lokasi yang lebih aman dan mengurangi tekanan pada daerah rawan banjir.

“Melalui teknologi modifikasi cuaca ini, kami dapat mengarahkan hujan agar tidak terkonsentrasi di satu lokasi. Pada 8 Desember, hampir seluruh wilayah Jakarta mengalami pengurangan curah hujan, yang secara signifikan mengurangi risiko genangan,” jelas Seto.

Dwikorita juga menyampaikan bahwa OMC merupakan langkah strategis BMKG dalam mendukung upaya mitigasi bencana di musim penghujan. Modifikasi cuaca di awal Desember terbukti efektif dalam mengendalikan intensitas hujan di wilayah rawan bencana, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Jakarta. Namun, menjelang puncak musim hujan, yang diperkirakan akan dipengaruhi oleh beberapa fenomena atmosfer, kemampuan modifikasi cuaca masih terbatas.

“Meskipun masih ada keterbatasan, mengingat intensitas hujan yang dipicu oleh fenomena atmosfer yang bersamaan, kami akan terus melaksanakan upaya ini selama musim penghujan, terutama di wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, untuk mengurangi intensitas hujan dan melindungi masyarakat dari dampak buruk cuaca ekstrem,” tambah Dwikorita.

Kepala BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meskipun upaya mitigasi terus dilakukan. Masyarakat dapat mengakses informasi terkini mengenai prakiraan cuaca dan potensi bencana melalui kanal resmi BMKG agar dapat mempersiapkan diri dengan baik.

Tags: banjirbmkgDwikorita KarnawatiKepala BMKGModifikasi cuaca

Related Posts

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

BMKG: Mei Puncak Peralihan Musim ke Kemarau Panjang di Jawa Barat

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Musim kemarau di wilayah Jawa Barat pada tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Puncak peralihan musim...

Barang bukti tabing gas bersubsidi 3 kilogram dan non-subsidi 12 kilogram dari tempat praktik pengoplosan yang dibongkar Polres Indramayu.(Foto:Istimewa).

Praktik Pengoplosan Elpiji Bersubsidi di Indramayu Dibongkar Polisi, Pelaku Diringkus

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram ke tabung gas non-subsidi 12 kilogram di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dibongkar...

(Foto: Istimewa)

bank bjb Raih Penghargaan SPPA 2025, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

Editor
15 April 2026

BANDUNG - bank bjb (IDX: BJBR) kembali menorehkan prestasi di industri pasar keuangan nasional dengan meraih penghargaan dalam ajang Sistem...

Proyek bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Jawa Barat.(Foto: Humas Kementerian PU)

Proyek Bendungan Cijurey dan Cibeet Dipercepat

Editor
15 April 2026

Dalam tujuh tahun terakhir, kerugian akibat banjir di wilayah Citarum Hilir tercatat mencapai Rp5,6 triliun atau rata-rata sekitar Rp800 miliar...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.

Rapat dengan Kemensos, Senator Agita Soroti Akurasi DTSEN dan Perlindungan Lansia

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Pertambangan di Indonesia,hilirisasi timah

HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Turun pada Periode Kedua April 2026

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) adalah sebesar USD 6.174,75...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.